THE BODYGUARD FROM BUSAN [Part 2]

THE BODYGUARD FROM BUSAN [Part 2]

Author : Puppy_KY

Cast : Choi Sooyoung SNSD, Cho Kyuhyun Super Junior And Other.

Genre : Romantic Action, Family, Friendship.

Length : Series ^^v

Ratting : PG 17

Disclaimer : FF ini terinspirasi dari sebuah Film Action Drama Hongkong “The Bodyguard From Beijing” yang menurutku lumayan keren dan romantic kekeke ^^..tapi keseluruhan jalan cerita ga akan sama karena kukembangkan (?) sesuai imajinasiku sesuai setting Korea dan karakter My Lovely pairing KYUYOUNG. Oh ya aku juga dedikasiin FF ini buat Author yang bikin FF Kyuyoung “Evil Buttler”, aku suka banget FF ntu…siapapun Authornya aku harap baca ini dan bisa ngelanjutin FF nya😀

~~~HAPPY READING~~~

Kyuhyun POV

Simulasi yang lumayan seru, andaikan Jungso Hyungnim tak cepat-cepat menghentikannya. Dia memang selalu memperhatikan keselamatan kami anak buahnya. Aishhh..gawat, jangan-jangan karena aku membahayakan 2 anak buahnya itu makanya sekarang aku dipanggil.

Sekitar 5 meter lagi aku akan sampai ke biliknya, apa yang akan ia omelkan kali ini??

Kyuhyun POV End

Author POV

Tok..tok..tok

Pintu berwarna cokelat kayu itu diketuk oleh Kyuhyun, terdengar deheman dari dalam ruangan dibalik pintu pertanda ruangan tersebut berpenghuni.

“Masuk!!”

Segera setelah mendengar sahutan dari dalam ruangan, kyuhyun memutar kenop pintu dan menyeret tubuhnya untuk masuk.

“Kyuhyun~ssi..tolong tutup kembali pintunya.” Park Jungso berkata sambil membalikan kursi duduknya kehadapan Kyuhyun.

“Hyung, aku bisa jelaskan soal simulasi tadi.” Kyu segera berinisiatif membuka percakapan.

“Hmm..pelajari berkas-berkas itu.” Alih-alih menanggapi pernyataan Kyuhyun, Jungso malah melemparkan beberapa berkas tebal kehadapan Kyuhyun.

“Kau akan segera ditugaskan untuk menjaga kehidupan seorang yeoja.. hal-hal terkait yeoja itu bisa kau pelajari dari tumpukan berkas dihadapanmu.”

“Tapi…Hyung..” kyuhyun memberanikan diri menyela, tapi tatapan jungso yang seolah menusuk matanya berkata “Diam dan dengarkan!!”

“Yeoja itu sedang diincar oleh beberapa pembunuh bayaran karena menjadi satu-satunya saksi hidup yang menyaksikan pembunuhan terhadap presdir Han Corp.”

Hening sesaat..pembicaraan pagi itu membuat 2 orang beda generasi ini terlibat hubungan rumit nantinya.

Kyuhyun tak berani menyela kali ini, klien yang akan ia lindungi kelihatannya bukan sembarang yeoja dan tentunya dalam masalah yang amat besar.

“Baiklah menolakpun kelihatannya jungso hyung tak akan mendengarku”  batin kyuhyun.

“Tapi aku punya 2 pertanyaan.” Kyuhyun memecah kebisuan dengan pernyataannya, sementara Jungso..entahlah ia begitu mengandalkan kyuhyun untuk menerima misi ini.

“Apa itu?!..dan aku anggap 2 pertanyaan itu pertanda kesanggupanmu melindungi nyawanya sampai mati.”

Kyuhyun sedikit membuka berkas yang sudah beralih ketangannya, “SECRET KLIEN” kata pertama yang ia lirik pada berkas itu.

“Kenapa harus aku?..Siwon Hyung lebih kuat secara fisik dan mengingat lamanya ia bergabung di sini. Shindong hyung lebih faham standart keamanan karena backgroundnya yang dari kepolisian.” Kyuhyun bertanya sambil terus membaca latar belakang masalah yang calon kliennya hadapi.

Park Jungso menghela nafas halus dan tersenyum samar. Pertanyaan kyuhyun sudah ia prediksi sebelumnya.

“Itu karena kau tak berperasaan. Dan kau satu-satunya pengambil keputusan yang cepat dan tepat daripada mereka berdua dan anak buahku lainnya.”

Kyuhyun terlihat kurang perduli dengan alasan pertama itu. Karena ia memang seperti itu..seperti yang dikatakan jungso. Mengakui kelebihan diri tidak masalahkan? Jika hal itu memang benar-benar ada pada dirimu.

“Dalam simulasi tadi, kau tak segan menembak shindong dan kemudian siwon, itu pertanda kau tak pandang bulu siapa yang jadi targetmu walau itu rekanmu sendiri. “

Analisa jungso hanya ditanggapi smirk halus Kyuhyun, ia tak menyangka atasannya bisa sedetail itu. Kyuhyun ingin tau analisa jungso mengenai perbuatannya yang menembak paha shindong yang kala itu berposisi sebagai Sandera, bukankah Sandera tak boleh terluka?..

“Dan mengenai shindong…” GREAT!! Kyuhyun tau, jungso faham betul isi otak para anak buahnya.

“Kau menembak pahanya untuk memecah konsentrasi penyandera karena harus menahan bobot tubuh sandera yang pasti keseimbangannya hilang karena pahanya terluka…dan saat lengah..DOR!! kau tau dimana harus melumpuhkan..ah ani, membinasakan musuhmu.…itukah yang ingin kau jelaskan Cho Kyuhyun dari Busan? Apa ada dari analisaku yang meleset?” kekeh jungso.

Kyuhyun melengos malas, jungso membawa-bawa kampung halamanya dalam pembicaraan ini.

“Tapi..itu juga kelemahanmu dan tetap saja kau bisa membunuh anak buahku, kau terlalu tidak berperasaan memperlakukan klienmu, kau memang bisa melindungi mereka dari pembunuhan tapi kau bisa membuat mereka mati ketakutan karena shock akan ulahmu..makanya aku mempercayakan kasus yeoja ini kepadamu, dengan klien yeoja kau tak bisa sembarangan dan mungkin akan lebih berperasaan.” Pungkas jungso.

“Ne..Ne..araseo, tak usah diperjelas lagi!” Sungut kyuhyun.

Kyuhyun mulai membaca berkas bagian biodata calon kliennya..yang pertama ia lihat adalah foto seorang gadis dengan senyum merekah sehangat summer, sepasang mata bulat indah khas anak kecil yang polos dan perawakannya yang semampai..Gadis malang!!..simpul kyuhyun.

“Pertanyaan ke dua?” ingat jungso pada namja yang duduk dihadapannya. Ia sedikit risih melihat kyuhyun begitu intens memperhatikan foto calon klienya.

“Ah..ne..untuk siapa aku bekerja?” bersamaan dengan pertanyaannya kyuhyun membaca nama lengkap calon Kliennya..CHOI SOOYOUNG.

“Dia tunanganku, kau bekerja untukku dan kepolisian Seoul”. Jungso berdiri dari duduknya menatap Kyuhyun yang kini tengah mendongakan kepalanya, sesaat mata mereka bertemu..tatapan berharap Park jungso bertemu tatapan penuh dedikasi ala Cho Kyuhyun.

“Aku akan menjamin sekolah adik-adikmu dan ketenangan hidup halmoniemu di Busan ini” papar jungso.

Kyuhyun ikut mendirikan tubuhnya,” Aku akan bekerja semampuku, memastikan ia tetap hidup dan mengembalikanya padamu.”  Kesepakatan antara lelaki itu di tandai dengan uluran jabat tangan jungso dan disambut bijak oleh kyuhyun.

“Segera kemasi barang-barangmu Kyu,hari ini juga kau akan berpamitan dengan rekan-rekanmu pada apel pagi. Besok kau sudah mulai bertugas”

Mereka melepas jabatan tangan itu, diikuti oleh kyuhyun yang membereskan berkas yang harus ia pelajari hanya dalam satu hari. Kyuhyun melangkahkan kakinya menuju pintu coklat kayu asal dia masuk.

Langkahnya terhenti sebelum tangannya berhasil merai kenop pintu, sedikit berbalik sebelum ia benar-benar keluar dari ruangan itu..

“Jangan sebut-sebut asalku dari Busan lagi, aku serius Hyung!”..kyuhyun melanjutkan langkahnya dan sosoknya hilang dibalik pintu ruangan jungso.

Jungso hanya menyunggingkan senyum sambil melirik jam kecil di meja kerjanya. 04.40 a.m KST .

