THE BODYGUARD FROM BUSAN [END]

Author : Puppy_KY

Cast : Choi Sooyoung SNSD, Cho Kyuhyun Super Junior And Other.

Genre : Romantic Action, Family, Friendship.

Length : Series ^^v

Ratting : PG 19 (?)

Disclaimer : FF ini terinspirasi dari sebuah Film Action Drama Hongkong “The Bodyguard From Beijing”  ^^..tapi keseluruhan jalan cerita ga akan sama karena kuubah sesuai imajinasiku tentang karakter My Lovely pairing KYUYOUNG.

Aku dedikasiin FF ini buat Author yang bikin FF Kyuyoung “ My Evil Buttler”…siapapun Authornya aku harap baca ini dan bisa ngelanjutin FF nya  Hwaitiiiing Chingu~ya!! ^^

Yuhuuuuu..TBFB part pamungkas is publish now :D apa KNIGHTdeul siaaaap? Kekeke #berasaDoraTheExplorer..siap ga siap..here WE GOOO!!

 

~~~HAPPY READING~~~

 

Aku benci suara tembakan..aku benci diriku yang membuat orang lain bersedia mati untuk melindungiku.

Kyu, Sulli,Jungso oppa, Siwon dan shindong oppa, mereka melakukan semua itu untuku.

Ketika Kyu dengan heroiknya melancarkan aksinya, aku hanya bisa menutup telinga dan bergetar ketakutan apalagi ketika tembakan-tembakan itu kini mengarah kepada kami.

Kyu, dengan nafas terengahnya memeluku menyampaikan rasa perlindungannya.

“Kyu..” lirihku menyampaikan permintaan maaf melibatkannya dalam hidupku yang seperti ini.

“Tak apa..ada aku..” ucapnya sambil mengecup pelipisku, Dia seakan tau apa yang ada dalam pikiranku.

Sesekali ia mengarahkan pistolnya untuk membalas tembakan-tembakan beruntun kearah kami tapi tanpa melepaskan dekapannya padaku.

Sreettt..sreet

Suara kain beradu dengan lantai yang kudengar membuatku menoleh kearah suara itu..sekitar 3 meter dariku..Sulli mengendap-ngendap menghampiri kami.

“Sulli..” desisku.

Dor..

Kyaaaaaaa eoniiiiii

Dor..Dorrr..Brughh

“Sulli…” teriaku panik.

Setelah berhasil membidik kepala satu orang tadi yang tersisa,Kyuhyun menyadari sulli tertembak dibagian kakinya kemudian segera menarik tubuh dongsaengku kearah kami.

“Hukkks eonni..oppa..kakiku berdarah” ucap Sulli meringis menahan sakit dan berusaha meraba kakinya yang tertembak.

“Jangan dipegang..nanti kau bisa pingsan” ucapku yang teringat Sulli sangat takut pada darah.

“Kau harus tetap terjaga.. eonni mohon” air mata tak dapat ku tahan lagi mendapati Sulli seperti ini karenaku.

“Soo..bawa Sulli keluar dari sini lewat pintu belakang. Bawa ia secepatnya kerumah sakit dengan mobilku yang ada di garasi.”

 Kyuhyun memberikan instruksi sambil melilitkan tali yang entah dari mana ia dapatkan untuk menghentikan pendarahan di kaki Sulli.

“Tapi Kyu..”

“Aku yakin kau bisa..”

“Aku..hmmfft”

Dengan tiba-tiba kyuhyun yang telah selesai mengikatkan tali pada pendarahan dikaki sulli, membungkam mulutku dengan ciumannya yang singkat namun basah. Ia menyeringai puas mendapatiku membelalakan mata tak sanggup mengucapkan sepatah katapun lagi.

Untuk kesekian kalinya dia menciumku tapi reaksi jantungku tetap sama..Berdebar tak karuan.

“Ap apa..i itu tadi..?” ucap Sulli tergagap. Ya ampun kami lupa masih ada sulli diantara kami, kulirik sulli yang tengah membelalakan matanya seperti apa yang tadi aku lakukan tapi bedanya ia mencuri lihat lewat celah tangan Kyuhyun yang kurasa tadi berusaha menutup mata sulli ketika ia menciumku..sia-sia saja.

“Ha ha..kau melihatnya ya?” ucap kyuhyun enteng. Orang ini..errrrr Dasar ><

“Oppa harap kau akan terbiasa melihat kami seperti ini kedepannya..” tambahnya tak kalah enteng.

Jika saja bukan dalam situasi seperti ini, aku bersumpah ingin menyumpal mulut namja yang tengah terkekeh didepanku dengan bantal atau apapun itu.

“Arraso..” jawab sulli mengangguk bingung dan kemudian sedikit senyuman hadir di bibirnya.

“Sudah beres..segera bawa sulli soo..aku akan menyusul kalian setelah membantu Siwon dan Shindong hyung.”

Kami berpisah setelah Kyuhyun menaiki tangga sementara aku dan sulli menyelinap ke arah dapur.

 

~~~My Bodyguard~~~

Tiga orang namja dengan pergerakan bak seorang ninja, menyelinap dari satu ruangan keruangan lain..dengan kewaspadaan yang extra serta senjata api yang selalu siaga mereka bergegas mencari komandannya dan menyusul sooyoung dan sulli yang sudah terlebih dulu menyelamatkan diri. Mereka memang sudah dipersiapkan dengan situasi seperti ini, melumpuhkan 15 lawan sekaligus tak menjadi masalah buat mereka..kecuali lawannya itu benar-benar licik dan menggunakan berbagai cara untuk menjebak mereka.

“Kemari kau Bangsat…atau akan ku bunuh komandanmu dan tunangannya yang cantik ini.” Teriak sebuah suara dari arah dapur.

Ketiga namja itu berhenti dan sekilas saling tatap.

“Sial” umpat salah satu diantara mereka.

“Shindong hyung segera cari bantuan” perintah salah satu namja yang mengumpat tadi.

“Kyu..semua saluran telepon juga telah dilumpuhkan”

“Aku tau..cari bantuan ke luar, lalu hubungi kepolisian seoul”

“Tapi…kalian..” shindong melakukan penawaran.

“Tak ada waktu lagi..nyawa mereka bertiga dalam bahaya” tambah namja yang kini menambah amunisi pelurunya kedalam pistol..itu siwon.

“Siap!!..selamatkan mereka..Siwon~ah kau hati-hatilah” ucap shindong kemudian berlalu dari hadapan kyuhyun dan siwon.

“Sialan..seperti meragukan kemampuanku saja” umpat siwon melirik tidak suka kepada kyuhyun.

“Sudahlah..buktikan itu dengan menyelamatkan sulli yang jadi tanggunganmu” balas kyuhyun tegas.

