[Final Part] Super Show 5

ss5

Author : Puppy_KY / @realme90

Cast : Choi Sooyoung SNSD, Cho Kyuhyun Super Junior And Other.

Genre : Romance, Friendship.

Length : TwoShoot ^^v

Ratting : PG 17 (?)

Poster By : To owner

Disclaimer : FF ini murni dari perasan (?) otakku yang kadang missing ide ditengah jalan haha..tapi karena aku Enjoy pas bikin FF ini semua itu aku nikmatin aja..again and again, pemeran utama FF ku always My Lovely Prince and Princess Evil..jadi mereka sepenuhnya milik mereka sendiri, tuhan yang menciptakan dan ofcourse Appa dan Eommanya ^^

 

Assalamualikum….yuhuuuu final part is published😀 ..Super Show..Hmm suatu hari semoga bisa bertemu dengan ke 15 Superman itu secara personal, walau aku SHAWOL Tulen tapi melihat seberapa totalitasnya mereka ketika show membuatku kagum dan pasti gak akan rugi bisa menyaksikan live perform mereka hehe

Ngetik part ini serasa diberikan cukup kelancaran karena eh karena, bayangan super show serasa terpampang nyata #syahriniModeOn di hadapanku, begitupun dengan apa yang dilakukan cast ditiap scenenya..jadi Alhamdulullah lah sesuatu😄

Dah..ah😀

~~~HAPPY READING KNIGHT’S~~~

 

 

“Sudahlah..Soo~ah sering-seringlah meluangkan waktu dengan bocah ini, kalau tidak..moodnya seringkali naik turun, dan kau pasti tau siapa yang jadi pelampiasan moodnya yang buruk itu..memberku” ucap Sungmin oppa kemudian berlalu meninggalkanku dan Evil ini yang malah cengengesan.

“Kau memang yang terbaik Hyung” seru Evil ini masih dengan cengirannya.

“ Nah..sekarang lepas Kyu..lihatlah orang-orang memperhatikan kita”

Aku sedikit mengangukan kepala tanda permohonan maaf kepada staff yang kebetulan berlalu lalang dihadapan kami karena perbuatan Evil satu ini, mau bagaimana lagi..memaksa berontak pun malah akan membuat tingkahnya menjadi.

“Biarkan saja..apa salahnya melihat orang berpelukan?” ucapnya dengan tingkat kepolosan yang menjengkelkan..Nah kan? Itulah sifatnya, menjadi seorang Maknae dan anak paling bontot di keluarganya menjadikannya mewarisi sifat manja..kadang menggemaskan bagi para Sparkyu kadang..ya seperti saat inilah. Lagi-lagi diriku hanya menggerutu dalam hati.

“Hei..apa kau tak merindukan namja tampanmu? Oh ya, Sudah lama juga apartment tak kau bereskan” kali ini akhirnya ia mau sedikit berbaik hati mengendorkan pelukannya dan membalikan tubuhku kearahnya walau dengan pengalihan pembicaraan yang sangat ia buat-buat, mungkin ia sadar sedari tadi seperti berbicara dengan seonggok patung.. kalian tau, itu gerakan protesku kekeke.

“Kurasa tidak,,lagipula kau tampak lebih nyaman mengobrol dengan Vic eonni” jawabku datar, dan memilih melengos meninggalkanmya kearah ruang kostum, tak taukah ia.. berdiri dari tadi karena kungkungannya membuat kakiku pegal.

“Eiiii..kenapa bawa-bawa Qian noona? Aku kan bertanya tentangmu..tentang kita, Soo”

Sooyoung POV End

Author POV

Kyuhyun berusaha menyamakan langkah dengan kekasihnya itu, benar saja apa yang dikatakan orang..kaki jenjang Sooyoung sangat membantu langkah panjang-panjangnya itu, membuat Kyuhyun ngos-ngosan ketika sampai didepan pintu ruang kostum dan kemudian menutupnya.

“Coba jelaskan kenapa tadi bicara begitu? Seharusnya aku yang ngambek karena kau menduakanku dengan Sungmin Hyung”

“Tidak tau..”

“Hahaha ada yang cemburu rupanya” ucap Kyuhyun sambil menarik Sooyoung untuk duduk dipangkuannya, sementara ia sendiri dengan nyaman merilexkan tubuhnya di sofa.