~~~My Bodyguard~~~

Suasana sebuah rumah minimalis modern berlantai dua masih lengang pada pukul 05.30 a.m KST ini, sementara di sebuah kamar yang cukup luas di rumah tersebut kini tengah terbaring dua gadis dalam selimut soft blue yang hangat. Seorang gadis berambut panjang semampai kini mulai menggerakan tubuhnya dan mengucek pelan matanya pertanda kesadaranya akan segera kembali.

Sooyoung POV

“Huwaaaa…segar sekali pagi ini” Gumamku sambil merenggangkan otot-otot. Kuliril disebelahku Sulli masih tertidur dengan pulas, kasihan sekali dia..pasti jam tidurnya terganggu karena apa yang terjadi semalam.

Aku tersenyum menatap wajah polosnya, ia masih dongsaeng kecilku yang berusaha tegar dan kuat untuku. Ku rapihkan letak selimut untuk menutup tubuhny a dan segera beranjak dari tempat tidur..membuat sarapan.

Hmmm apa yang akan aku buat hari ini..yang ada dikulkas hanya beberapa lembar roti gandum, keju dan beberapa ikat sayuran. Salahkan seseorang yang tak mengizinkanku bahkan hanya untuk berbelanja keluar membeli kebutuhan dapur. Ah…bahkan dia belum menghubungiku dari kemarin…dasar tuan sok sibuk!!.

Baru aku melangkah untuk mengambil pisau dilemari, telepon rumahku berbunyi dengan nyaringnya. Aissshh…siapa yang menelepon pagi-pagi begini…Awas saja kalau manajer oppa, akan aku omeli dia sampai tak berani menelepon lagi dipagi begini.

“Yeoboseo…Soo?”

“Oppa..”

“Kenapa lama sekali mengangkat teleponnya?” ucap orang disebrang sambungan, aku mengurungkan niat mengomel setelah mendengar suara ini, suara orang yang ku rindukan.

“Oppa..Nan jongmal bogoshipo, kenapa kau baru menghubungiku? Aku bosan sekali dirumah terus.” Rajukku pada suara disebrang sana. Dia adalah tunanganku, Jungso oppa seorang komandan khusus pelatihan Bodyguard…keren kan kekeke..kerjasama kepolisian Seoul dan Busan yang sebulan ini bertugas di Busan.