 

~~~My Bodyguard~~~

 

“Hmmmfftt…hmmmpt” Suara jungso yang tengah dibungkam oleh seutas kain seolah ingin menyuarakan caci makiannya pada orang yang telah mengikatnya di kursi.

Jungso semakin membelalak ketika, dua orang suruhan Kim young min menyeret Sulli yang tertatih dan sooyoung yang terus memberontak dalam kebisuan karena mulut mereka sama-sama di bungkam.

Ya..siapa lagi otak dari segala penyerangan ini kalau bukan tersangka utama yang sangat tidak suka dengan kesaksian Sooyoung yang mengganjal niatnya membereskan pembunuhan Tuan Han sang Direktur Han Corp yang sok polos baginya itu.

“Haha..dua burung sudah ada dalam bidikan..bukankah ini kabar baik..Park Jungso?” tawa Young min mengelegar di seluruh penjuru dapur.

“Hmmmfftt…ssmmmppt” jawab jungso tak jelas sambil berusaha melepaskan ikatan tali ditubuhnya.

Sulli yang secara tak manusiawi tengah diseret layaknya binatang yang sedang sekarat..hanya dapat meringis menahan pendarahan dikakinya yang semakin parah, sementara sooyoung..wajah itu..wajah bengis yang selalu menjadi alasan mimpi buruk dalam hidupnya..ingin sekali ia hujam dengan pisau karat yang tentunya mewakili kebencian sooyoung pada lelaki itu..menerornya..mengintimidasinya di persidangan..dan melukai orang-orang yang disayanginya.

Sama seperti nasib jungso..kedua gadis itu kini di ikat di kursi saling membelakangi dengan jungso.

Sorot mata kebencian terpancar dari mata sooyoung ketika youngmin mendekatinya dengan senyum licik dan merendahkan kemudian melepas kain yang ada dimulut sooyoung.

“Hahaha…”

“Kemari kau Bangsat…atau akan ku bunuh komandanmu dan tunangannya yang cantik ini.”

Teriak pria itu bermaksud memanggil Kyuhyun,tak lupa ia mencoel dagu sooyoung..menjijikan.

Tapi..setimpal dengan apa yang didapatnya dari perbuatannya itu karena sooyoung meludahinya dengan penuh nafsu.

“Cuiiih..singkirkan tangan iblismi itu dari wajahku”

“Apa kau bilang??!! ..Wanita sialan” marah Young min kemudian melampiaskannya dengan menarik rambut sooyoung kuat.

“Argghh…Kyuuuuuu”

Kyuhyun POV

Soo..sooyoungie..youngi~ah..itulah yang ada dipikaranku, ketika siwon berhasil mendobrak sekat penghalang menuju dapur, pandanganku langsung disuguhi siksaan bajingan itu terhadap sooyoung.

“Bajingan..lepaskan nona” ucap siwon mengarahkan pistolnya kearah youngmin yang sedang menjambak..orang yang kucintai.

“Soo..” ucapku lirih.

“Awww..Kyuuuuu” lirihnya disertai ringisan.

“Tembak..tembak saja dan kita akan hancur bersamaan..hahaha”

Aku melirik kearah Sulli yang sudah lunglai dan Jungso Hyung yang terus berusaha memberontak..

“Shitt..bajingan itu sudah mengaktifkan Bom disekitar tubuh mereka Hyung”

Seketika Siwon Hyung yang mendengar hal itu menurunkan bidikan pistolnya dan melirik tak percaya kearahku.

“Apa yang kau inginkan?”

“Apa yang ku inginkan?..hahaha nyawamu brengsek!! Kau tau gara-gara kau Adiku mati!! “ ucap bajingan itu memberi kode kepada 2 orang kaki tangannya yang tersisa.

“Adik..adiknya” aku bergumam dan selintas terbayang seseorang yang menyamar jadi nenek-nenek pada penyerangan di Mall..dan hampir menghujam..ah Dia..wajah mereka sekilas sama.

“Kau sudah ingat?!..mari kita selesaikan ini secara jantan” seringainya bersiap-siap menyerangku.

Senjata api tak mungkin kami gunakan dalam kondisi seperti ini, gesekan timah panas dengan udara akan memacu Bom di tubuh mereka bertiga untuk meledak.

Kulihat siwon hyung menjatuhkan pistolnya, memasang kuda-kuda jurus Taek won do andalannya dan kemudian ku ikuti hal itu karena tak ada pilihan lain lagi.

Dua orang anak buah youngmin kini tengah beradu kekuatan dengan tangan kosong menghadapi jurus-jurus siwon hyung.

Sementara Young min mulai mengarahkan tendangan dan pukulannya kearahku. Tubuhnya memang lebih besar dari pada tubuhku tapi niatku tak akan goyah.

“Kyuuuu..awas belakangmu” teriak soo memperingatiku. Demi dia, itu niatku yang tak akan goyah.

Hiattt..

Gerakannya menyerangku penuh nafsu, dengan kepalan tinjunya ia berusaha menonjok rahangku tapi untung masih bisa kutahan dengan tangkisan yang membuatnya balik tersungkur. Aku tak menyia-nyiakan kesempatan dengan segera mengarahkan tendanganku pada punggungnya yang membelakangiku.

Grep..

Ia berhasil mengunci betisku ketika aku akan menendang ulu hatinya untuk yang kedua kali,dipelintirnya kakiku membuat tubuhku hilang keseimbangan dan akhirnya jatuh berdebam.

Kyaaaa…di ujung sana soo hanya menjerit tertahan ketika aku mendapatkan luka-luka ini.

Bau anyir darah, menetes-netes dari pelipis dan hidungku..kini ia menginjak wajahku dengan Boot army combat bergeriginya.

Argghhh..

Bajingan ini sengaja menjejakan sepatunya pada wajahku tanpa rasa ampun, dari sudut mataku yang lain..aku menangkap pergerakan siwon hyung yang telah berhasil mengalahkan anak buah cecunguk ini dan sekarang berusaha melepaskan tali pengikat ditubuh jungso hyung..cerdik..3 orang lawan 1 orang..bedebah ini tak akan kubiarkan selamat lagi.

Kyuhyun POV End

 

Author POV

Siwon memberikan kode kepada jungso supaya membebaskan sulli yang setengah sadar terlebih dahulu.sementara ia sendiri mengendap mengangkat kursi mengarah kepunggung youngmin yang tengah sedikit lengah karena berkonsentrasi padaku.

Bruk..Argghhh..

Siwoooon..

Opaaaa…

Andew!!!! …