“Siapa yang cemburu?” ucap sooyoung memanyunkan bibirnya sementara jemari gadis itu tengah melukis alis tebal milik kekasihnya.

“Ayolah..bilang saja kalau seorang Choi Sooyoung cemburu pada Qian noona..apa susahnya coba?”

“Untuk apa bilang padamu kalau aku cemburu? Kekanakan sekali” ucapannya itu sooyoung akhiri dengan mencubit gemas hidung mancung Kyuhyun.

“Haha..itu artinya yeojaku ini mengakui kalau ia sedang cemburu” balas Kyuhyun tak mau kalah dengan menarik sudut mata sooyoung yang bulat jadi aga menyipit sepertinya.

Kegiatan intim diantara keduanya membuat siapa saja yang mungkin kebetulan melihat hal itu, mengeluh iri atau ikut tersenyum-senyum sendiri karena dunia menjadi lebih indah oleh para pecinta seperti mereka.

“Yaisssh..terserahmu saja” Sooyoung mengalihkan tatapan dari kekasihnya itu.

Dalam hati Kyuhyun ingin menertawakan sifat lucu calon ibu anak-anaknya dimasa depan ini, bagaimana tidak sudah jelas tercetak di jidat gadis ini sedari tadi kalau ia sedang menahan cemburu.

“Hei..hei..arra..ayolah aku hanya bercanda”

Bisa gawat kalau diperpanjang, batin Kyuhyun. Walau jujur ia menikmati saat-saat seperti ini.

“Jangan bertengkar ne..aku ingin sebelum naik stage yeojaku ada disini dan tersenyum untuku..” ucap Kyuhyun sambil mengarahkan tangan Sooyoung yang masih berada di wajahnya kearah bibir merahnya.

“..bukan cemberut seperti ini. Mau atau mau kau harus mendapat hukuman untuk ini”

“Assh..Kyuhh” suara aneh itu pada akhirnya lolos dari bibir mungil Sooyoung dan berhasil membuatnya menatap kembali wajah tampan dihadapannya. Kyuhyun dengan gerakan seduktif memasukan jari telunjuk milik sooyoung kedalam mulut hangat Kyuhyun, menghisapnya pelan dan membelit diantara lidahnya.

Satu kata, Merinding..yang tengah Sooyoung rasakan dari efek perbuatan nakal Kyuhyun itu.

“Hehe..” kekehan Kyuhyun membuktikan seberapa Evil tingkat kejailannya pada yeojachingunya sendiri.

“Aku sangat gila pada jemarimu yang manis ini” aku Kyuhyun diiringi kecupan-kecupan basah pada setiap jemari sooyoung seperti ketika ia melakukan gerakan gwiyomi ke 6.

“Hen..hentikan Kyu” ucap Sooyoung dengan mata terpejam.

“Akan kuhentikan..asal..kita berciuman disini” seringaian khas milik Kyuhyun mulai pemuda itu sunggingkan dan tanpa ragu membelai objek bidikannya..bibir Sooyoung.

“Andew..jangan..” teriak Sooyoung membekap rapat-rapat bibirnya dengan kedua tangan.

“Ayolah..aku janji tak ada gigitan..juseyo” melas Kyuhyun sambil berusaha menarik tangan Sooyoung supaya tak menutupi bibirnya.

“Kubilang..tidak..ya tidak mau” lawan Sooyoung mempertahankan kehormatan bibirnya.

“Ayolah..sebelum aku..” Kyuhyun menyosorkan bibirnya.

Tiba-tiba pintu ruang kostum menjeblak memperlihatkan sosok eomma Kyuhyun yang tengah melotot kearah satu-satunya namja yang ada di ruangan itu.

Kyuhyun melengos kesal kesempatan emasnyanya di gagalkan oleh eommanya sendiri..kesempatan emas mencium seorang Choi Sooyoung.

Sementara Soooung, saking kagetnya..  ia meninggalkan paha Kyuhyun yang nyaman yang tadi jadi tempat duduknya dan segera membungkuk hormat pada calon mertuanya itu.

“Eommonim..a..aku bisa jelaskan, tadi..” ucapan Sooyoung yang terbata segera dipotong oleh perkataan lembut nyonya Cho.

“Sayang, maaf membuatmu menunggu lama bersama anak nakal ini” Nyonya Cho memeluk lembut calon menantunya..aneh bukan? Itulah keluarga Cho, bukanya melabrak kedua insan itu tapi malah pelukan sayang seorang ibu yang ia hadiahkan ketika melihat keduanya hampir berciuman. Terbukti sifat aneh Kyuhyun memang ia warisi dari eommanya dan kenarsisan sudah pasti warisan appanya.