“Kau ini,,selalu saja. Apa susahnya menjawab dulu sapaan dan pertanyaan oppa. Ne..Nado nan jongmal bogoshipo.”

Kekeke..walaupun nadanya kesal tapi jungso oppa tak pernah marah padaku.

“Ah mian oppa, habis aku bosan dirumah hanya ditemani Sulli. Manager oppa hanya sesekali mengunjungiku..Oh ya, tadi aku sedang membuat sarapan,oppa sudah sarapan?” tanyaku kemudian.

“Sambil sarapanlah..oppa belum sarapan karena harus memimpin apel pagi. Ada beberapa hal yang akan oppa sampaikan…” Jungso oppa terus berbicara, sementara aku melangkah kembali menuju dapur, melanjutkan kegiatankuyang tertunda. Telepon nir kabel ini terus kutempel ditelinga kiriku, mendengar apa yang akan jungso oppa sampaikan.

“Aku sudah berbicara pada manajermu dan memintanya untuk mengcancel jadwal-jadwalmu yang berhubungan dengan dunia entertainment…Maafkan oppa.. Soo, kau pasti sedih karena tak bisa beraktifitas seperti biasa. Tapi yakinlah, ini demi keselamatanmu..tak akan lama, hanya sampai proses persidangan selesai dan pembunuh tuan Han dihukum seberat-beratnya.”

Aku menghela nafas. Pasti seperti ini kejadiannya…mau bagaimana lagi..

”Ne Oppa, aku tau itu” ucapku pasrah.

“Sebagai kompensasinya, Oppa akan menarik semua polisi yang berjaga di rumahmu..”

“Kyaaaaaa…gomawo Oppa, aku sudah bosan terkurung dirumah dan ketika mau keluar selalu ada rombongan polisi yang mengikutiku. Sebenarnya aku ini saksi atau tersangkanya sih..” Gerutuku padanya, tapi aku tetap senang luar biasa mendapat kabar ini.

“Kau ini..jangan senang dulu, Oppa tak akan pernah membiarkanmu dan Sulli tanpa pengawasan, sebagai gantinya besok Oppa akan mengutus seorang Bodyguard kepercayaan Oppa dan 2 rekannya..untuk melindungimu!”

Sooyoung POV End

Author POV

Seperti anak kecil yang diberi balon dan pada akhirnya balon itu meletus, Sooyoung tak habis fikir dengan tunangannya..”Mengutus Bodyguard?” .. Kenapa tidak jungso saja yang datang dan melindunginya!!

“Oppa…Andew!!” teriakan Sooyoung memecah keheningan pukul 06.01 a.m KST

“Aku hanya butuh oppa, bukan Bodyguard!! Aku akan mogok bicara pada oppa, jika oppa tetap melakukannya. Dan kupastikan, Bodyguard itu tidak akan tahan menjagaku” ancam Sooyoung.

“Mian Soo, oppa tidak bisa. Kau pasti menyukai Bodyguard dan anak buah oppa…dia sangat lucu dan ramah. Bertahan lah Soo, hanya sampai semua ini berakhir…Saranghae”

Telepon terputus tanpa sempat Sooyoung membalas perkataan Jungso, ia bisa apa lagi jika tunangannya sudah memutuskan seperti itu.

Lucu dan Ramah?? Hmmm kita liat saja besok.

~~~My Bodyguard~~~

Apel siaga pagi ini berjalan dengan tertib seperti biasanya, selain beberapa amanat tentang disiplin dan kerja keras, komandan mereka juga mengumumkan bahwa ada 3 agen yang akan segera ditugaskan ke Seoul.

Diantara barisan agen yang tenang dan khusyuk mendengarkan intruksi-intruksi komandan mereka, ada 2 orang agen yang tengah seru berbisik-bisik.

“Kyu~ah..aku tak menyangka kita akan ditugaskan bersama.” Bisik Shindong.

“Heii, aku juga akan ke Seoul bersama kalian..aku tidak sabar bertemu dengan calon klien kita yang katanya yeoja dan ia selebritis terkenal” Timpal Siwon tak mau kalah.

“Sudahlah Hyung,,kita akan bertugas mempertaruhkan nyawa, bukannya mau rekreasi ketaman hiburan.” Kyuhyun menanggapi keantusiasan 2 rekannya dengan tanpa ekspresi karena ia masih berusaha fokus mendengarkan komandannya didepan.

“Aisshh kau membosankan sekali,,setidaknya bersenang-senanglah sedikit Kyu” Siwon segera menyeret Shindong untuk ikut berkemas bersamanya, karena memang apel siaga pagi itu telah usai dan semua agen mulai bubar menyongsong aktifitasnya masing-masing.

~~~My Bodyguard~~~

Esok hari dirumah Sooyoung..pagi-pagi sekali jungso sudah datang mengantarkan Bodyguard untuk Sooyoung yang ia janjikan kemarin.

Sulli, Sooyoung, Jungso, Manager Sooyoung dan dua rekan Kyuhyun yaitu Siwon dan Shindong tengah berbincang di ruang tamu.

Sooyoung sedari jungso datang sudah menggelayut manja dan tak mau melepaskan gandengannya pada lengan lelaki itu.

Mereka memang jarang bertemu, sekalinya bertemu malah dalam situasi yang menyebalkan seperti ini..itu menurut Sooyoung.