Tubuh atletis itu terhuyung kebelakang dengan luka tusukan tepat di dada kiri mengarah ke jantungnya.

Youngmin hanya berpura-pura lengah ketika siwon bergerak kearahnya, dengan gerakan cepat ia menghunuskan pisau yang entah sejak kapan ia persiapkan kearah siwon yang tak siap dengan serangan mendadak itu, dua kali tusukan didada namja itu membuat Sulli yang setengah sadarpun membelalakan matanya..mendapati oppa kesayangannya limbung dan jatuh di lantai.

“Op oppa…andeeew,,hikss  oppa andew” Suara lemah sulli lebih terdengar sebagai rintihan dan membuat ia akhirnya benar-benar hilang kesadaran.

Semua membeku ditempatnya,

“Hahaha..mati kau..mati kau” youngmin menghujani tubuh tak berdaya siwon dengan tendangan-tendangan kearah perut namja itu tanpa belas kasihan.

“Sialaaaaannn” Kyuhyun dengan tubuh sempoyongannya, mengunci leher youngmin dari belakang dan menjauhkan bajingan itu dari tubuh siwon.

Kyuhyun yang kalah secara body justru kini diseret ke ujung tembok dan dikunci disana, kepalanya dibenturkan beberapa kali membuat sang empunya hampir hilang kesadaran.

Jungso masih berusaha melepaskan ikatan pada tubuh sulli yang tak sadarkan diri dan sooyoung, pemacu waktu pada rangkaian Bom  menunjukan kurang dari 2 menit lagi.

Kyuhyun kembali kepada kesadarannya, dengan kekuatan maksimal ia tendang kemaluan youngmin dengan lututnya hingga membuat bajingan itu mengerang kesakitan.

Setelah berhasil melepaskan ikatan pada tubuh sulli dan sooyoung, jungso segera bergabung membantu kyuhyun dalam pertarungan sengit itu.

Jungsoo menjerat leher youngmin dengan tali membuatnya meronta kehabisan nafas..kesempatan itu tak dilewatkan sama sekali oleh kyuhyun untuk menghujamkan tinjuan-tinjuannya pada perut bajingan itu.

Seperti kesetanan Kyuhyun menumpahkan segala nafsunya yang ia kumpulkan pada kepalan tangan untuk ia tonjokan ke beberapa bagian tubuh youngmin.

“Ini untuk..telah menerornya”

Bugh

“Ini untuk..telah mengintimidasinya”

Bugh

“Ini untuk..telah melukainya”

Bugh

Nafas keduanya sama-sama tak beraturan dan hanya tinggal satu-satu, tapi bukan youngmin namanya kalau ia tidak bisa membalik keadaan dengan menyikut sekuat tenaga perut jungso yang akhirnya terlepaslah cengkraman tali dilehernya..ia bergerak cepat kearah sooyoung yang tengah terisak memeluk tubuh rapuh sulli.

Kyuhyun dan jungso tak sempat bergerak untuk menyelamatkan sooyoung dan sulli karena youngmin kini telah mencengkram leher sooyoung dan menempelkan sebilah belati pada urat nadi yang ada dileher gadis itu.

“Hahaha” tawaan diiringi seringaian menghiasi wajah youngmin yang menganggap ini strategi kemenangannya.

“Kalian…mendekatlah!! Dan dengan senang hati aku akan merobek nadi wanita ini perlahan-lahan” ancam youngmin seraya menggerakan ujung belati dalam genggamannya menyusuri pipi halus sooyoung sampai kembali ke urat nadinya.

“Lepaskan dia..bajingan” teriak jungso merangsek mendekat kearah sooyoung.

“Arggghh..” jerit sooyoung ketika belati itu menggoles pipinya.

“Hyung..” tahan kyuhyun tak ingin sooyoung dilukai lebih parah lagi.

“Ow..ow..ow..ini menarik sekali, dua orang pria mencintai wanita yang sama..hahaha” tawanya seolah menemukan kelucuan yang menarik baginya.

“Komandan Park Jungso, ingatkah kau dengan situasi yang sama seperti ini beberapa tahun lalu..kau pasti masih mengingatnya bukan..” lanjut youngmin melakukan penekanan pada setiap kata yang diucapkannya.

Kyuhyun melirik jungso penasaran, ada hubungan..ah atau ada kejadian apa beberapa tahun lalu yang melibatkan komandannya dan bajingan didepannya ini.

“Cho Kyuhyun..ah..Cho?..namamu seperti familiar dengan si sok setia kawan Cho Young Hwan..benarkan begitu jungso?”

“Bangsat..darimana kau tau nama Appaku”

“Ah..ternyata aku benar..tak menyangka akan reuni secepat ini dengan anak dari komandan hebat Cho young hwan, pria malang yang rela mati konyol karena kesetia kawanannya hahaha”

“Biadab..jadi kau..” ucap kyuhyun menggantung. Ia segera mendekat kearah youngmin ingin membunuh bajingan itu pada saai itu juga, sebelum..

“Argghhh..Kyuuuu” jeritan sooyoung menghentikan aksi nekatnya, ia seakan membeku menyaksikan leher sooyoung bertambah satu goresan lagi.

“Lepaskan dia!! Bajingan” emosi kyuhyun sudah sampai diubun-ubunnya.

“Hahaha..ternyata mudah sekali membaca kelemahanmu..sayang sekali, orang sepertimu bisa takluk dengan makhluk seperti mereka”

Plak..youngmin mengakhiri cibirannya dengan menampar pipi sooyoung yang berakibat menetesnya darah disudut bibir gadis itu.

“Hentikan..apa maumu??” teriak kyuhyun.

Jungso menoleh kearah kyuhyun lalu bergantian menoleh kearah sooyoung yang tengah menatap sendu pada kyuhyun. Satu kenyataan yang ia dapatkan lagi, mereka begitu saling membutuhkan..yang satu diciptakan untuk melindungi dan yang satu diciptakan harus dilindungi..dan tatapan soo pada kyuhyun..tak pernah gadis itu berikan kepadanya.

“Sudah jelas mauku adalah nyawa kalian haha”

“Ah..atau agar lebih menarik, aku berbesar hati akan melepaskan 2 diantara kalian..dan aku akan senang sekali kalau kau berkorban nyawamu Cho” pungkas bajingan itu disertai seringaian, ia tau ini akan semakin menarik..Dulu, satu nyawa melayang ditangannya karena kesetiakawanan..sekarang?,,mungkin tentang kesetiakawanan, pengabdian..atau..CINTA.