“Pasti anak nakal ini yang memaksamu” dengan serta merta nyonya Cho menghampiri anaknya setelah sebelumnya melepas pelukan pada tubuh Sooyoung. Tak lupa ia hadiahkan jeweran sayang pada anak semata wayangnya itu.

“Yaa yaa..Appo, Eomma jongmal Appoyo” jerit Kyuhyun yang hanya mendapat tatapan melongo dari Sooyoung dihadapannya.

“Dasar anak nakal, tak kapoknya memaksa Sooyoung~ee seperti itu, sana bersiap..manajer dan Hyung-hyungmu sudah mencari” akhirnya Nyonya Cho melepas siksaannya pada telinga Kyuhyun yang mulai memerah, bagaimana pun ia tak bermaksud menyakiti anak kesayangannya itu, hanya saja sebuah pelajaran harus Kyuhyun terima agar tak berani macam-macam pada Sooyoung sebelum mereka benar-benar resmi terikat.

“Aissh eomma telingaku hampir copot” rengek Kyuhyun sambil memeluk eommanya.

“Salahmu sendiri..” jawab nyonya Cho membalas pelukan putranya dan membantu mengusap bukti hasil kekerasannya.

Sooyoung hanya bisa terkikik di pojok ruangan menyaksikan drama keluarga yang Kyuhyun dan eommanya perankan, tanpa ia sadari ia telah menunaikan permintaan Kyuhyun untuk tersenyum sebelum namja itu naik keatas panggung, lain halnya dengan Kyuhyun yang menyadari hal itu dan merasakan kelegaan dan serasa energinya di charg berjuta-juta kali lipat..chargeran senyuman namanya.

“Baiklah, aku harus segera kebelakang stage, Soo..kemarilah” Kyuhyun melambaikan tangannya menyuruh Sooyoung mendekat. Ia merengkuh dua yeoja yang berbeda generasi itu,dalam satu dekapan.

“Doakan Kami” pungkasnya setelah memberikan masing-masing kecupan, di pipi untuk eommanya dan di kening untuk gadisnya.

******

Sooyoung POV

Eommonim dan aku menonton pertunjukan SS5 dari layar LCD TV yang tersedia di ruangan ini seperti janji kami diawal.

Sebenarnya jauh-jauh hari kami ingin menonton bersama ELF yang lain di tempat konser tapi Kyuhyun menjadikan hal ini sebagai syarat kalau aku masih bersi keras ingin menontonnya..demi keselamatan dan juga mengingat ini opening, akan banyak media yang meliput saat konser berlangsung sehingga ia memilih “mengamankan” ku di tempat privat ini ditemani eommonim.

Riuh sorak sorai para ELF membuktikan seberapa besar mereka digilai. Lautan sapphire blue yang mereka ciptakan ketika lampu Seoul Olympic Stadium di matikan membuktikan seberapa besar mereka di cintai. Aku merasa terenyuh, inilah kekuatan fans yang sering idol jumpai, termasuk ketika SNSD melakukan konser atau performing lainnya. Tak heran kadang seorang idol lebih mementingkan perasaan fans yang rela mati untuk mereka ketimbang ego pribadi,mungkin dalam hal ini seperti hubungan kami. Cukup kedua keluarga kami, manajemen, eonnideul SNSD dan oppadeul SJ serta Hoobae dan Sunbae kami di SM yang mengetahui.

“Sooyoung~ee..gwenchana? Kenapa menangis?”

Eommonim menyadarkanku dari lamunan dengan usapannya pada sudut mataku yang sedikit menitikan air mata..akupun baru sadar bahwa aku menangis karena haru.

“Ah eommonim, Mianhae gwenchanayo” jawabku tersenyum menenangkan beliau.

“Kemarilah..hatimu itu sensitive sekali dan mudah tersentuh,itulah yang membuat eommonim sayang padamu” ucapnya sambil mengarahkan kepalaku untuk bersandar dibahunya..nyaman.

“Lihatlah opening VCR akan dimulai, kali ini anak-anaku akan menampilkan apa ya?” gumam eommonim.

Perlahan aku tersenyum dan sekilas melirik eommonim dari sudut mataku, eommonim selalu tampak antusias disetiap penyelenggaraan Super Show.. itu yang kutau.