Sooyoung POV

Kami sedang berbincang-bincang ringan mengenai kelanjutan persidanganku yang akan dilaksanakan lusa diruang tamu rumahku. Sulli sedang bercanda dengan anak buah Jungso oppa yang aku ketahui namanya Siwon dan Shindong oppa, mereka cepat sekali akrab kekeke

Aku masih nyaman menggandeng lengan lelaki yang tengan duduk disebelahku, jarang sekali ia mengunjungiku..yahhh walau kali ini ia datang dengan Bodyguard sok itu.

Oh iya..soal Bodyguard sialan itu, jauh sekali dari yang dikatakan jungso oppa bahwa ia lucu dan ramah..ramah apanya?? lucu apanya?? pertama kali bertemu dan melihat wajahnya saja sudah membuatku muak padanya, apalagi yang sedang ia lakukan sekarang ketika kami sedang santai mengobrol.

“Oppa apa yang dilakukan Bodyguard itu?? Kenapa dari tadi ia mondar mandir diseluruh ruangan rumahku, tidak sopan sekali” bisiku pada Jungso oppa sementara yang lain tengah sibuk menyantap sarapannya.

“Ia sedang menjalankan tugasnya Soo, mengecek setiap sudut untuk mengetahui detail rumah ini.” Jelas jungso oppa.

“Dan juga..jangan panggil dia “Bodyguard itu”..dia punya nama Soo..namanya Cho Kyuhyun atau kalau kau mau bisa memanggilnya Kyu” tambahnya.

“Terserahlah..aku harap ia tidak lama bertugas disini”.

“Jangan seperti itu,, ia bodyguard terbaik yang agen kami punya. Ia akan baik padamu jika kau mau bekerjasama dan menuruti intruksinya”

Teruussss saja jungso oppa membaik-baikan si Cho Kyuhyun itu, aku semakin tidak mau dilindungi olehnya…tidak akan pernah.

Sooyoung POV End

Author POV

Kyuhyun telah selesai mengecek seluruh ruangan rumah Sooyoung bahkan sampai kamar tidur dan kamar mandi pribadi gadis itu, kemudian ia bergabung dengan yang lainnya diruang tamu karena panggilan komandannya.

“Kyu,kemarilah..” panggil jungso.

“Apa yang kau butuhkan untuk memperlancar tugasmu??” imbuh jungso.

“ Tadi aku mengecek jendela dikamar dan kamar mandi nona.. tampaknya harus diganti dengan kaca tak tembus pandang dan anti peluru hyung” jelas kyuhyun. Ketika kyuhyun mau menjelaskan lebih detail temuannya..seseorang berteriak histeris..

“Yakkk neo,,siapa bilang kau boleh masuk kekamarku? Apa kau tidak tau privasi Kyu~ssi?” teriak sooyoung, membuat ruangan itu sunyi sesaat dan orang-orang yang ada disitu menghentikan aktifitas..mengalihkan pandangan kearah mereka bertiga.

“Soo..mengertilah, Kyu hanya menjalankan tugasnya” bela jungso.

“Oppa..kenapa kau selalu membelanya, apa kau rela membiarkan lelaki asing ini masuk kekamar tunanganmu??..jawab aku?? ..“

Emosi sooyoung semakin meluap-meluap mendapati tak ada yang membelanya melawan kyuhyun. Ia segera melangkahkan kaki menuju kamarnya dilantai 2.

Sooyoung berbalik dan berteriak untuk terakhir kalinya “Aku membencimu” sorot matanya tajam menatap kearah Kyuhyun.

Sulli POV

Aku menyaksikan apa yang terjadi dihadapanku, tak biasanya eonni seemosi ini.

Jungso oppa meliriku, memberikan isyarat untuk menyusul menemani eonni.

“Ahh mianhanda Kyu oppa, Soo eonni memang seperti itu dengan orang baru..mungkin ia perlu waktu untuk beradaptasi atas kehadiran oppa bertugas disini” bungkuku merasa tidak enak.

“Ne..gwenchana Sulli~ssi..aku akan cepat terbiasa” balas Kyuhyun oppa sambil tersenyum ramah.

“Panggil aku sulli saja oppa” protesku yang hanya dibalas usapan lembut di kepalaku olehnya.

“Semuanya..aku permisi keatas” pamitku untuk segera menyusul eonni.

Sulli POV End

Author POV

Keadaan kembali seperti semula setelah Sulli pergi, Shindong dan Siwon terlihat bergegas keluar mengambil koper dan barang-barang mereka lainnya.

“Ehmm Kyu, perkenalkan ini manajernya Sooyoung..”

“Dan manajer Kim, perkenalkan dia Cho kyuhyun yang mulai hari ini bertanggung jawab untuk melindungi Sooyoung” jelas Jungso.

Kyuhyun dan manajer kim pun saling membungkuk hormat kemudian berjabat tangan.

“Senang bertemu denganmu Kyu~ssi, kalau ada apa-apa jangan sungkan untuk mengatakanya padaku” ucap manajer Kim.

“Ah..kamsahamnida Kim~ssi, kebetulan aku ingin sedikit mengobrol denganmu mengenai kebiasaan nona jika diluar rumah”

“Oh baiklah, kajja kita ngobrol sambil berjalan kedepan saja..sekalian aku pamit karena ada urusan”

Manajer kim berjalan kearah pintu diikuti oleh kyuhyun setelah sebelumnya berpamitan pada Jungso.

Setelah mereka sampai di dekat BMW milik manajer kim, manajer kim menghentikan langkahnya dan mulai berbicara..