“Kyu…jangan” geleng sooyoung dengan sisa-sisa tenaganya.

“Kyu..” gumam jungso bingung, disatu sisi ia tak ingin kehilangan anak buahnya dan terpenting kehilangan “Cho” yang lainnya lagi dihidupnya,tapi disisi lain..gadis itu..Tunangannya yang harus ia selamatkan nyawanya.

“Kyu..kumohon..jangan” isak sooyoung lemah, ia berusaha menggoyahkan keputusan yang sudah kyuhyun tetapkan dalam hatinya. Keputusan yang telah ia tetapkan itu memancar lewat mata teduh yang sangat dapat terbaca oleh sooyoung..dan ia benci keputusan itu..menyelamatkan nyawanya.

Kyuhyun menatap lurus kemata sooyoung dan berjalan kearah sooyoung dan youngmin.

“Kyu..” tahan jungso.

“Tolong katakan pada halmoni dan dongsaengku..aku sangat mencintai mereka” bisik kyuhyun datar, dengan pandangan masih fokus kedepanya.

“Hahaha..bocah ingusan, tak kusangka kau menjadi namja seberani ini..aku cukup menyesal tak menghabisimu bersama young hwan dulu..tapi inilah saatnya..hahaha”

Kyuhyun terus berjalan mendekat kearah youngmin, setelah tinggal beberapa langkah lagi ia berada disisi kiri youngmin, bajingan itu melepaskan cengkraman tangan kanannya pada leher sooyoung dan mendorong sooyoung kearah jungso..beberapa detik tubuh Kyu dan sooyoung berselisihan..”saranghae” bisik kyuhyun sambil memejamkan mata.

Bruk..

Tubuh lemah sooyoung berhasil ditangkap oleh jungso,dengan segera ia memapah sooyoung dan berusaha mendekati tubuh sulli yang tergeletak  dilantai.

Barang-barang sudah tak karuan ditempatnya, pecahan kaca berserakan dimana-mana menggambarkan betapa dahsyatnya pertarungan kali ini.

Kyuhyun yang setengah pasrah ditangan youngmin segera mendapatkan pukulan-pukulan dari bajingan itu, mata nya sudah lebam menerima beberapa tinjuan..pelipis dan telinganya sudah robek mengeluarkan darah segar..dengan tendangan di dada atasnya akhirnya kyuhyun ambruk didekat tubuh siwon.

Dengan sisa-sisa tenaganya, ia masih sempat melirik kearah jungso dan mengisyaratkan kepada pria itu untuk pergi membawa sooyoung dan sulli.

Sooyoung tak kuasa lagi menjerit, suaranya sudah habis dan serak menangisi tubuh kyuhyun yang berlumuran darah.

Ketika jungso setengah menyeretnya untuk meninggalkan tempat itupun hanya dapat ia lawan denga berontakan yang tak ada artinya..ia tak ingin pergi..Bodyguard yang dicintainya masih bertahan untuknya.

Mata kyuhyun perlahan sudah mulai membuka dan mengatup..nafasnya sudah tak sanggup ia kejar lagi, tapi..sebuah gerakan memberikan energy baru pada tubuhnya yang babak belur..gerakan tangan siwon.

“Hyu..hyung” bisik kyuhyun teramat pelan.

Siwon sekuat tenaga berusaha membuka matanya dan menggerakan tangannya menuju pisau yang tertancap didadanya.perlahan ia cabut pisau itu yang membuat darah segar berhamburan mengotori tangan dan bajunya yang memang telah dibanjiri darah sedari tadi.

“Kyuu..ambil ini”  ucap siwon lemah.

Sebuah pisau kini berada ditangan kyuhyun yang masih terkapar, tangan hangat siwon lah yang memberikan pisau itu dan secara tak sengaja kulit mereka yang bersentuhan menimbulkan gelombang tenaga yang entah dari mana hadir di tubuh kyuhyun.

Youngmin yang merasa sudah diatas angin mendapati tak ada lagi perlawanan dari kyuhyun yang tengah terkapar.. tertawa terbahak-bahak memekakan telinga..tapi…seketika tawa itu jadi sunyi kemudian ia membelalakan matanya mengerang menahan sakit.

Bret..sabetan pisau tajam itu mengenai nadi dilehernya.

Jleb..

Jleb..

Dua tusukan tepat mengarah ke jantungnya, membuat ia ambuk tak berdaya..meregang nyawa.

Mendapati youngmin tengah meregang nyawa, kyuhyun tak berpuas diri dan tak menunaikan nafsunya untuk balas menyiksa bajingan itu. Ia memilih beringsut kearah siwon, dan berusaha memberikan pertolongan pada namja itu.

“Kyuh.. kyu Bb..Bom nya”  ucap siwon tersengal.

Kyuhyun tersadar bahwa Bom yang tadi youngmin aktifkan belum ia jinakan.

Bom ini menggunakan sandi untuk menghentikan pemicu waktunya..tinggal 59 detik lagi waktu yang tersisa.

“Argghhh..sandi..sandi..apa sandinya?” teriak kyu frustrasi. Ia menjelajahkan pandangannya kesekeliling ruangan, berharap mendapatkan kata sandi Bom itu.

Youngmin yang sudah meregang nyawa tak mungkin ia ancam untuk memberitahukan apa sandi Bom tersebut dan kalaupun bajingan itu masih hidup, pasti memilih meledak bersama seperti yang tadi ia katakan.

Kyuhyun berusaha mengaitkan semua kejadian dengan kemungkinan sandi Bom yang siap meledak itu, ia tak punya banyak waktu..ia harus berpikir cepat.

Semua kejadian ini..berawal dari kasus pembunuhan direktur Han Corp..ah..ia berusaha memasukan sandi “HanCorp”

Sial..gagal.

Saksi utama?..aha mungkin saja..ia coba ketikan “ChoiSooyoung” sebagai sandi berikutnya.

Keparat…gagal.

Seiring detik-detik pada pemicu bom itu berlalu, keringat yang menetes-netes ditubuh kyuhyun sudah tak karuan lagi bercampur dengan darah pada luka-lukanya yang masih basah.

Ayo berfikir Kyu..gumamnya sambil mencoba memasukan nama “KimYoungMin” sendiri dan beberapa kombinasi yang mungkin ada hubungannya dengan bajingan itu.

Tetap..Nihil.

Appa..Tolong aku!..batin kyuhyun.

Ah..apa mungkin??..

13..12..11..10..

segera kyuhyun masukan sandi itu pada pemicu waktu bomnya. Eomma..inikah saatnya aku menyusulmu..gumamnya pasrah.

 

Tit..tit..tit ________________ Booooommmmbbbb…Duaaarrr…

 

 

