THE BODYGUARD FROM BUSAN [Part 5]

THE BODYGUARD FROM BUSAN [Part 5]

Author : Puppy_KY

Cast : Choi Sooyoung SNSD, Cho Kyuhyun Super Junior And Other.

Genre : Romantic Action, Family, Friendship.

Length : Series ^^v

Ratting : PG 17

Disclaimer : FF ini terinspirasi dari sebuah Film Action Drama Hongkong “The Bodyguard From Beijing”  ^^..tapi keseluruhan jalan cerita ga akan sama karena kuubah sesuai imajinasiku tentang karakter My Lovely pairing KYUYOUNG, dan kenapa Jungso oppa a.k.a Leeteuk SJ yang jadi tunangan Sooyoung disini..karena aku rindu sama dia ^__~ jadi berusaha menghadirkan sosoknya di FF aku…ia juga cocok banget meranin karakter ini soalnya aku ngebayangin Leeteuk oppa dalam seragam militernya haha

Ga bosen-bosen (walau reader bosen mungkin :P) aku dedikasiin FF ini buat Author yang bikin FF Kyuyoung “ My Evil Buttler”…siapapun Authornya aku harap baca ini dan bisa ngelanjutin FF nya  Hwaitiiiing!!

~~~HAPPY READING~~~

 

Kyuhyun masih setia berjaga didepan toilet wanita restaurant kelas internasional itu, sesekali ia mendapati yeoja-yeoja yang keluar dari teolet itu melirik aneh padanya atau… entahlah ia memilih tak ambil pusing.

Kyuhyun POV

“Aww..”  kudengar teriakan dari dalam toilet. Apa yang terjadi? Aku harus kedalam. Kusiagakan baretta 92 yang ada di saku celanaku dan menyusul nona choi masuk toilet.

Seorang Yeoja berbaju backless hitam yang kutau itu nona choi tengah membantu seorang yeoja bule untuk berdiri.

“Anda tak apa-apa?” tanyaku memburu membantunya.

“Gwenchana. Dia terpeleset Kyu” jawab sooyoung mendirikan tubuhnya dan tubuh yeoja bule itu.

“Muchas gracias”  ucap bule itu yang kami fahami sebagai ucapan terima kasih. Kami jawab dengan anggukan kecil dan membiarkan sosoknya berlalu dan menghilang dibalik pintu toilet.

Kyuhyun POV End

Author POV

PRANG

Suara pecahan kaca dan jerit kegaduhan terdengar dari dalam restaurant.

“Apa yang terjadi kyu?” Tanya sooyoung mencengkram lengan kyuhyun.

“Saya belum tau nona, kita keluar sekarang juga..tetap ikuti saya” ucap kyuhyun dan menyampirkan jas yang ia kenakan pada tubuh sooyoung dan mengkancingkan satu kancingnya.

Apa yang mereka lihat di restaurant itu kini hanya asap yang memekakan pandangan dan api menjilat kemana-mana. Orang-orang yang panic berusaha berlomba—lomba keluar melalui tangga darurat.

“Soo..” panggil seseorang ditengah hiruk pikuk itu. Sambil terbatuk-batuk seseorang menyeruak kearah kyuhyun dan sooyoung.

“Oppa..gwenchana? apa yang terjadi? “ sooyoung bertanya pada sosok yang kini telah berada dihadapan mereka, park jungso.

“Aku tidak tau, kita harus segera keluar dari sini” balas jungso sambil menarik tangan sooyoung untuk ia bawa pergi.

“Kyu..” gumam sooyoung dan berbalik menatap kyuhyun.

Tatapan sooyoung kepada kyuhyun menyiratkan ia enggan pergi tanpa namja itu.

“Pergilah, saya akan mengecek jalan lain yang bisa kita gunakan.”

Mereka berpisah di lorong menuju toilet itu,kyuhyun mengecek keadaan sekitar dan berusaha mencari jalan keluar yang lebih cepat dan aman. Sementara jungso terus menarik sooyoung ikut berdesakan dengan orang-orang yang panik ingin turun lewat tangga darurat.

“Kyaaaa…api” teriak sooyoung menghentikan langkah jungso yang sedang menariknya.

Orang-orang termasuk jungso yang melongo seakan tak peduli ketika melihat api mulai menjilati ekor gaun hitam yang sooyoung kenakan, mereka hanya peduli pada nyawa mereka sendiri.

“Oppa..othokke? api…api..” jerit sooyoung berusaha mengibas-ngibaskan ekor gaunya. Tapi bukannya padam api tersebut malah semakin membesar.

Kyuhyun menghentikan langkahnya mencari pelarian yang aman dan bergegas mencari sosok sooyoung yang menjerit-jerit di tengah kerumunan.

Sebagian ekor gaun itu sudah hangus dilalap api, sebelum panasnya api menyentuh kaki jenjang sooyoung, kyuhyun segera berlari dan menarik sooyoung menjauhi kerumunan.

“Maaf” ucap kyuhyun.

Kret

Kyuhyun merobek tepat di sambungan bagian ekor gaun sooyoung dan gaun itu kini berubah jadi gaun mini 5cm diatas lutut.

“Yakkk apa yang kau lakukan Cho Kyuhyun” seseorang berteriak. Bukan..bukan pemilik gaun tersebut tapi jungso yang dikagetkan lagi oleh perbuatan anak buahnya.

“Tak apa, aku bisa membeli gaun yang baru jika itu yang oppa khawatirkan” ucap sooyoung dan menampilkan senyum simpulnya pada kyuhyun.

Kyuhyun tak ambil pusing, bahkan ia tak menyadari keanehan kalo nona choi yang gila fashion bisa merelakan gaun favorit dari perancang ternama Isabel marant telah kyuhyun robek.

Ketiga orang itu terus menghindari amukan api yang semakin membesar dan meluluhkan apa saja yang dilaluinya. Kyuhyun membawa sooyoung dan jungso ketepi sebuah jendela yang sudah ia pecahkan kacanya. Ia menarik paksa gordyn satu-satunya yang belum terbakar di restaurant itu dan mengikatnya menjadi simpul yang kuat lalu tak lupa ia ikatkan pada tiang penyangga restaurant yang cukup kuat.

“Apa yang akan kita lakukan kyu?” Tanya jungso berusaha mengatur nafasnya yang tersengal-sengal akibat asap yang semakin pekat.

“Kita akan mengambil jalan pintas, turun dari jendela ini lewat tali yang sudah ku juntaikan kebawah.” Jawab kyuhyun.

Tentu saja tali yang kyuhyun maksud adalah gordyn yang sudah ia ikat menjadi simpul,dan jungso tak cukup yakin tali itu akan kuat menahan bobotnya untuk sampai dengan selamat tepat dimana mobil mereka terparkir dibawah..ini lantai 2,yang benar saja bocah ini,batin jungso.

“Aku akan coba menerobos yang lain untuk turun lewat tangga darurat saja” putus jungso. Sebelum ia bergerak menunaikan niatnya itu, ia melirik ke arah gadis yang kini kelihatan tengah menimbang yang katanya jalan keluar yang kyuhyun tawarkan.

“Soo, kau ikut dengan oppa atau..” jungso menggenggam tangan gadis tinggi itu ragu.

“Aku coba cara Kyuhyun~ssi oppa, semoga kita bisa bertemu dibawah” ucap sooyoung melepaskan genggaman jungso pada tangannya dan kembali melihat ke bawah seolah mengukur seberapa tinggi lantai 2 itu jika ia terjatuh dari sana.

“Baik, semoga kalian berhasil” ucap jungso sambil berlari menerobos asap.

Suara mobil pemadam kebakaran sudah terdengar memekakan telinga orang-orang yang menyaksikan kebakaran di salah satu restaurant di kawasan gangnam itu dari jauh. Asap membumbung tingga mengelabukan langit seoul malam itu.

“Anda percaya pada saya kan?” Tanya kyuhyun bergegas mengambil ancang-ancang demi menyelamatkan nyawa mereka.

Pikiran untuk mundur dan memutar jalan tak akan ia ambil mengingat seluruh bagian restaurant itu sudah berubah jadi lautan api.

“Aku tak pernah seyakin ini sebelumnya” jawab Sooyoung mantap.

Kyuhyun yang seperti mendapat lampu hijau dari sooyoung segera meraih jasnya yang tadi digunakan oleh sooyoung kemudian mengikatkannya pada pinggang mereka berdua sehingga tubuh mereka kini seperti diikat menjadi satu.

“Jika anda takut, pejamkan mata saja” ucap Kyuhyun kemudian.

Sooyoung menuruti instruksi dari kyuhyun dan memejamkan matanya kuat-kuat. Ia hanya merasakan tubuhnya dibawa bergerak ke ujung jendela.

“Dalam hitungan kedua, lingkarkan tangan anda pada tubuh saya”

“Dalam hitungan ketiga, lingkarkan kaki anda pada pinggang saya dan kita akan melompat..siap?” Tanya kyuhyun memastikan gadis yang tampak bergetar dalam rangkulan tak sengajanya itu.

“Siap..” cicit sooyoung menyiapkan hatinya juga.

Hana..

Dul..

Set..

“Kyaaaaa….”