“Sooyoung adalah artis pendatang baru yang tengah naik daun, sikapnya yang ramah dan ceria membuatnya disukai banyak orang bahkan dikalangan artis sendiri..yah itu semua sebelum peristiwa sebulan yang lalu terjadi, dimana ia tanpa sengaja melihat pembunuhan terhadap tuan han.” Manajer kim menghela nafasnya..ikut merasakan apa yang sooyoung alami.

“Sejak saat itu terror terhadapnya terus berdatangan karena ia dengan berani menyatakan mau menjadi saksi atas peristiwa pembunuhan tersebut dan tunangannya yang itu adalah komandanmu mulai mengetatkan pengawasan terhadapnya..termasuk usahanya mengutusmu untuk melindungi Sooyoung” lanjut manajer kim sambil memainkan kunci mobil ditangannya, sementara kyuhyun diam mendengarkan.

“Ah aku lupa, kau pasti suda mempelajari tentang itu” sadarnya.

“Gwenchana Kim~ssi..oh ya, apakang nona mempunyai teman di dunia entertainment? “

“Banyak yang dekat dengannya tapi yang paling dekat hanya dongsaengnya saja, yaitu sulli” jelas manajer kim

“Yang tidak suka?” cecar kyuhyun.

Manajer kim tampak berusaha mengingat-ngingat..”Selama ini kurasa tidak ada”

Berarti selama ini terror-terror itu datang dari pihak-pihak yang tidak ingin sooyoung menjadi saksi dalam kasus pembunuhan ini..berarti kami bisa fokus pada dalang dibalik pembunuhan ini yang mengancam nyawa nona..Simpul kyuhyun.

“Oh ya ini kunci mobil Sooyoung, selama ini aku yang membawanya karena aktifitas keartisannya..tapi sekarang, lebih aman jika ia menghindari area-area public” ucap manajer kim sambil menyodorka kunci Audi putih susu milik sooyoung.

“Bagi seorang artis, mobil adalah rumah keduanya..Sooyoung biasa beristirahat atau bercanda dengan sulli ketika break syuting atau pemotretan didalam mobil ini” Kyuhyun mengangguk membenarkan.

“Didalam mobil ini terdapat barang-barang kebutuhan sooyoung menjalani aktivitasnya..baju-baju, sepatu, make up dan asesoris semuanya ada di jok belakang”

Detail sekali orang ini, pasti Sooyoung tidak jauh beda dengannya..batin kyuhyun.

“ Sooyoung itu sangat fashionable, jangan heran kalau ia menghabiskan waktu berlama-lama hanya untuk shopping..kekeke…tapi aku salut padanya ia tidak pernah menggunakan sepeserpun uang tunangannya untuk shopping, ia selalu membelanjakan uang pribadinya..walaupun jungso begitu loyal dan memanjakannya” cerocos manajer kim.

Ternyata tanpa dikorekpun , orang ini sudah memberikan banyak informasi bagi kyuhyun. Ia tidak menyangka pribadi sooyoung begitu sulit ditebak. Diawal ia menjudge sooyoung adalah gadis manja yang berlindung di ketiak komandanya..tapi ternyata..membuatnya bingung dan penasaran😀

“Baiklah kim~ssi, kamsahamnida untuk infonya. Aku tidak mau kau dimarahi karena terlambat akibat tertahan disini bersamaku” canda Kyuhyun.

“Kau ini lucu juga ternyata..baiklah selamat bertugas” pungkas manajer kim sambil menaiki BMW nya dan meluncur meninggalkan halaman rumah Sooyoung.

Kyuhyun kembali kedalam dan menemukan Shindong tengah menyeret kopernya menuju lantai 2. Ia bergegas membantu shindong membawa koper-kopernya ke sebuah ruangan yang ternyata disitu sudah ada komandannya.

“Gomawo hyung, maaf merepotkanmu” ucapnya pada shindong.

“Ne..kau harus membayarnya dengan mentraktirku seloyang pizza” kekeh shindong kesenangan, kyuhyun?? Ia hanya tersenyum mendengar penuturan shindong.

“Kau ini..makan saja yang kau pikirkan” omel jungso.

Jungso menjelaskan bahwa ruangan itu adalah kamar yang akan kyuhyun tempati selama bertugas melindungi Sooyoung. Demi kemudahan menjalankan misinya selain kamar kyuhyun yang bersebelahan dengan kamar sooyoung, jungso juga menyuruh kyuhyun melengkapi kamar tersebut dengan kendali CCTV untuk memantau seluruh ruangan dirumah itu minus kamar Sooyoung yang sedari pemiliknya marah belum terlihat terbuka.

“Apakah ada lagi yang kau perlukan Kyu?

“Untuk saat ini cukup Hyung.” Jawab Kyuhyun sambil merapikan pakaiannya kedalam lemari.

“Aku mengandalkanmu untuk misi ini…dan jangan mengecewakanku”