~~~My Bodyguard~~~

 

“Hormat senjataaaaaa…..Graaaak”

Cekrek..cekrek..Dor..dor..dor..

Tiga kali tembakan ke udara mengiringi pemakaman ala kepolisian ditengah guyuran hujan pada sore itu.

Busan berduka..Seoul berbelasungkawa, mengiringi pemakaman putra terbaik yang pernah mereka miliki..gugur dalam menjalankan tugas.

Pilunya hati orang-orang terkasih yang ditinggalkan terwakili oleh sendunya langit dan hitamnya baju para pelayat.

Seorang pria tambun akhir 40an dan seorang namja seusia anak Junior High School ikut bercampur bersama para pelayat yang datang, sesekali beberapa diantara mereka menepuk pundaknya..membesarkan hati.

Shindong, pria tambun itu memegang erat Foto sooyoung yang masih tercetak bekas darah di beberapa bagiannya..ia ingin meminta tanda tangan gadis itu sebagai salah satu wasiat rekannya sebelum gugur selain wasiat lainnya yang menyuruh menganggap lunas semua hutangnya pada pria setia kawan tersebut.

 

Telah beristirahat dengan tenang,

As Hero,

 

Choi Siwon.

 

~~~My Bodyguard~~~

 

Tit..tit..tit ________________

“Bangunlah..anak nakal..kau tak maukan melihatku menangis setiap hari”

Ucap seorang yeoja tua renta yang menampakan keriput disana-sini pada kulitnya dan semakin kentara dengan lelehan air mata dari matanya yang tak kunjung berhenti.

“Bangunlah Kyu..” ucapnya mengelus sayang rambut cucunya yang tak diperban.

Dengan luka bakar di beberapa bagian tubuhnya, terutama tangan kiri, punggung dan dada.. Kyuhyun divonis kritis beberapa hari sejak kejadian malam itu.

Bom yang berusaha ia jinakan, memang berhasil ia pecahkan sandinya tapi ternyata itu hanya menghentikan beberapa saat pemicu waktu yang ada didalamnya..setelah sempat menghentikan pemicu waktu Bom itu..Kyuhyun segera melemparkannya ke halaman belakang..saat ia berbalik.. Booooommmmbbbb…Duaaarrr…ia belum cukup jauh untuk menghindar.

“Enghhh..”

Suara dan gerakan kehidupan secara halus tertangkap oleh mata halmoni kyu, yang tengah menggenggam tangan cucunya itu.

“Enghh..uhukuhuk”

“Kyu…kau bangun..ya tuhan…” setelah memastikan cucunya telah sadar, ia segera keluar kamar memanggil suster yang kebetulan lewat.

“Dokter…cucuku..” ucapnya penuh isak tangis kebahagiaan ketika serombongan dokter dan perawat tengah melakukan mengecekan pada kondisi Kyuhyun.

“Syukurlah, pasien telah melewati masa kritisnya..biarkan ia beristirahat dan anda juga harus beristirahat Nyonya” ucap dokter yang menangani kyuhyun selama ia kritis dengan senyuman ramah.

“Baik..terima kasih Dokter..Hikss..terima kasih banyak” ucap halmoni Kyu kemudian berhambur kearah kyuhyun.

Kyuhyun yang mengetahui kondisinya yang ternyata telah melewati masa kritis tersenyum lemah kearah halmoninya.

“Kyu..hikks..halmoni takut kau meninggalkan halmoni dan dongsaengmu”

“Syukurlah..kau..” ucapan halmoni kyu terhenti dengan pergerakan tangan kyuhyun yang berusaha mencapai wajah halmoninya untuk menghapus air mata dipipinya.

“Belum saatnya..” ucap Kyu lemah sambil tersenyum.

“Namanya menyelamatkan nyawaku halmoni..” tambah kyuhyun menatap langit-langit ruang rawatnya..membumbungkan rasa terimakasih pada Appanya yang sudah damai disana. Cho Young Hwan itulah sandinya.

 

~~~My Bodyguard~~~

 

“Kyu..Jungso sudah ada diluar”

Halmoni kyuhyun masuk keruang rawat kyuhyun kemudian meletakan sekeranjang buah-buahan yang baru saja dibawanya. Kyuhyun memang meminta halmoninya untuk memberitahu jungso ia ingin bertemu dengan komandannya itu.

“Tolong Izinkan hyung masuk..aku ingin berbicara berdua dengannya, halmoni” ucap kyuhyun membetulkan posisi bantal penyangga tubuhnya. Kondisi Kyuhyun sudah semakin membaik hanya luka pada dadanya saja yang masih belum terlalu kering.

“Baiklah, aku tinggalkan kalian berdua” pamit halmoni kyu seakan mengerti cucunya tak ingin diganggu ketika berbicara dengan jungso.

Setelah sosok halmoninya hilang dibalik pintu, kyuhyun tersenyum simpul ketika mendapati jungso memasuki ruangan rawatnya dan sekarang duduk di kursi dekat ranjangnya.

“Kau tampak semakin membaik, Kyu” jungso membuka pembicaraan.

“Kau juga tampak baik, Hyung” balas kyuhyun masih dengan senyumannya.

“Tidak juga..”

Kyuhyun mengernyit beberapa detik kemudian kembali mensetting wajahnya kekondisi semula..tak ingin lebih dalam, mengetahui alasan komandannya menjawab pertanyaannya seperti itu.

“Igo..”

Sepucuk surat berhasil kyuhyun sodorkan ketangan jungso yang menerimanya dengan tatapan kebingungan.

“Surat pengunduran diriku” ucap kyuhyun menjawab kebingungan itu.

“Kyu..” sela jungso.

“Tugasku sudah usai..Yo..maksudku nyawa nona terselamatkan dan aku telah berjanji mengembalikannya dalam keadaan hidup” ucap kyuhyun tenang.

“Kau tidak harus seperti ini..”

“Aku..ini misi terakhirku sebagai bodyguard, aku tak yakin bisa menjaga klien lain sebaik dulu.Sesungguhnya aku merasa gagal dihadapanmu” tambah kyuhyun dengan ketenangan yang masih tanpa cela.

Jungso menghela nafas ringan, ia tau definisi “gagal” menurut versi kyuhyun..ini tentang hati seorang Choi Sooyoung.

“Hmm aku tak tau ini isinya apa, tapi halmoni bersikeras memaksaku menghadiahkannya untuk nona choi” dengan senyuman yang masih berusaha ia sunggingkan kyuhyun menyerahkan sebuah kotak berpita biru.

Sebelum jungso membuka mulut untuk menyela ucapannya lagi, Kyuhyun segera menarik selimut pasiennya dan berbaring memunggungi jungso.

“Jaga dia baik-baik..hyung,aku ingin istirahat dan kembali ke Busan dengan tenang..”

“Setidaknya…temuilah dia untuk salam perpisahan” gumam jungso.

“Tolong tutup pintunya, setelah hyung keluar” pungkas kyuhyun tak menggubris nasehat jungso dan malah mengusir lelaki itu secara halus.

Yang terakhir kyuhyun dengar sebelum ia menyadari pipinya basah oleh air mata adalah pintu yang tertutup dengan sangat pelannya.