~~~My Bodyguard~~~

“M A K A N- M A L A M- Y A N G- M E N Y E N A N G K A N- B U K A N-

N O N A C H O I?

I T U- H A N Y A-P E R M U L A A N. T U N G G U- K E J U T A N- S E L A N J U T N Y A !!!”

Secarik kertas berisi rangkaian kata dari potongan hurup dari Koran kini tengah Kyuhyun remas, kegiatan paginya mengecek “bingkisan” untuk keluarga choi, pagi ini berbuah surat kaleng tersebut.

“Sial..mereka semakin berani saja” geram Kyuhyun.

Shindong POV

Pagi ini Kyu~ah mengumpulkan kami semua di ruang makan karena ada beberapa hal yang ingin ia sampaikan.

“Ehm selamat pagi, maaf aku mengumpulkan semuanya pagi ini” kyu berdehem memulai pembicaraan, aku dan siwon hanya saling tatap tak tau tujuan dibalik pertemuan ini.

“Hmm..kemarin malam hampir saja nona dicelakai ketika makan malam bersama jungso hyung nim” ucapnya menatap kami bergantian.

“MWO?”

“OMO..Eonni?”

Aku dan Siwon berseru tak percaya,begitu pula dengan Sulli yang terlihat kaget dengan berita yang Kyuhyun sampaikan mengenai eonninya.

Pantas saja mereka pulang hampir dini hari dari makan malam bersama jungso hyung. Dan kami yang sudah hampir terlelap cukup malas untuk mengecek kebawah.

“Aku tidak apa-apa, biar Kyu menjelaskan semuanya” kali ini suara soo nona yang menenangkan kekhawatiran dongsaengnya.