“Siap ..Laksanakan komandan.” Hormat Kyuhyun.

~~~My Bodyguard~~~

Kyuhyun POV

Beres berkeliling mengecek kembali keadaan rumah ini setelah tadi sempat beristirahat sebentar dan memebersihkan badan. Aku, Shindong dan Siwon Hyung ditemani Sulli .. makan malam di meja makan dengan santainya.Tapi, Nona tidak terlihat bergabung karena kata Sulli sedari tadi ia juga menutup kamarnya untuk Sulli.

Jam dikamarku sudah menunjukan pukul 00.07 a.m KST,aku belum ingin terlelap karena menghawatirkan nona yang belum makan sedari siang. Aku memutuskan bangkit dari depan komputer kendali CCTV  dan melangkah menuju dapur.

Kyuhyun POV End

Author POV

Kyuhyun  berinisiatif untuk minta maaf dan membawakan nonanya itu makan malam walau resiko Sooyoung sudah terlelap lebih besar..yahh coba saja dulu.

TOK…TOK..TOK

3 detik tanpa jawaban..

TOK..TOK..TOK

30 detik tanpa jawaban

TOK..TOK..TOK

Kyuhyun mengetuk untuk terakhir kalinya, ia memutuskan akan kembali kekamar jika masih tak ada jawaban dari dalam kamar.

Hasilnya nihil..tak ada jawaban.

Ketika kyuhyun berbalik dan memutuskan pergi dari depan pintu kamar sooyoung, ia mendengar isakan dan teriakan yang tercekat. Ia segera berbalik dan kembali berusaha mengetuk pintu.

“Nona..nona..ini aku kyuhyun” panggilnya namun tetap tak ada jawaban yang ada teriakan tercekat Sooyoung semakin keras saja.

“Nona..apakah anda baik-baik saja?..” Tanya Kyuhyun merubah ketukan menjadi sedikit gedoran dipintu.

“Jangan….a a a Kumohon”  teriak orang didalam yang dipastikan itu suara Sooyoung.

Kyuhyun POV

Aku hawatir terjadi apa-apa dengannya, akan lama kalau harus membangunkan Sulli dan kedua rekanku.

“Nona..aku akan masuk” teriaku sambil berusaha memasukan kunci cadangan kamar yang jungso berikan.

Hana..Dul..Set..Cekrek

Aku membuka pintu itu tak sabaran dan mendapati nona terbaring di kasurnya dengan gelisah. Kuputuskan untuk mendekatinya secara perlahan.

Masih dalam kondisi mata tertutup, ia terus terisak dan sesekali berteriak tercekat dan teriakannya pun seperti yang tadi aku dengar…tampaknya ia mimpi buruk.

Aku beranikan diri duduk di samping ranjangnya dan berusaha membangunkannya setelah menaruh nampan di meja rias.

“Nona..bangunlah” butuh keberanian yang besar untuk membangunkannya mengingat tatapan terakhirnya padaku, apalagi aku sekarang juga menepuk pipinya supaya ia bangun.

Tanpa membuka matanya ia langsung berhambur memeluku, aku terkesiap dan merasa sedikit sesak diwaktu bersamaan karena pelukannya yang terlalu erat.

“Nona..” aku berusaha menyadarkan perbuatannya yang mungkin diluar keinginannya, dan berusaha melonggarkan pelukannya.

Mata bulat itu mulai mengerjap dan menatapku masih dengan sisa air mata disudut dan bulu matanya…indah.. Aisssh apa yang aku pikirkan.

“Neo…” lirihnya, kemudian…

“Yarrrrrkkkkk…apa yang kau lakukan??!! “ teriaknya memekakan pendengaranku.

Aku segera bangkit dan mundur beberapa langkah. Aku berusaha membuka mulut untuk menyampaikan alasanku berada dikamarnya. Tapi…

“Apa yang kau lakukan dikamarku, babo!” teriaknya sambil menarik selimut menutupi seluruh tubuhnya kecuali kepala.

“Pergiiiiiiiiiiiiiiiiiii….” Tanpa sempat membuka mulut aku mendengar teriakannya lagi, kemudian Sulli masuk dan mendekati Sooyoung.

“Eonni ada apa?? Kenapa berteriak…” tanyanya tanpa menoleh kearahku.

“Tanyakan saja pada Bodyguard sialan itu…” teriak Sooyoung kembali menatap tajam kearahku.

Sulli akhirnya menatapku meminta penjelasan.

“Oppa ada apa? Kenapa malam-malam oppa ada dikamar eonni??..”

Tanpa menjawab pertanyaan sulli, langsung kutarik tangannya untuk keluar kamar. Aku menjelaskan semua yang terjadi dan sulli mengangguk faham.

“Maaf oppa,eonni memang selalu mimpi buruk setelah peristiwa ia menyaksikan pembunuhan itu” jelas sulli.

Aku baru tau bahwa Sooyoung setertekan ini akibat peristiwa itu..sungguh gadis malang.

“Aku akan bicara padanya soal alasanmu masuk kekamarnya” tambah sulli.

“Ne..terimakasih.” ucapku dan berlalu menuju kamarku..benar-benar hari yang penuh kejutan.

Kyuhyun POV End

Sejak saat itu, Kyuhyun berjanji akan selalu terjaga didepan kamar nonanya ini setiap malam. (Author: Kyuuuuu aku padamuh, bebeh #dideathglare sparkyu kekeke)

~~~My Bodyguard~~~

Sudah seminggu Kyuhyun bertugas. Hubungan Bodyguard dan nonanya kini jauh lebih manusiawi kalau boleh dikata karena Sooyoung mulai berhenti berteriak dan memanggil Kyuhyun dengan embel-embel “Babo”..”Sialan”..dan sebangsanya, walau kadang masih kalau dalam hatinya.

Hari ini sidang perdana kasus pembunuhan tuan Han, Sooyoung sudah diwanti-wanti untuk tidak terlambat bangun tapi mimpi buruk kembali menganggu tidurnya..alhasil bukan hanya ia yang kesiangan tapi juga Kyuhyun walau Bodyguard itu tak seterlambat nonanya tersebut.