Kali ini VCR yang oppadeul hadirkan bertema “SPY”, mereka begitu gagah dengan setelan jas necis bak Agent 007, tak lupa aksi-aksi layaknya Agent professional memainkan tekhnik bela diri dan menghabisi lawan dengan senjata api yang mereka gunakan, harus aku akui mereka semakin gagah terutama namja yang dalam VCR nya menembak sambil menjatuhkan diri dari atas gedung.

“Kyaaaa..itu Kyuhyun~ee” nah itu..Eommonim meneriakan namanya seperti seorang fangirl kekeke.

Setelah itu intro Mr. Simple mulai terdengar di kegelapan stadion, tak pelak para ELF semakin berteriak heboh…really..it’s show time!

Mr. Simple dengan mulusnya berhasil mereka bawakan, hingga lagu-lagu berikutnya seperti Bonamana, Super Girl Korean version mereka tampilkan sama apiknya.

Ketika member introduction masih sempat-sempatnya mereka menjahili fansnya dengan menyuruh terus berteriak sementara mereka mengambil jeda untuk minum dan mengatur nafas, memang kejahilan sudah mendarah daging di keseharian mereka dan akhirnya terbawa diatas stage. Satu hal yang tak pernah berubah dari Super Junior dari sejak debut sampai SS5 kali ini.

Menyaksikan mereka bercucuran keringat dan menghabiskan berbotol-botol air karena hausnya membuatku ikut haus juga.

“Eommonim mau aku ambilkan minum? sekalian mengambilkan hand towel untuk Kyu oppa nanti.”

Aku memang memanggilnya dengan embel-embel “Oppa” dihadapan keluarga kami dan di acara-acara publik, selain karena eommonim yang memintanya, aku juga menjunjung tata krama yang selalu keluargaku ajarkan, bagaimanapun dia lebih tua 2 tahun dariku.

“Ah iya ambilkan satu untuk eommonim ne..”

Aku mengangguk dan beranjak dari sofa tempat kami duduk untuk mengambil beberapa minuman dan snack? Mungkin..akan terasa sangat lama kalau harus menonton Show selama kurang lebih 2 jam tanpa snack disampingmu.

******

Dengan beberapa plastic berisi minuman dan snack tak lupa hand towel ditanganku aku masuk lagi keruang kostum bertepatan dengan giliran Kyuhyun menyapa para fansnya.

“Siapa yang paling tampan diantara kami?” teriaknya dengan semangat.

“Kyuhyuuuuuun oppaaaaaa”

Kudengar Koor kompak dari para ELF menjawab pertanyaannya, lihatlah ia tampak senang mendengar jawaban yang diinginkannya itu, cihh.

“Ah sooyoung~ee, lihat Kyuhyun~ee tampan sekali malam ini, benarkan?”

Eommonim tak ubahnya seperti para ELF terutama SparKyu yang mengamini ketampanan evil satu itu, tapi memang begitulah adanya..dia memang selalu memenangkan kategori tampan dalam hatiku dalam situasi apapun.

“Hehe ne eommonim” jawabku sambil tersenyum. Jangan lupakan juga kenarsisan yang menjadi-jadi  karena ketampanannya itu, tentu saja yang itu bisikanku dalam hati.

Kembali VCR menjeda penampilan para Superman, ini saatnya..pasti sebentar lagi..

Brak

Pintu terbuka menampilkan sosok namja dengan penuh keringat disana sini, Kyu melangkah dengan nafasnya yang masih sedikit ngos-ngosan tepat kearahku. Kukira dia hanya sendiri ternyata oppadeul satu persatu mengekor dibelakangnya.

“Annyeong oppadeul, mian..tadi tak sempat menyapa sebelum kalian naik ke stage” aku membungkuk 900 kearah mereka.

“Gwenchana, tadi kami juga sibuk dengan outfit kami” Yesung oppa mewakili jawaban oppadeul yang lain tampaknya.

“Apanya yang sibuk dengan outfit ? dari tadi kau sibuk dengan selca-selcamu Hyung” timpal Ryewok oppa diiringi tawaan member yang lain.

“Ah~ uri Barbie ada disini juga rupanya” yang ini seruan Hyuk oppa.