“Kita harus semakin waspada, karena mereka semakin berani menyerang nona didaerah publik. Dan mereka juga cukup cerdik merekayasa serangan itu seolah-olah bukan hanya ditujukan pada nona dengan cara membakar semua gedung restaurant tersebut.” Papar kyuhyun.

“Sebagai antisipasi, aku akan mengungsikan nona keluar kota,sementara Shindong hyung yang aku percayai dalam hal ini meningkatkan system pengamanan di rumah ini” tambah kyuhyun dan menatapku penuh kepercayaan.

“Sulli~ah, untuk saat ini study tour adalah pilihan teraman bagimu.Siwon hyung akan berangkat bersamamu dan shindong hyung akan menyusul setelah pekerjaanya selesai.” Ucap kyu~ah sambil mengelus lembut kepala sulli yang kebetulan duduk di samping kanannya.

“Aku rasa semuanya sudah jelas dengan rencana ini. Sepakat?”

“Setuju” kompak kami menjawab pertanyaan kyu~ah.

“Satu hal lagi..Tersangka pembunuh tuan Han, diberitakan telah kabur”

Kami hanya saling pandang, mempersiapkan diri menghadapi kengerian yang akan datang pada kami selanjutnya.

Shindong POV End

~~~My Bodyguard~~~

Semilir angin di senja itu, menghantarkan bau Laut yang Khas. Dua orang anak manusia kini tengah berada dalam sebuah mobil yang melaju tenang mengantarkan mereka sampai di Busan.

Bagi sang namja… bau Laut ini adalah bau kerinduan pada sosok-sosok yang mampu membuatnya melakukan pengorbanan apapun.

Mobil itu, mobil yang Kyuhyun kendarai, kini memasuki pekarangan sebuah rumah. Rumah Halmoninya.

“Nona, kita sudah sam…pai” perkataan Kyuhyun tertahan dilidahnya ketika mendapati orang yang diajaknya bicara,tengah terlelap damai.

“Sejak kapan, gadis ini tertidur..” Kyuhyun menggumam dan bergegas membuka Seatbelt nya dan Sooyoung. Ia membuka pintu mobil dan berjalan kearah pintu rumah.

“Halmoni…halmoni…aku pulang”  ucap kyuhyun sambil mengetuk-ngetuk pintu.

“Chamkaman..” jawab suara dari dalam rumah.

Kyuhyun POV

Terdengar suara pintu yang dibuka dari dalam..kupastikan itu halmoni..dan benar saja.

“Aigooo..anak nakal..kenapa tak langsung masuk saja, kau mau membuat tetangga terganggu eoh..” omelan halmoni seolah sudah menjadi sambutan selamat datang bagiku.

“Halmoni mengomel tapi matamu menyiratkan ingin aku peluk” ucapku menggodanya.

“Aishh, kau mulai berani ya..pada halmoni tua ini” ucapnya sambil memeluku erat..selalu.

“Eohh, kau bersama siapa Kyu?” Tanya halmoni merenggangkan pelukan kami, setelah matanya melihat kearah mobil yang ku tumpangi.

“Oh ya..aku lupa, gadis itu tertidur makanya tak biasanya aku mengetuk pintu..dia Nona Choi yang aku ceritakan”

“OMO..kau ini, cepat bawa ia masuk dan baringkan di kamarmu saja” ucap halmoni sambil memukul pelan kepalaku.

“Aww..Appo… Nah..nah, kenapa juga harus dikamarku?

“Aishh..cepat gendong dia, nanti ia bisa masuk angin. Lagi pula kau tau hanya kamarmu yang cukup rapi untuknya.. Kau tidur dengan si kembar saja.”

“Ndee” ..mau gimana lagi kalau halmoni sudah mengomel begitu.

~~~My Bodyguard~~~

Busan dipagi hari setelah semalam di guyur hujan,menyeruakan bau basah yang khas..bau tanah bertemu dengan terpaan sinar mentari..sungguh aroma terapi paling menenangkan.

Keheningan pedesaan di kaki gunung gemjeong itu, membuat Sooyoung betah berlama-lama di dalam kehangatan selimutnya.

“Lihat..lihat..tuan putri masih tertidur..” bisik Soohyun.

“Mana..mana..aku tak bisa lihat kau menghalangiku..” balas  Hyunsoo masih dengan bisikannya.

“Sssstt..nanti ia terbangun..ternyata ia lebih yeoppo dari Hyorin eonni..hihihi”

Kedua bocah kembar itu tengah asik mengintip Sooyoung yang masih terlelap di tempat tidur Kyuhyun, sebenarnya sooyoung sudah terbangun sejak dua bocah itu berbisik-bisik dekat pintu kamar, tapi ia memilih untuk membiarkan kedua bocah lucu itu terus berceloteh.

Sekilas ide jahil muncul dalam benaknya, ia menarik selimut menutupi seluruh tubuhnya..kemudian…

“Huaaaaahahaaaaaaa akuuuuu gwishin hihihihihi”

“Kyaaaaaaaaa” seketika Hyunsoo dan Soohyun berlarian di kamar kyuhyun dan berusaha mencari tempat persembunyian, namun sia-sia karena sooyoung berhasil menangkap dan memeluk mereka bersamanya dalam selimut hangat itu.

“Hahaha…apa kalian takut?” Tanya sooyoung melihat wajah pucat dan lega kedua bocah itu, karena ternyata Gwishin yang menakut-nakuti mereka adalah sooyoung.

“Fiuhhh…kukira putri adalah gwishin yang akan memakan kami” jawab Hyunsoo polos di ikuti anggukan dan helaan nafas kembarannya.