Pagi-pagi sudah terjadi kegaduhan di rumah bergaya minimalis tersebut, siapa lagi pelakunya kalau bukan Sooyoung yang panik karena harus cepat-cepat bersiap kepengadilan, beruntung Sulli sedang ikut kemah ditemani Shindong dan Siwon, kalau tidak gadis itu akan sibuk mengomeli nonanya yang akan terlambat.

“Nona..aku tunggu anda dimobil” ucap kyuhyun yang baru melihat kaki Sooyoung menjejak tangga penghubung lantai 2 dan lantai 1.

Kyuhyun tau nonanya akan sedikit lama karena ia pasti menyambar dulu sarapannya di meja makan.

Kyuhyun bergegas melangkah kearang mobil dan mengeluarkan metal detector miliknya untuk mengecek keamanan mobil tersebut.

Tak lama setelah ia siap dibelakang kemudi, Sooyoung masuk mobil dan duduk  dengan santainya.

Mengetahui sang nona sudah duduk manis ditempatnya, kyuhyun segera melajukan mobil tersebut meninggalkan halaman rumah sooyoung yang lumayan luas.

~~~My Bodyguard~~~

Kyuhyun yang sedang fokus ke jalanan, mengandarai Audi putih susu terbaru milik Sooyoung semakin meningkatkan kecepatan laju mobil itu ketika diliriknya jam sudah menunjukan 08.30 KST, itu artinya mereka hanya punya waktu 30 menit untuk sampai di gedung pengadilan.

“Ya ya ya apa kau mau membunuhku eoh? Teriak Sooyoung dari belakang, ia masih berkutat dengan Sandwichnya yang belum sempat ia santap karena buru-buru tadi.

“Kalau anda terbunuh, maka aku yang akan lebih repot nona Choi” alih-alih merendahkan kecepatan mobil yang ia bawa, Kyuhyun malah semakin lihai menyalip beberapa mobil yang menghalangi laju mobil mereka.

“Hmm tak sia-sia di Kamp aku pernah nekat mengendarai mobil Ferari milik komandan, ternyata sekarang ada gunanya” Hanya sebuah gumaman yang pasti tak didengar oleh Sooyoung yang sekarang tengah sibuk merapikan tatanan rambutnya.

“Aissshh jinja, Kyu ssi aku belum mengganti pakaianku..bagaimana ini?

Kyuhyun  melirik kearah spion depan yang tepat memantulkan sosok Sooyoung, dilihatnya gadis itu masih menggunakan piama kotak-kotak beserta sandal rumah yang menurutnya kekanakan sekali..sandal boneka Toy Story -___-.

“Sebaiknya anda mengganti pakaian dimobil saja,,”

“What??” Sooyoung tak habis pikir.

“ Kita tak punya banyak waktu untuk mencari tempat berganti pakaian,,”

“Apa kau gila??” Kembali Sooyoung mencoba menginterupsi.

“Lagipula, biasanya anda membawa cadangan pakaian di jok belakang kan?!,,”

“Di depanmu?? Andeeeeew!!! “ jeritan Sooyoung membuat Kyu sedikit kehilangan konsentrasi dan nyaris menabrak markah jalan, untunglah ia masih dapat menghindar dan kembali ke jalur yang benar.

“Ya sudah, kalo begitu anda cukup memakai Piama itu ke pengadilan dan tak perlu berdandan lagi, I’ts so simple.” Kyuhyun berusaha menahan kekehannya, ketika melihat ekspresi Sooyoung setelah mendengar perkataannya.

Sooyoung menatap dirinya yang menggunakan Piama bergantian menatap Kyuhyun lewat Spion dan melirik ke belakang jok,ia tau tak ada pilihan lain sekarang.

“Sana,,fokus menyetir. Awas kalau kau berani melirik ke belakang” peringatan sooyoung hanya ditanggapi kekehan kecil kembali oleh Kyuhyun, ia tau nonanya ini tidak akan mau bertemu dengan orang dengan piama yang masih melekat ditubuhnya..harga diri seorang Choi Sooyoung.

Kyuhyun POV

Aku sudah tak mendengar lagi protesan-protesan dari Sooyoung, apakah ia baik-baik saja dibelakang. Aku ingin menoleh untuk memastikan, tapi mengingat ancamanya membuatku mengurungkan niat tersebut.

“Nona, apakah anda baik-baik saja? Kuputuskan untuk bertanya saja tanpa menoleh seperti yang ia minta.

“Kyu~sshi..” suaranya menandakan ia tidak baik-baik saja.

“Ne, Wae??” ada apa dengan gadis ini.

“Sebenarnya…”

Kyuhyun POP End

Sooyoung POV

Setelah aku memutuskan untuk berganti pakaian di mobilku saja, aku mulai mempersiapkan baju yang akan aku pakai, tentunya yang sudah kupersiapkan di jok belakang.

Aku memastikan si Bodyguard sok itu tidak melirik kebelakang, tepatnya kearahku. Tak lupa memastikan kaca mobilku memang tidak tembus pandang dari luar, karena itu yang kuminta padanya..untuk privasi.

Selain tidak tembus pandang, dia juga memastikan bahwa kaca mobil ini anti peluru seperti kaca di rumah…kekeke keren kan mobilku. Aishh kenapa jadi membicarakan mobil ini dan si Bodyguard so itu.

Aku mulai berkutat dengan baju2ku, aish kenapa baju ini yang ada di jok belakang.