“Kyu..” ternyata halmoni kyuhyun kini sudah berada lagi di kamar tersebut bersamaan dengan keluarnya jungso, ia mendekat kearah tubuh jangkung yang memunggunginya kemudian memengang pundak cucunya yang bergetar hebat.

“Halmoni…hiks..halmoni…aku kehilangannya” ucap khuhyun berhambur memeluk halmoninya.

Halmoni kyu hanya bisa ikut menitikan air mata dan mengeratkan pelukannya, ia seperti mendapati kembali sosok rapuh kyuhyun yang 10 tahun lalu ditinggalkan orang tuanya.

 

~~~My Bodyguard~~~

 

Beberapa hari berlalu..

Jungso POV

Aku menyerahkan sepucuk surat dan bingkisan dari kyu kepadanya. “Ini surat pengunduran dirinya, soo” kulihat wajah pucatnya semakin kentara demi mendengar apa yang aku sampaikan.

“Kenapa dia mengundurkan diri oppa?? Jangan marah padanya, semua ini salahku.” Isakan gadis dihadapanku menyayat pilu, ia telah kehilangan pelindungnya kini.

Aku berusaha menenangkannya dengan memeluk sayang tubuh kurusnya, aku semakin sadar aku ingin menjaganya sebagai oppa bukan sebagai pelindungnya seperti yang Kyuhyun perankan.

“Aku tidak marah padanya ataupun padamu Soo, percayalah. Kyuhyun bilang ia tidak bisa menjaga orang lain selain menjagamu.”

Kurasakan isakanya di pelukanku semakin pilu saja, aku meraih sebuah tiket yang berada di saku jasku. Sedikit kulonggarkan pelukanku, “Ayolah Soo jangan seperti ini..” ucapku sambil berusaha menghapus air matanya.

“Aku punya satu tiket kereta untukmu, kereta itu satu-satunya yang melayani tujuan Ke Busan hari ini” kulihat ia mengerjapkan matanya antusias, lucu sekali.

“Kereta itu tak akan mau menunggumu menangis disini. Temuilah Kyuhyun, katakan padanya aku tak bisa mewakilinya menjagamu, dia harus mau menjagamu seumur hidup kalian..oh ya dan ini perintah terakhir dariku karena aku masih berhak memerintahnya selama surat pengunduran ini belum aku tandatangani.”

Kulihat ia tersenyum disela isak tangisnya yang mulai mereda.

“Nah, begini lebih baik” ucapku sedikit mengacak poninya.

“Jongmal gomawo oppa” ucapnya sambil terus membungkuk 90 derajat.

“Cepatlah berkemas, aku akan mengantarkanmu ke stasiun”

Aku melangkahkan kaki ke pintu luar rumah ini, dan menunggu sooyoung

berkemas didalam mobilku.

Jungso POV End

 

Author POV

Perjalanan dari rumah Sooyoung ke stasiun tak memerlukan waktu yang lama. Mereka sudah sampai di stasiun dan berusaha mencari Kereta tujuan  Busan yang akan Sooyoung tumpangi.

Jungso POV

Aku berjalan mencari Kereta tujuan Busan diantara kereta-kereta lain yang menunggu untuk diberangkatkan..Ah itu dia, keretanya di line 5.

“Soo..sebelah sini” seruku sambil menarik tangan Sooyoung kearah kereta tersebut.

Ketika sudah sampai dipintu gerbong masuk kereta tempat seat Sooyoung berada, kami menghentikan langkah.

“Oppa..maafkan aku” suara lirih sooyoung yang tengah menunduk, membuatku menoleh padanya.

“Tidak ada yang harus dimaafkan, Soo” ucapku sambil berusaha untuk memeluknya untuk terakhir kalinya.

“Hiduplah dengan bahagia, bersama pelindungmu itu”  pungkasku dan melepaskan pelukan kami.

“Naiklah..”

“Kau juga harus hidup dengan bahagia, oppa”

“Sekali lagi jongmal gomawo..”  ucap sooyoung mungkin untuk terakhir kalinya kami bertemu.

Peluit tanda kereta di line 5 akan segera berangkat telah berbunyi, seluruh penumpang sudah masuk kedalam kereta yang siap diberangkatkan.

Aku masih berdiri menyaksikan perlahan kereta yang sooyoung tumpangi pergi dari hadapanku..aku tak akan menyesal melepaskan soo untukmu Kyu.

Satu-satunya kesalahan yang tak bisa aku sesali adalah mengutusmu menjaga Sooyoung, aku memang bisa tau isi otak anak buahku tapi tidak dengan perasaan mereka, termasuk pada kasusmu Cho Kyuhyun.

Kau tetap anak buahku yang berdedikasi tinggi Kyu~ah, kau menepati janjimu untuk memastikan soo tetap hidup dan mengembalikannya padaku, tapi mana bisa seperti itu..kalau hatinya malah kau bawa serta ke Busan.

Kini, semoga kau tidak berbuat bodoh dan salah mengambil keputusan.

 

 

_END_

 

 

EPILOG

 

Seorang namja tengah bermain bersama dua bocah perempuan. Suasana danau yang tenang dan semilirnya angin sepoi-sepoi bertiup kearah rambut cokelat ikalnya.

Ia tersenyum mendapati tingkah dua bocah dihadapannya yang sedang bermain peran putri-putrian dan ia bertugas sebagai pelayan pembuat mahkota dan cincin putri dari bunga dan rumput liar yang tumbuh disekitar danau tersebut.

“Oppa..mana mahkotaku” teriak seorang bocah berambut hitam pendek.

“Oppa.mana cincinku” sahut bocah satu lagi dengan cengiran khasnya.

“Chaa..kemarilah biar oppa pasangkan.” Ucap namja itu melambai menyuruh dua gadis kecilnya mendekat.

Ketika dua bocah itu telah berdiri dihadapannya, ia berlutut untuk mensejajarkan tingginya dengan tinggi mereka.

“Nah selesai” ucapnya ketika berhasil memasangkan mahkota dari perpaduan bunga serta rumput liar dan juga menyematkan cincin dari bunga daisy putih yang indah pada bocah-bocah didepannya.

“Aiiiihhh, yepodaa..kalian terlihat seperti putri sungguhan saja” ucap namja tersebut sambil mencubit gemas pipi bocah-bocah itu. Yang dicubit hanya cengar-cengir bahagia, otomatis iapun tersenyum.

Kegiatan mereka terhenti ketika bocah berambut hitam pendek, berteriak mendapati seseorang tengah berjalan kearah mereka.

“Putri Youngieeeee” teriak bocah itu.