“eh?? Putri?? Kenapa kalian memanggilku begitu??” ucap sooyoung sambil mengelus kepala bocah dipangkuannya.

“Mollaseo..oppa yang bilang kalau oppa bertugas melindungi tuan putri” kembali jawaban polos nan lugu meluncur dari bibir Hyunsoo dan kembali diikuti anggukan Soohyun yang membuat sooyoung gemas pada dua bocah itu.

“Benarkah?? Kalau begitu panggil aku putri Youngie..ottoke?”  ucap sooyoung sumringah.

“Arraso..kami suka panggilan itu.” Kini keduanya menjawab dengan kompak😀

Sementara itu…

“Kyu..”

“Kyu..”

“Kyu..Hei..kau sedang apa berdiri di depan pintu kamarmu sendiri? Bukannya halmoni memintamu membangunkan nona choi?” Tanya halmoni setelah beberapa kali melambaikan tangannya didepan wajah kyuhyun tapi tak ada respon dari namja itu…melamun? Terpesona?..sepertinya.

“Ehmm..sampai kapan kau akan melamun disitu, nona choi bisa mengiramu sedang mengintipnya kalau kau terus begitu” ucap halmoni kyu setelah melihat arah tatapan kyuhyun.

“Eh?..ah halmoni,aku baru akan membangunkannya tapi sepertinya si kembar sudah terlebih dahulu melakukan itu.” Ucap kyuhyun mengusap tengkuknya bingung dan kemudian berlalu meninggalkan halmoninya yang tersenyum penuh arti.

“Dasar anak muda..”

~~~My Bodyguard~~~

“Annyeong hashimika halmoni, Choi sooyoung imnida” sooyoung membungkuk memeperkenalkan dirinya dihadapan keluarga Cho.

“Maaf baru memperkenalkan diri di meja makan seperti ini” tambah sooyoung.

“Tak apa..duduklah, kita sarapan bersama..oh ya kau pasti sudah mengenal dua bocah nakal ini..mereka adalah dongsaeng Kyuhyun, Cho Hyunsoo dan Cho Soohyun lebih lengkapnya” ucap halmoni tersenyum ramah pada Sooyoung.

“Ne..ah mian kalau selama saya tinggal disini akan banyak merepotkan” tambah sooyoung sambil mengambilkan semangkuk nasi dan menyodorkannya pada halmoni, sebagai tanda penghormatan.

“Anggap saja kau sedang liburan disini dan jangan terlalu formal begitu”  jawab halmoni sambil memilihkan lauk kemudian meletakannya di mangkuk nasi sooyoung.

“Ayo cicipi, tak baik terus berbicara ketika makanan dihadapan kita” tambah beliau.

“Gamsahamnida, mari makaaaan” seru sooyoung diikuti Soohyun dan Hyunsoo.

~~~My Bodyguard~~~

Keesokan harinya, ditempat cuci piring sooyoung tengan berbincang-bincang seru dengan halmoni Kyuhyun. Halmoni menceritakan kalau Kyuhyun sedang pergi mengunjungi ibunya Hyorin yang tengah sakit mewakili dirinya sebagai balas jasa.

“Eoo..halmoni Hyorin~ssi itu siapa? Ucap sooyoung penasaran. Karena ia dengar halmoni selalu menyebut-nyebut Hyorin suka membantunya ini dan itu ketika beliau sakit.

“Hyorin~ssi itu teman Kyu sedari kecil, mereka menjadi dekat karena 3 tahun bersama di junior high school” jawab halmoni tanpa mengetahui yeoja disampingnya sedang memendam rasa ingin bertemu dengan Hyorin-Hyorin itu dan membandingkan langsung dengan dirinya.

“Begitu..” ucap sooyoung cemberut.

“Youngi~yaa..mau berapa banyak lagi sabun yang akan kau tuangkan?”

“Ah..mian halmoni hehehe” sooyoung tersenyum kikuk,menyadari kebodohannya karena perasaan yang tidak-tidak itu.

“Tak apa” balas halmoni dan tersenyum penuh arti.

Kyuhyun terdengar memasuki rumah dan menghampiri dua yeoja yang tengah berkutat dengan cucian piringnya.

“Aku pulang..” seru kyuhyun dan sempat mengambil air minum didekat kulkas.

“Kyu…”

“ada apa halmoni?” orang yang dipanggil segera menyahut dan mendudukan tubuhnya di meja makan.

“Kka..ajak youngie jalan-jalan..dia pasti bosan dari kemarin hanya bermain dengan sikembar dan membantu pekerjaanku” ucap halmoni sambil mengeringkan tangannya pada lap tangan.

“Tak apa halmoni..aku senang melakukannya” Sooyoung menggeleng merasa kasihan melihat kyuhyun baru datang tapi sudah diminta untuk membawanya jalan-jalan.

“Tak ada tapi-tapian..di sini banyak tempat yang bagus..kau pasti menyukainya..Kka”

“Sudahlah nona..anda tak akan menang berdebat dengan halmoni..bisa tambah panjang urusan”

“Nah itu kyu tau..sana bersiap”

“Baiklah..tapi aku bereskan cucian piringku dulu”

“Saya tunggu di mobil kalau begitu” ucap Kyuhyun menyambar jaket dan kunci mobil yang tergantung didekat foto kedua orangtuanya.

“Halmoni..boleh aku bertanya satu hal lagi?” Tanya sooyoung setelah memastikan kyuhyun benar-benar telah pergi.