Tanpa prolog terlebih dahulu, Hae oppa berjalan kearahku dan berniat memeluku..namja yang satu ini memang suka sekali melakukan skinship untuk menyuarakan pikirannya..tapi sebelum itu terjadi Siwon oppa berhasil menarik belakang singlet yang dikenakannya, membuat Hae oppa tertarik ke belakang.

“Yaaahh..aku dulu yang ingin memeluknya, diakan dongsaengku” protes Siwon oppa disertai dimple smilenya kearahku.

“Arraso..” Hae oppa manyun mendapati dirinya kalah argument dari Siwon oppa.

“Aissh sudahlah, bukannya kalian memaksaku mengajak kalian kemari itu untuk menyapa eomma? Kenapa jadi memperebutkan kekasihku?” perkataan Kyu walau dengan nada ketus berhasil membuat mereka sadar, apa tujuan awal mereka keruangan ini.

“Ne, apa yang dikatakan Kyu~ah ada benarnya” Zhoumi oppa menyetujui.

“Lagi pula waktu kita untuk ke perform selanjutnya tidak banyak” timpal Kang in oppa.

“Betul.. annyeong Eomma Cho” kompak Sungmin, Shindong dan Henry oppa tanpa komando,kekompakan mereka seperti ketika Super Junior akan melakukan Greting..Annyeong, urineun Syupeo Juni ~oeo hahaha. Semua yang ada di ruangan itu tak terkecuali eommonim tertawa.

“Eomma Cho, terima kasih sudah mau datang” kembali mereka memberi penghormatan, kali ini semua member melakukan Bow.

“Ne, lakukan yang terbaik dan jangan mengecewakan para fans ne”

“Baiklah, Oh ya kami duluan” pamit Siwon oppa diikuti satu persatu member yang mulai meninggalkan ruangan ini.

“Soo~ah, liat aksiku nanti ne” teriak Eunhyuk oppa.

“Hyung, kami menunggumu di belakang stage” ucap Henry oppa yang ditujukan pada Kyu, ya..Kyu lah satu-satunya yang kini masih tertinggal disini.

Aku berinisiatif menariknya untuk duduk di sofa karena sedari tadi ia hanya memperhatikan hyungdeulnya menyapaku dan eommonim sambil menyandar pada tembok dekat kaca.

“Apa masih lelah?” tanyaku sambil mengeluarkan beberapa hand towel dari paper bag.

“Sedikit, tapi seperti biasa kami sangat senang dan menikmati kebersamaan kami dengan ELF” ia menyunggingkan senyumannya sementara aku mulai menyeka keringat di pelipis dan keningnya yang tertutup poni.

“Eomma..bagaimana penampilanku tadi?” ucapnya mengalihkan perhatian pada eommonim yang baru kami sadari masih ada diruangan ini juga.

“Seperti biasa, selalu Daebak. Apalagi putraku ini yang sangat terlihat tampan hari ini” puji eommonim sambil mengelus puncak kepala Kyu.

“Aishh berarti kalau bukan hari ini aku tidak tampan begitu? Eomma tega sekali pada anak sendiri” Nah..mulai..mulai..dia memang sedikit sensitive dengan masalah tampan atau tidak tampan..Dasar. Eommonim hanya tertawa mendapati kelakuan anaknya yang seperti bocah ini.

“Bukan begitu..” belum selesai eommonim mengatakan penyangkalannya,terdengar ringtone ponsel dari tas jinjing yang tadi eommonim bawa.

Beliau segera mengangkat panggilan tersebut dan memilih pojokan sebagai tempat yang nyaman untuk menerima panggilan, sayup-sayup kudengar ternyata panggilan itu dari Cho abbonim.

Kyuhyun hanya menggedikan bahunya ketika kutatap ia seolah bertanya “Ada apa?”. Ia malah memegang punggung tanganku yang masih memegang hand towel dan mengarahkan ke lehernya.

“Disini Soo..masih berkeringat”

Dengan telaten aku menyeka keringat di sekitar leher dan tengkuknya. Kyu memang termasuk manusia dengan produksi keringat yang berlebih tak heran sudah beberapa hand towel yang aku gunakan untuk mengeringkan tubuhnya ini.

Selesai mengelap bahu dan dada atas yang kebetulan terexspose karena kerah V neck yang ia kenakan,tanpa aba-aba ia langsung memeluku dan menempatkan dagunya diantara bahu dan leherku.

“Yahh..kau masih berkeringat Kyu”

“Punggung..” bisiknya, karena tak mungkin ia berteriak sementara telingaku tepat didepan mulutnya.