Aku membolak balik kemeja putih transparant dengan kancing senada didepannya,tak lupa juga dalaman kemeja ini yang lebih menyerupai bikini bertali di belakang ketimbang dalaman yang kufikir berupa tanktop -____-

Aish bagaimana ini, akan lebih sulit memakai baju ini tanpa bantuan orang lain, huffft andai Sulli tidak pergi kemah dan bisa ikut…ahhhh othoke??

Oke aku mulai dengan membuka atasan piamaku, siapa tau aku bisa mengakalinya nanti, yah semoga.

Sooyoung POV End

Author POV

Akhirnya Sooyoung berhasil membuka atasan piamanya dengan cukup gampang, dan kini yang tersisa tinggal Bra hitam berendanya yang menutupi sebagian dadanya yang lumayan besar.

“Aishh orang ini, kenapa tidak menurunkan kecepatan disaat aku ganti baju, aku jadi kesusahan begini karena terantuk kesana kemari” gerutu Sooyoung, lebih tepatnya menggerutu pada diri sendiri, karena takut didengar Kyuhyun dan akhirnya namja itu menoleh ke arahnya..sangat sangat berbahaya kalau itu terjadi.

Sooyoung POV

“Ahhh othoke?? Ternyata memang tidak bisa..eommaaa..haruskah aku meminta bantuan Bodyguard itu” batinku.

Saat bersamaan dengan ke frustasianku memasang dalaman kemeja ini, tiba-tiba Kyu berbicara,

“Nona, apakah anda baik-baik saja? Ujarnya. Dia pasti heran kenapa dari tadi aku tidak berisik dan tak mengomel ke padanya -___-..gara gara baju sialan ini.

“Kyu~sshi..” ahhhhhrggg apa aku menyerah saja  untuk minta bantuanya, kalau tidak aku bisa tidak memakai baju dan masuk angin kalau begini caranya -____- Baiklah sekali ini saja..

“Ne, Wae??” jawabnya singkat dan pastinya tidak berani melirik kebelakang kekeke

“Sebenarnya…” aku gugup tentu saja, aku menyembulkan kepala dan meraih atasan piama untuk menutupi  dadaku sampai perut.

“Bisakah kita berhenti di bawah pohon itu..” tunjuku pada pohon dipinggir jalan di depan kami,mendongak diantara jok supir yang diduduki Kyuhyun dan Jok disampingnya.

“Dan bantu aku…bantu aku memakai pakaian” Blusssh,,memerah sudah wajahku, walau aku tau Kyu tidak mungkin berani menengok kebelakang, tapi aku maluuuuuu.

“Ne???” kaget Kyu, kentara sekali dari nada pertanyaannya, bersamaan dengan itu dia mengerem yang membuatku terantuk ke depan,sehingga piama yang kugunakan untuk menutupi bagian atasku sedikit tersingkap.

“Kyaaaaaaa”

CKIIIIIIIIIIIIITTTT,,,

-TBC-

Hohoho gimana..gimana? pasti pada pengen ngelempar sandal kesaya kan?? Tiba2 TBC nongol..soalnya belum kebayang mereka mau diapain lagi (?) sama otak saya. cha.. keep waiting for next part ya..Gamsahamnida😀

32 pemikiran pada “THE BODYGUARD FROM BUSAN [Part 2]

  1. Wadudududhh itu scene akhirnya agak berbahaya tuh kan soo unnienya *ehem* belom pake baju dengan bener hahaha..
    Mwo disini soo unnie tunangannya jungso? Jungso leeteuk? Atau bukan? Trus kyuyoungnya gimana? Sahabatan?

  2. adch agak bingun ma abju ang di pakai soo…………………

    wach soo tunangannya teukppa ga’ nyangka…………………Aneh jadinya………..

    penasaran konfliknya baru mo di mulai.asek asek asek

    q tunggu thor

  3. Huaaa soo sebel bgt ma kyu! Jangan gt soo, ntar cepet cinlok lho sama kyu~😛
    Sulli baek bgt ya?!😀 Seru! Next kyuyoungnya di perbanyak~😀

  4. omo soo itu tunangan’a jung so ntar gmn dgn kyu masa hrs ngalah sama komandan’a…cepat dilanjut chingu apa yg terjadi ma kyuyoung

  5. Aku mulai curiga nih Jangan2 nantinya Kyu suka sama Soo..

    Lalu nasibnya Jungso bagaimana? dia kan komandan Kyu..Kasian dia..Oh ya
    jungsoo itu lee teuk kan?
    sebenernya mau protes sih..kenapa yang jd tunangan Soo itu Lee teuk
    knapa ga Changmin ,Kris ajah.. tp y gpplah..

    Kyu diminta bantuin make pkaian Sama Soo?
    bakal macem macem ega tuh?
    kuharap sih iya hehehe😀

  6. Seperti biasa. Kyuyoung selalu kayak anjing dan kucing.

    Gila! Penjagaan kyu ama soo ketat abiss..
    Top cer ddah!

    Ketawa pas baca alasan jungso milih kyu jadi bodyguardnya soo. Kkeke

    Nezt ~~

  7. ohh jadi jungsoo tunangan soo onnie -.- eoh trus kyu gmna ? :3 hhhmm

    kkk siKyu disuruh soo onnie buat bantuin make bajunya ? Omonaa😀 ckck kyu jngn tergoda eoh!! #plakk

    onnie next ff, Hwaiting ne^^

  8. oow jd tunangannya Teuki oppa? waduuh..
    huaaah Soo unnie mw dbantuin mke bju sma Kyu oppa?? waduuh gawat jg itu.. kkk

  9. ff.y keren loh,, author detail baget dh kya.y,, org.y sgt menghargai wktu dh tuh, bukti.y smpe jam di ff.y detail bgt.. kkkk

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s