“tanyakanlah..bukannya dari tadi kau sudah banyak bertanya hahaha”

“Itu..ah..Kyu~ssi itu orangnya seperti apa? Maksudku..jujur saja, selama ini kami belum terlalu akrab.”

“Jinja?? Ah aku lihat juga seperti itu..padahalkan kalian hampir seumuran..kenapa masih formal begitu”

“Entahlah..” sooyoung menggeleng kecewa.

“Kenapa tak kau tanyakan saja padanya langsung?”

“Begitu ya…” jawab sooyoung tampak menimbang-nimbang saran halmoni.

Piring-piring yang sudah dicuci kini sudah rapi ditempatnya..sooyoung meraih lap tangan berusaha mengeringkan tangannya. Dibukanya celemek cuci piring yang tadi halmoni pasangkan kemudian ia sedikit merapihkan roknya dan menyisir halus rambutnya dengan tangan.

“Oh ya Youngie..aku sudah mendengar semuanya dari Kyu.”

“Kuharap kau bisa kuat..tetaplah disisi Kyu~ah, dia akan melindungimu..percayalah padaku” ucap halmoni seakan ikut menanggung apa yang dirasakan gadis manis dihadapannya.

“Terima kasih halmoni aku tak pernah benar-benar sekuat ini sebelumnya” matanya yang bening kini terlihat berkaca-kaca akibat perkataan halmoni yang selama 2 hari ini menyayanginya seperti cucu sendiri.

“Bolehkah aku memelukmu”  ucap sooyoung ragu-ragu.

“Tentu saja, kemarilah” direntangkannya tangan-tangan yang walaupun sudah tampak keriput disana sini tapi memberikan kehangatan pada siapa saja yang ada dalam dekapannya..termasuk sooyoung.

Eomma…Appa.. doakan aku dari surga..aku tak menyangka.. ternyata banyak orang yang peduli pada hidup kami..tak ada lagi alasanku untuk merasa tak beruntung.

~~~My Bodyguard~~~

Kyuhyun melajukan mobilnya ke suatu tempat yang pasti tak pernah sooyoung dapati di Seoul,mobil mereka mulai melaju dijalanan yang hanya bisa dilalui satu mobil saja, dikiri dan kanan jalan..berdiri kokoh pepohonan pinus yang menjulang tinggi seolah menembus langit.

Selepas jalanan yang dikiri dan kanannya terdapat pepohonan pinus, kini mobil itu terus melaju melewati jalan yang ditumbuhi ilalang disejauh mata memandang. Beberapa menit kemudian,

“Sampai”  ucap Kyuhyun mengakhiri perjalanan mereka.

“Whoaaaaa…ini indah sekali kyu” tanpa memperdulikan Kyuhyun yang malah belum keluar dari mobil, sooyoung sudah berlarian kecil mendekati tempat yang ingin kyuhyun tunjukan.

Dihadapan mereka, kini terbentang maha karya tuhan yang maha indah. Air beriak menampakan cahaya kemilau karena terpaan cahaya mentari. Burung-burung dan hewan penerbang lainnya silih berganti berterbangan rendah untuk mengambil H2O yang tertampung dalam bejana besar bernama Danau.

Kyuhyun tersenyum tipis melihat sooyoung yang seperti anak kecil berlarian disekitar danau dan sesekali memetik bunga liar yang memang tumbuh disekitar danau.

Ia memilih mendudukan dirinya diatas rerumputan dibawah sebuah pohon semanggi yang rindang sambil terus mengawasi gerak-gerik gadis di hadapannya yang tengah tertawa lepas karena dandelion yang beterbangan mengenai hidung mancung gadis itu.

“Haha…aku senang sekali hari ini” ucap gadis itu akhirnya setelah merasa lelah terus berlarian kesana kemari dan kini mengambil posisi 1 meter disebelah Kyuhyun.

Kyuhyun yang tadi menyadari sooyoung akan mendekat kearahnya berpura-pura memejamkan matanya.

“Kyu..kau tidur eoh? Ucap Sooyoung sambil meluruskan kakinya dan ikut bersandar di batang pohon tua itu mengikuti apa yang tengah kyuhyun lakukan.

“Hmmm” hanya itu yang kyuhyun berikan sebagai jawaban.

Berusaha memejamkan matanya juga, sooyoung mulai merasakan angin sepoi-sepoi membelai rambut dan wajahnya yang berkeringat.

“Kyu..ceritakanlah tentang hidupmu disini..aku ingin tau” ucap sooyoung kemudian.

Masih dengan mata terpejam juga, kyuhyun mulai menceritakan bagaimana kehidupannya yang bahagia bersama Halmoninya dan si kembar setelah orang tuanya meninggal, bagaimana ia di senior high school dan mendapatkan cinta pertamanya yang direspon oleh sooyoung dengan remasan pada rumput yang tak berdosa disekitarnya..dan bagaimana akhirnya mereka bisa bertemu kemudian menjalin hubungan Bodyguard dan Nonanya..entah apa yang membuat kyuhyun begitu selancar itu bercerita tentang kehidupannya padahal biasanya ia mati-matian memisahkan kehidupan dan profesionalitasnya.

“Kyu..kau merasa tidak..selama ini kita tidak akrab..sebenarnya aku kurang suka keadaan yang seperti itu” ucap sooyoung masih dengan posisi terpejam.

Kyuhyun yang mendengar hal itu membuka matanya dan tanpa diketahui sooyoung tengah menatap padanya. Ia tersenyum simpul,kemudian memalingkan lagi wajahnya kearah pemandangan danau.

“Diawal..mungkin itu salahku..selalu berlaku kurang sopan tapi..” sooyoung kembali bersuara dan kini menatap balik pada sosok yang menjadi lawan bicaranya.

“Ne..saya juga merasa begitu..nona” jawab Kyuhyun sambil tersenyum..Manis.

“Bagaimana kalau kau jangan memanggilku terlalu formal..setauku kita hampir seumuran kan?“ tanya sooyoung menyela obrolan mereka.

Ayolaaah..mudah-mudahan dia tak marah..batin Sooyoung.

“Ne..terserah PUTRI YOUNGIE saja” jawab Kyuhyun sambil terkekeh.

Begini sangat nyaman,batin kyuhyun.

“Yaaarrk ternyata kau menguping waktu aku mendongeng pada dongsaengmu ya?” Sooyoung yang malu memukul-mukul bahu kyuhyun tak terima.

Perlahan..jarak diantara mereka mulai menipis..jarak duduk dan jarak sesungguhnya..seiring pukulan bertubi-tubi sooyoung pada kyuhyun.

“Ani..aku hanya mendengar bagian ketika menceritakan PUTRI YOUNGIE merasa berdebar ketika pangeran akan menci…hmmmp”

Sooyoung yang mukanya semakin bersemu, menghentikan ucapan kyuhyun dengan membekap mulut namja berambut cokelat itu.

“Yarkkk…jangan di teruskan kyu…cepat lanjutkan lagi ceritamu!!”

“Hahaha…Arra..arra”

“Huh..dasar” gerutu sooyoung memalingkan mukanya.

“Mau ku lanjutkan tidak?”

“Isshh..ayo lanjutkan..”

“Aku tak suka kehidupan damai halmoni dan dongsaengku di usik..sudah cukup Appa yang meninggalkan aku dan dongsaengku yang masih kecil-kecil karena gugur dalam sebuah misi penyelamatan bersama Jungso Hyung.. dan Eommaku….selama hidupnya tak pernah merasakan ketenangan dan rasa aman walau aku tau beliau bahagia hidup seperti itu”

“Jadi..?? Appamu..?” ucap Sooyoung sambil menguap.

“Ne, Appaku adalah Komandan Bodyguard sebelum Jungso Hyung, Jungso Hyung adalah junior kesayangannya” jelas kyuhyun masih menatap lurus kedepan menyaksikan burung-burung berterbangan rendah disekitar danau.

“Karena rasa sayangnya pula, Appa rela gugur demi menjadi tameng tusukan pisau yang akan diarahkan pada jungso Hyung..setelah itu jungso hyung mengambil tanggung jawab menjamin kehidupan kami padahal aku dan halmoni tak pernah mempermasalahkan itu…kami tau dibalik itu semua jungso hyung lah yang paling kehilangan.”

Kyuhyun menarik nafas halus setelah menyelesaikan ucapannya, tanpa disadari bahu sebelah kanannya terasa kian berat. Ia menoleh dan mendapati Sooyoung tengah tertidur di bahunya.

“Gadis ini…dikira aku sedang mendongeng untuknya apa” ucap kyuhyun tersenyum tipis memandang wajah damai sooyoung yang terlelap.

“Oleh sebab itu…aku tak mau orang-orang penting dalam hidupku..merasakan apa yang eomma rasakan” ucap Kyuhyun,entah pada siapa dan untuk tujuan apa.