Namja yang kebetulan membelakangi seseorang yang datang tersebut seketika berdiri dan mematung dengan masih memebelakangi seseorang yang dipanggil “Putri” oleh dongsaengnya.

Bocah-bocah itu kini tengah berlari kearah seorang gadis dengan senyum merekah sehangat summer, sepasang mata bulat indah khas anak kecil yang polos dan perawakannya yang semampai..Gadis Bahagia!!

Gadis yang sering dipanggil “Youngie” oleh namja yang kini telah memutar tubuhnya sedang merentangkan tangannya menyambut pelukan dua bocah itu dengan senyum merekahnya.

Tanpa disadari namja itu ikut menyunggingkan senyumnya..Kau datang.

Dua bocah itu menciumi pipi putri youngie nya dan asik berceloteh..

“Kenapa baru datang?? Ayo main putri-putrian lagi” Ajak mereka sambil menuntun gadis itu kehadapan namja yang kini tengah berdiri dengan tatapan rindu pada gadisnya.

“Kau datang, chagie?” ucap namja itu, dengan tatapan sendu tapi bahagia.

“Ne,,Kyu..aku merindukanmu. Sangat” balas gadis itu.

Setelah tak ada lagi kata-kata yang bisa menggambarkan kebahagiaan mereka setelah lama tak berjumpa, namja itu segara memeluk gadis dihadapannya dengan erat. Setitik airmata meluncur dari mata cokelatnya..air mata kebahagiaan yang membuncah.

Mereka terus berpelukan dan namja itu mengangkat gadisnya untuk diputar-putarkan bersama tubuhnya. Mereka tertawa bahagia.

“Waaaaa, oppa seperti pangeran yang diceritakan putri youngiee waktu itu” celoteh bocah dengan cengiran khas.

“Putri bertemu dengan pangerannya..ayo pasangkan mahkota dan cincin ini oppa” kembali celotehan riang disampaikan oleh bocah berambut hitam pendek.

Dua insan yang tengah dimabuk cinta itu, menyadari kalau masih ada dua peri polos disekitar mereka.

“Ne..” ucap namja itu ketika sudah menghentikan putarannya bersama gadis yang kini tengah didekapnya.

Namja itu mengambil mahkota yang diberikan bocah berambut hitam pendek dan memasangkanya pada putri impiannya, kecupan kening yang lama kemudian mewakili rasa sayangnya.

Namja itu mengakhiri perbuatannya, dan berlutut dihadapan bocah-bocah polos itu.

“Kembalilah..katakan pada halmoni..putri youngie telah datang”  setelah itu ia meraih cincin bunga daisy yang disodorkan bocah dengan cengiran khas. Bocah-bocah itu berlari meninggalkan putri dan pangeran untuk menuntaskan kisahnya.

Namja yang masih berlutut itu, berbalik menghadap gadis yang kini dengan anggunnya memakai gaun putih yang pernah ia titipkan pada komandannya untuk disampaikan kepada gadis yang ia cintai.

“Seorang pangeran..tanpa merci putih kini tengah berlutut memintamu untuk mau menghabiskan hidupmu bersamanya dalam ikatan pernikahan..kau hanya punya dua pilihan…menerimanya atau menerimanya??” lamar namja itu.

Gadis dihadapannya tersenyum sebal dengan kata-kata yang disampaikan pelindungnya itu, tapi tak urung membuat air matanya menetes haru.

“Apakah ada pilihan lain untukku?? Jika menikah denganmu sudah tuhan gariskan sebagai takdir hidupku.” Balas yeoja itu.

Demi mendengar jawaban yang ingin didengarnya itu, sang namja berteriak memecah kedamaian danau yang menjadi background janji cinta mereka untuk sehidup semati.

Namja itu menyematkan cincin bunga daisy dijari manis gadisnya, menciumnya dengan lembut dan segera mendirikan tubuh tingginya.

Namja itu membawa gadisnya kebawah sebuah pohon rindang tempat dulu mereka saling terbuka dan mulai merasakan getar-getar cinta.

Gadis itu menyandarkan kepalnya pada dada namja yang kini tengah memeluknya hangat. Posisi mereka yang duduk berselonjor menyender ke batang pohon yang kokoh membuat mereka nyaman berlama-lama memandangi pemandangan danau didepannya.

Sang gadis mendongakan kepalanya, masih belum percaya dengan kebahagiaan yang telah ia dapatkan..kebahagiaanya adalah namja yang kini tengah menatap mata bulatnya dan perlahan mendekatkan bibir mereka,bibir namja itu yang lembut dan basah melumat bibirnya penuh cinta.

 

^^ My Bodyguard ^^

 

 

Hiaaaaaa…Akhirnya Ending juga :D

Makasih buat semua Reader udah mau ngikutin FF ini dari awal..terutama yang udah ngasih apresiasi RCL nya..aku ga sempet balas satu-satu tapi yang PASTI aku baca semua Komen kalian..dimulai dari kenapa ada couple SooTeuk..Teuk oppa jahat apa engga..pada pengen Bodyguard kayak Kyu oppa haha…sampe KyuYoung bakalan bersatu apa engga dan…Tadaaa, sudah puas dan terjawab semuakan? Haha

Jongmal gomawo ne ^^ #bow..ambil sisi baiknya,jangan ambil sisi negatifnya..apalagi ngambil sebagian atau keseluruhan ide aku di FF ini..itu ga boleh banget :D

Chaaa. Keep waiting for next FF..Aku kasih sikit bocoran ya..”OneShoot..SexyDance..TheBiggestConcertKPOPIdol” kekeke…pay..pay ^^

About Jonghyun Biased ^^

As Nice People As Women As good Muslimah As Best Friend As Everything I Can and I want Love Kpop..SHINee and KyuYoung Jjang!!!

42 responses »

  1. lucky_D mengatakan:

    cuma bs bilang DAEBAK chingu, bener-bener puas bacanya. kyuppa n soo onnie akhirnya bersama ^^… tp0 sedihnya siwon oppa harus gugur T_T
    bt AS nya yg menceritakan kyuyoung menikah y, dtunggu n gommawo

  2. nazha mengatakan:

    Daebak thor..
    Aku suka jalan ceritanya..
    AS-nya dong thor

  3. DianAyuni mengatakan:

    adegan action’y serem,huaa ga rela siwon kena tusuk trz mati T3T
    kirain bkal ad nc21’y pas mrk nikah chingu #yadongmulu -___-
    awawawa lucu bgt pas kyu munggungin jungsoo trz nangis *pukpukpuk
    oke dtuggu OS’y chingu :D