“Aissh..” hanya delikan malas yang pasti tak terlihat olehnya yang bisa kulakukan.

“Cepatlah..jangan mendelik seolah kau tak mau melakukannya, ini kesempatan emas bagimu untuk meraba punggungku secara Cuma-Cuma” dasar menyebalkan..ternyata ia tau, dengan bodohnya aku melihat kearah kepalanya memastikan ia tak punya mata lain dibelakang kepalanya..tentu saja tidak.

“Diamlah..”

Mulai dari pinggang bawah aku berusaha mengelap punggungnya mengikuti lekukan tulang rusuk dan tulang ekornya, sedikit kesulitan karena kostum yang ia gunakan aga ngepas dibadan dan aku harus menyeka keringat diantara kostum dan kulit punggungnya yang putih itu.

“Selesai..”

“Hmmm nyamannya” gumam Kyu kemudian melepaskan pelukannya.

“Ehmm..Sayang..Kyuhyun~ee, eomma harus menjemput Aappa di bandara incheon, tadi appamu menelepon dari bagian pengambilan bagasi kedengarannya ia kurang baik-baik saja sampai meminta eomma menjemput, tak apa kan kalau eomma pulang duluan?”

Ah ternyata abbonim kurang enak badan setelah perjalanan bisnisnya dari Taiwan, pantas saja eommonim kelihatan sangat hawatir begitu.

“Ah..nde eommonim, salam pada abbonim dan hati-hati dijalan”

“ Baiklah Sooyoung~ee, nanti eommonim sampaikan”

“Chankamayo akan ku antar..Aku bisa meminta izin pada manajer Hyung kalau eomma mau” ucap Kyu sambil mendirikan tubuhnya dan membereskan barang bawaan eomonnim.

“Tidak usah Kyuhyun~ee, appamu cuman mengeluh Jet Lag, ketika sampai dirumah pasti akan baikan.”

“Eomma yakin?” Tanya Kyu meyakinkan eommonim.

“Benar eomonnim, sebaiknya oppa mengantarkan minimal sampai tempat parkir gedung”

“Baiklah..kalau kalian memaksa”

“ Sayang, eommonim duluan ya..nanti pulang minta antar saja pada Kyuhyun~ee” eommonim memeluku sambil pamitan.

“Ne..kamsahamnida”

“Ayo..Kyuhyun~ee”

Eommonim di ikuti oleh Kyu menuju pintu untuk segera bergegas ke parkiran.

“Tunggu aku, kita belum selesai” eja Kyu sambil menyembulkan kepalanya sebelum benar-benar menutup pintu. Apanya yang belum selesai?.. Dasar.

*******

Author POV

Setelah mengantarkan eommanya ke parkiran, Kyuhyun bergegas kembali keruangan dimana Sooyoung menunggunya.

“Kyu..tadi aku mengangkat panggilan ponselmu, VCR akan segera berakhir..Sungmin Oppa menyuruhmu cepat bergabung dengan yang lainnya.”

Cerocos Sooyoung ketika Kyuhyun memasuki ruang kostum.

“Yahh..padahal kita belum selesai” ucap Kyuhyun kecewa dan mengecek riwayat panggilan di ponselnya.

“Apanya yang belum selesai? Cepat pergi sana..” balas Sooyoung mendorong tubuh namjachingunya menuju pintu.

“Belum selesai..kau belum menyeka keringatku yang disini” Kyuhyun menunjuk bagian pusarnya dengan seduktif yang dihadiahi pelototan tajam dari Sooyoung.

“..Dan disini” tambahnya menunjuk bagian ketiaknya.

“Yaaakkk..sana lap sendiri” teriak Sooyoung disertai lemparan Hand towel kearah wajah namja yang kini tertawa dengan lepasnya.

“Hahahaha…aku akan meminta gadis lain untuk melakukannya” ucap kyuhyun sambil ngacir sebelum teriakan cempreng Sooyoung memecahkan gendang telinganya.

*******

ELF serasa di surga dunia pada malam itu, bagaimana tidak..di hadapan mereka tengah tersaji pertunjukan kelas internasional yang melibatkan beratus-ratus kru dan staff. Menyajikan tata panggung konser termegah se Asia, dengan kostum-kostum mewah dan sangat cocok dikenakan ke 11 Superman itu. Jangan lupakan pula para dancer professional nan mempesona..itulah masalahnya.