~~~My Bodyguard~~~

Kyuhyun POV

“Kyu..kenapa tak membangunkanku lagi?” protes gadis di jok sebelahku dengan menampakan wajah cemberutnya.

Aku memutuskan kami pulang sore ini juga karena besok Sulli, Shindong dan Siwon sudah kembali dari Study Tour sekolah sulli.

Memang sejak Sooyoung tertidur ketika kami ngobrol di danau aku langsung membopongnya ke mobil dan cuman mampir sebentar untuk berpamitan pada halmoni. Halmoni merasa tak tega membangunkanya waktu itu.

“Aku kan ingin berpamitan pada halmoni dan dongsaengmu” tambahnya masih cemberut.

“Aku sudah sampaikan, kau tenang saja soo” balas ku singkat.

Kyuhyun POV End

Author POV

Kyuhyun yang tengah fokus menyetir, membiarkan pikiranya mengawang-ngawang…Kedekatan dongsaeng dan halmoninya dengan sooyoung serta kedekatan mereka selama di busan..apakah akan berakhir saat mobil yang ia dan sooyoung tumpangi ini sampai di Seoul?..pertanyaan itu hanya bisa ia jawab dengan helaan nafas.

Dan Sooyoungpun, memikirkan hal yang sama.

“Kau yakin tak ingin mampir ke markas jungso hyung? 1 KM lagi kita bisa sampai ke markasnya” Tanya kyuhyun memecah keheningan.