  4. cica mengatakan:

    sumpah sempet menitikan air mata. tapi puas banget sama endnya :)

  5. Tanti mengatakan:

    Kshan siwon meninggal…akhrx kyuyoung berstu..thor bk asx dunk yg kyuyoung dah nikah…klo bs bk ncx jg..hehehe mian bnyak maux..tp ffmu mang daebak thor..dtnggu yg osx..

  6. Wheny rositha mengatakan:

    Wahhhhhh……..daebbakk,kyuyoung akhirnya bersatu……chingu bkin after storynya donk….soalnya blm puas ma hub kyuyoung,aq suka bgt ma ff in….bkin after storynya ya???plissss????dtggu new ff nya!!

  7. eka epyex sekyuyoung mengatakan:

    ending yang sweet banget.
    jung soo oppa kamu ke sini saja, aku fans berat.u loh hehehe
    tau gak author? sebener.y ff kamu ini ff action satu2.y yang aku baca. Pada inti.y saya tidak menyukai ff action. tapi gak tau kenapa aq suka banget ff.u ini -_-
    jadi ff action.u ini rekor berhasil aq baca dari awal hingga akhir. dan satu2.y ff action yg aku baca. hehe
    daebakk thor :)

  8. Ike primalia mengatakan:

    Daebak chingu,tp syg siwon oppa mati
    kyuyoung jjang!!!

  9. Febryza mengatakan:

    Leeteuk oppa baik banget sih ke kyuyoung.. Appa yg baik emang *loh*
    Hahaha itumah lamarannya kyuhyun oppa ke soo unnie engga bisa dijawab selain kata menerima dong haha

  10. sri mengatakan:

    ah, ff pungkasan. Daebak!!! Jinjja!! Tp aku sedih knapa harus end :( ya! Bkin sequel lah, Thor. Kyuyoung marriage ne?? ayolllahhhhhhhhhh #aegyo.

  11. L_kyuyoung mengatakan:

    wah ff nya cetar membahana badai ulala…
    kyu keren eum…
    sayang siwonnya meninggal, hiks…
    d tunggu ff lainnya

  12. 24kyuanzainn24 mengatakan:

    NC nya mana???(ketahuan otak yadong).
    sempat nyesek waktu baca di atas. tapi gitu ada EPILOGnya, langsung berteriak saking senengnya. akhirnya HAPPY ENDING…………yeyyyyyyy!!!!!
    tapi, boleh minta AS ga? harus ada dunk…..waktu mereka nikah n punya anak setampan kyuhyun oppa. yah yah yah yah……..
    untuk ff selanjutnya udah ga sabar the….

  13. yeoniekyu mengatakan:

    Aaaaaa
    ending.a so sweet bgt :’)
    aku kra soo yg ketembk
    siwon oppanya mati :'(
    jungso oppa baik bgt mau relain soo buat kyu
    hwaaaaa pkok.a daebak author :D !!!

  14. Horeeee akhirnya kyuyoung bersatu juga. Omoo ku kira tadi kyuppa ikut gugur juga pas bom nya meledak ternyata enggak syukurlah. Daebakk aku suka di tunggu ff kyuyoung selanjutnya

  15. Kyuyoung baekhyun mengatakan:

    Huaaa
    daebakk
    mian ya baru coment, coz baru tau ada ff ini jadi bacanya ngebut
    kasian siwon T.T
    tapi endingnya kyuyoung! Keren chingu!

  16. kusuma mengatakan:

    seru ffnya chingu.
    un boleh minta pw part 6 kah?
    aku udah 20 thun kok hehehe

  17. Sistasookyu mengatakan:

    astaga~ terharu!
    siwonnya die~ :(
    well, ffnya keren banget deh!
    kyuyoung bikin envy >.<
    kyu ga jadi kehilangan soo! syukurlah.. kekeke~
    kyu oppa, neomu joahae~ perfect bgt kau oppa XD
    oh, ya. sulli kemanan endingnya? soo maen ngejar kyu aja, saengnya di tinggal? kekekeke~
    kyuyoung daebakk~ :D
    ditunggu ff lainnya~

  18. imel mengatakan:

    hwaahhhh bc ff ni sambil dgr instrument my heart will go on,sweeettttt…. tp kasian siwon meninggal :'(
    tp thor aq blm d ks pw part 6,aq g ad fb bs krm d email aq g imeldaserang77@gmail.com
    ◦†нªηк’s ..◦ d tunggu karya slnjutnya ^__^

  19. Arvina ELFishy mengatakan:

    authoooooooooooooooooooorrrr aq minta pw part 6 ny??? …hiks”
    kalau boleh dan berkenan bs kirim ke email aq azka_vna90@yahoo.com atau 085286707286. gomawo ^^

  20. Arvina ELFishy mengatakan:

    authoooooooooooooooooooorrrr aq minta pw part 6 ny??? …hiks”
    kalau boleh dan berkenan bs kirim ke email aq azka_vna90@yahoo.com atau 085286707286. gomawo ^^

  21. saranghaekyuyoung mengatakan:

    seru bgt fight-nya
    untung kyuyoung tetep bersatu yey
    ditunggu ff lainnya
    fighting!!

  22. Dwi Sugiarti mengatakan:

    wahhh… kerennnn
    kok siwonnya malah pergi, sullinya sendiri dong… hiks..hiks…
    tapi tetep seruuu, keren untuk teuki oppa…

  23. kyuyoungandhaesica mengatakan:

    Akhirnya happy ending juga :)
    Nice ff thor

  24. yeni swisty nur wi9jaynti mengatakan:

    …hiks..hiks…
    aku kira sad ending
    tapi ternyata happya Ending
    ye…. :D:)

  25. kusuma mengatakan:

    min, mau pw part 6 donk.
    email megakusuma88@gmail.com
    makasih

  26. WinKyu mengatakan:

    huaaaaahh.. andweee Siwon oppaa!!! hiks.. aku nagis bcanyaaa, aplg Kyu oppa yg smpai rela gtu.. aah .. Teuki oppa baik bget, kw akn dpat yg lbih baik oppa,, KyuYoung emg gk bleh dipisahin,, kkk..
    dn akhirnya mreka happy ending,, apaan tuh kw hnya punya 2 plihan, mnerimanya atw mnerimanya?? wkwkwk ada2 aj ni si epil…
    tp aku blum bca part 6, cra dpat pw gmana,, ini email aku Thor, bleh gak insanikyu13@gmail.com

  27. kyuusoo mengatakan:

    ahh nangis baca part terakhirnya,
    siwon oppa meninggal pula’ T-T
    akhir yg mengharu biru, dan kyuyoung bersatu :)
    d tunggu ff kyuyoung terbaru

  28. park handal mengatakan:

    pengen punya bodyguard kaya kyu oppa…hehehe…bisa bisa ga tidur semaleman daebak cingu

  29. nurfauziah mengatakan:

    gilaakkk lebih seru ini …drpd film.aslinyaa hahahaha.. sukaaa banget.. soalnyaa mereka bersatuuu huahahah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s