“Tak usah, aku ingin segera pulang dan bertemu dengan Sulli” jawab gadis di sampingnya tanpa mengalihkan pandangannya dari padang rumput ilalang yang mobil mereka lewati.

~~~My Bodyguard~~~

Kyuhyun POV

Layar CCTV tengah menampilkan keadaan seluruh sudut rumah ini. Tapi, tunggu.. aku tak mendapati sooyoung dikamarnya. Kupencet beberapa tombol untuk menampilkan gambar 4D kamarnya dari sudut lain..Nihil.

Bip..Bip..Bip

Suara alrm di ponselku yang terhubung dengan bandul yang ada pada kalung sooyoung yang kuberikan ketika tadi diperjalanan berbunyi, menandakan ada yang memencet bandul tersebut.

Bandul tersebut khusus ku rancang untuk meningkatkan keamanan sooyoung secara pribadi, supaya dia bisa memberitahuku keadaan dan posisinya dengan cepat..aku tak mau gegabah lagi seperti kejadian di Mall tempo hari.

Shit.. apa yang terjadi padanya?

Aku segera melompat dari kursi yang kududuki dan bergegas menyambar pistol yang ada dilaci.

Kondisi lorong penghubung  kamar kami yang gelap, membuatku lebih gesit menyelinap tanpa menimbulkan kegaduhan hingga aku kini bersiap-siap menbuka pintu kamarnya.

Bruk

Bruk

Bragh,,

Dalam 3 kali percobaan aku baru berhasil membuka pintu kamar sooyoung.

Gelap..dimana dia? Ditengah keterbatasan penglihatanku, ku coba menajamkan penglihatan mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan terburuk.

Grep

Tiba-tiba ada seseorang yang memeluk pinggangku dari belakang,

Cekrek

Segera kutodongkan selongsong pistolku pada pinggang orang yang masih setia memeluk pinggangku, malah sekarang semakin erat.

“Ini..ini aku Kyu” bersuara..akhirnya orang yang memeluku dari belakang ini bersuara. Eh?

“Soo..?” aku meyakinkan diri dan segera memencet stop kontak yang berada didekat pintu.

“Kau tak apa?” tanyaku membalikan badan, dan benar saja sosok Choi sooyoung yang kudapati kini tengah menunduk.

“Tadi..ada cicak di selimutku, makanya aku memencet benda ini” jelasnya sambil menunjuk bandul yang ada pada kalungnya dan dapat kulihat juga selimut soft bluenya tak karuan dilantai.

“Arraseo..sepertinya cicaknya sudah pergi” ucapku memalingkan muka.

Apa-apaan gadis ini, tanpa risih kalau aku juga namja normal yang pasti melirik ketika melihatnya kini memakai baju tidur se tipis itu.

Kulihat jendela kamar ini masih terbuka, cahaya bulan purnama menerobos masuk keruangan ini melalui celahnya.

Gadis aneh..masih bisa memakai gaun setipis itu padahal angin berhembus kekamarnya walau semilir saja..batinku.

Ku langkahkan kaki untuk segera menutup jendela itu, tapi kemudian tanganku terhenti sebelum jendela itu benar-benar tertutup seruan sooyoung.

“Jangan ditutup kyuuuuu..aku sukaaaaa aaaagh.. bulan purna…ma”

Kyuhyun POV End

Author POV

Oke, masalahnya kini bukan jendela yang akhirnya tertutup atau tidak tapi posisi mereka sekarang.

Bersamaan dengan sooyoung berseru untuk tak menutup jendela, gadis itu juga berusaha mencegah kyu dan berlari kearah namja itu dengan tak hati-hati..Alhasil, ia tersandung karpet dan menubruk Kyuhyun kearah jendela.

Kyuhyun yang tak siap, berusaha menahan tubuh mereka berdua supaya tak terbentur lebih keras ..kini menyesali keputusanya..karena tubuh sooyoung lah yang kini dengan mulusnya berada didekapannya.

Wajah yang semakin bersinar karena terpaan cahaya bulan semakin membuat choi sooyoung tak dapat tertolak lagi pesonanya oleh seorang cho kyuhyun.

Suasan romantis yang sedemikian sudah terbangun, membuat keduanya lupa apa yang telah menyeret mereka pada kecupan-kecupan lembut pada bibir masing-masing.

Kyuhyun merasa dirinya harus mendominasi, dengan terburu-buru ia menghisap bibir atas dan bawah sooyoung, menimbulkan decakan-decakan intim. Nalurilah yang mendorong mereka memperdalam ciuman, karena baik kyuhyun maupun sooyoung masih awam untuk aktifitas yang kini telah meningkat jadi perang lidah itu.

Kadang..namja menjadi sangat arrogant pada saat-saat seperti ini,dimana kyuhyun tak membiarkan lidah lembut sooyoung lepas dari pagutannya. Terus ia ajak bermain, tanpa menyadari tubuh mereka terseret ke tempat tidur sooyoung.

“Kyuhh hmmm” desahan berhasil lolos dari mulut sooyoung, ia meremas lembut rambut halus kyuhyun.

“Naf..nafassh” protes sooyoung berusaha menyadarkan kalau mereka masih perlu bernafas.

Untuk sampai pada saat kyuhyun menyerah dan melepaskan pagutannya, harus diganjar oleh sooyoung dengan bertahan selama 1 menit dalam gigitan-gigitan kecil pada bibir dan lidahnya..baru kyuhyun berhenti dan kini menatap lembut wajah di hadapannya.

Kyuhyun masih menyentuh bibir pink Sooyoung yang kini memerah dan membengkak karena ulahnya, nafasnya masih memburu.. bibir yang lebut itu masih terus ia usap dengan ibu jarinya sepenuh hati.

Sementara Sooyoung,,entahlah ia senang Kyuhyun yang melakukannya. Merebut first kiss nya.. walaupun ia sudah lama bertunangan dengan jungso tapi yang dilakukan namja itu tak lebih dari mengecup keningnya.

Mereka masih terus bertatapan intens, dengan posisi yang pastinya akan membuat orang terbelalak bila melihat mereka kini. Mereka terbaring di tempat tidur Sooyoung dengan Kyuhyun berada diatas Sooyoung yang menahan bobot tubuhnya hanya pada tumpuan siku. Kehangatan yang mereka hasilkan dari tubuh masing-masing yang berhimpit menambah panas suasana ruangan tersebut.

Kyuhyun yang sadar pertama dengan posisinya kini, segera bangkit dan membuat Sooyung kehilangan kontak mata dengannya. Ia tahu ini kesalahan..ia segera melangkah menuju pintu tanpa memperdulikan kekagetan Sooyoung.

Kyuhyun POV

Apa yang kulakukan, kenapa aku bisa lepas kontrol seperti itu gara-gara gadis ini. Aku lihat ekspresi keterkejutan dan kekecewaan dari raut wajahnya, tapi semakin lama diruangan ini..aku takut tidak bisa mengontrol lagi gejolak yang ada dalam diriku untuk semakin menyentuhnya.

Dengan mantap kulangkahkan kaki menuju pintu keluar kamar ini, tapi langkahku terhenti oleh sebuah pelukan erat yang kini Sooyoung lakukan.

Aku tercekat tentu saja..”Soo..young apa yang kau lakukan? jangan seperti ini.” Sekuat tenaga kuatur debar jantungku supaya tak mempengaruhi intonasi bicaraku,yang pasti bergetar kalau tak kutahan.

“Jangan pergi Kyu, maafkan aku. Aku…” Suara Sooyoung tak kalah tercekatnya denganku.Kurasakan debaran jantung yang sama cepatnya dengan jantung miliku, dadanya yang rapat pada punggungku memperjelas semuanya.

“Aku..jatuh cinta pada Bodyguardku”

Lolos sudah perkataan yang tercekat di bibir gadis yang tengah memeluku..demi mendengar ucapan tentang perasaannya padaku..entah kenapa debaran jantungku menemukan ketenangannya. Aku beranikan diri berbalik menghadapnya, mau tak mau ikatan tangannya yang melingkar di pinggangku terlepas. Kutatap penuh-penuh mata yang selalu kusukai, masih belum percaya pemiliknya mengatakan ia jatuh cinta padaku dan itu artinya hati dan jiwanya mulai mencintaiku.

“Kumohon, jangan seperti ini..” aku masih berusaha untuk tidak terlalu berharap lebih jauh dengan perkataanya.

“Aku mencintaimu, entah sejak kapan dan untuk alasan apa.” Lanjutnya sambil terus menatapku dengan mata yang kini telah membentuk Kristal-kristal bening yang siap meluncur kepipi mulusnya.

“Maafkan aku, aku tau ini akan mempersulitmu” bersamaan dengan lanjutan ucapanya, satu persatu kristal bening itu jatuh menuruni pipinya. Oh tuhan..apa yang bisa aku lakukan, kini Dialah satu-satunya kelemahanku. Segala yang ada pada dirinya ingin aku tolak tapi itu malah membuatku tanpa sadar semakin lemah terhadapnya dan semakin kuat menginginkanya.

“Maaf membuatmu seperti ini, membiarkanmu jatuh cinta padaku” hanya itu yang bisa kuucapkan, sambil mengahapus jejak-jejak air matanya dengan kecupan- kecupanku yang bertubi-tubi di mata..pipi..hidung..alis..pelipis dan berakhir dibibir merekahnya.

-END-

Or

??-TBC-??

Jiaaaah -___- aku  ga ada kerjaan bikin reader harap-harap gitu *smirk

Seneng kan belum jadi diprotect hehe #lempar cokelat..ternyata eh ternyata part ini gabisa selese sampe scene “itu” soalnya terlalu panjang -___-v #alasan kurang mutu

So kalo masih ngarep ini TBC berarti part 6 adalah part pamungkas  :D

Puncak dari segala ketegangan lahir batin (?) wakkks..Keep calm and wait for this FF ya Knightdeul…Ciaoooo ><

31 pemikiran pada “THE BODYGUARD FROM BUSAN [Part 5]

  1. ommo kyaaa kyuyoung udah mengakui cinta mereka… so sweet saat ciumannya kekeke tp kendalanya nanti soo onnie adalah tunangan leeteuk oppa gmn ini…
    next part dtunggu y chingu

  2. Hahahhh……ga rela end harus tbc……..wahhh soo ngungkapin dlu perasaanya ma kyuppa….dtggu nextnya…….peanasarannnnnnn tingkat dewaaaaaaa

  3. jngan end, Thor. Tanggung. Smoga di part end ada itunya #eh?? ah daebak!! aku nunggu-nunggu ff ini. Jngan lama-lama publish next partnya.

  4. Lanjtin thor…aq pngen lhat kyuyoung nc an “readers yadong tngkt akut”…pngen lhat jwban kyu atas peryataan soo…next part sangat dtnggu

  5. Wahh akhirnya soo sdh ngakuin kalo cinta sama kyu, semoga aja mereka bisa bersatu..hehehe
    di tunggu next partnya, jgn lama2 yahh…😀
    Gumawo

  6. Soo cepet akrab bgt sama keluarganya kyu!
    Dan, Akhirnya soo ungkapin perasaanya juga ke kyu!🙂
    cuekin jungsoo, kalian harus cepet jadian kyuyoung! Kekeke~
    kyu so sweet >.<
    next ya~

  7. Thor, minta pwny d0ng bwt part 6. Tp lwt n0 n aj 087814117043 soalny ak dh minta lwt fb am twit gk dksih.. Ak pnasarn tingkt akut.. Tlng y pwny gomawo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s