Diruang kostum, Sooyoung yang kini menonton sendirian.. tak pernah melewatkan satu momentpun penampilan Super Junior terutama ketika kamera men-shoot  part kekasihnya, Cho Kyuhyun.

Lama kelamaan ia mulai sedikit kesepian dan bosan karena tak ada orang yang bisa diajaknya bicara untuk sekedar mengomentari penampilan Super Junior yang selalu fantastis termasuk malam itu.

Sooyoung juga cukup lega karena sampai lagu Boom Boom di bawakan tak ada –belum ada tepatnya- penampilan atau fanservice yang berlebihan dari kekasihnya, hanya sekedar melambai dan memberikan wink pada para ELF ia anggap masih dalam batas normal fanservice seorang Evil maknae.

“Ahh aku ingin ke toilet” gumam Sooyoung pada dirinya sendiri.

Sebelum benar-benar menunaikan niatnya itu, mata Sooyoung melotot sempurna dan tanpa sadar ia seolah kehilangan keseimbangan dan mundur jatuh terduduk di sofa tempatnya duduk tadi.

“Ommmmoooo..” hanya frasa itu yang bisa menggambarkan ke shockan nya, ia menutup mulut dan masih membelo melihat apa yang tersaji di LCD TV.

Terdengar lagu yang tengah Super Junior bawakan dengan hebohnya adalah Clube No.1, awalnya masih performance yang tidak “bahaya” seperti lagu-lagu sebelumnya, tapi di bagian tengah lagu terlihat Eunhyuk menarik seorang dancer yeoja yang,,,errrrr berpakaian sexy untuk menari bersamanya dan tentu saja tak akan asik kalau hanya ada satu pasangan hot diatas panggung, karena kini dancer-dancer yeoja lainnya mulai mendekati masing-masing member untuk jadi pasangan dancenya.

“Kyaaaaaa” teriakan ELF sudah tak terdengar memekakan lagi bagi pendengaran Sooyoung, ia sudah tuli untuk itu namun sayangnya sepasang mata bulat itu tak ikut buta dan malah merekam dengan jelas setiap gerakan intim yang di lakukan kekasihnya dan.. errrr dancer sexy itu.

Dengan keringat bercucuran yang mengkilat-kilat diterpa lampu sorot panggung, mau tak mau mencetak jelas lekuk tubuh namja yang menggunakan kemeja merah marun itu saat melakukan gerakan mengangkat paha sang dancer merapat ke pinggangnya menambah kesan “Hot” yang ingin ditampilkan..wajah putih babynya yang serius melakukan semua gerakan sexy itu menambah spot jantung siapa saja yang menyaksikannya..termasuk Sooyoung.

Sooyoung terus melongo tak tau harus melakukan dan berfikir apa. Setelah kesadarannya kembali seiring berakhirnya semua performance fanservice itu, Sooyoung segera membereskan barang bawaannya dan memasukannya kedalam tas selempang yang ia kenakan.

*******

“Kyu..aku pulang duluan..kau tau dimana bisa menemukanku”

Sebuah note Kyuhyun temukan diatas sofa bersama sebotol Vitamin. Ia yakini itu dari Sooyoung. Tadinya Kyuhyun ingin mengantarkan Sooyoung pulang karena concert telah berakhir, namun hanya note dan Vitamin itu yang ia temukan.

“Kenapa tak menungguku untuk mengantarnya?” gumam Kyuhyun kemudian membuka tutup botol Vitamin dan meneguknya habis dalam satu kali tegukan.

“Ah..Shit..jangan-jangan karena itu..” ucap Kyuhyun sedikit meremas kertas note yang masih berada digenggamannya.

Kyuhyun segera merapikan barang bawaannya dan memasukan note itu ke ransel yang ia bawa.

Ia melangkahkan kaki ke bilik ganti dan menukar kostumenya dengan jeans dan sweater yang nyaman, tak lupa kaca mata dan topi sebagai pemanis penampilannya.

“Soo..kumohon jangan salah faham dulu..” masih dengan gumamannya, Kyuhyun setengah berlari kearah parkiran gedung dan membuka kunci otomatis mobilnya.

Dibalik kemudi, Kyuhyun sudah siap melajukan Audi putih susunya menembus keramaian kota Seoul dimalam hari. Namun sebelum ia menarik pedal gas dan meluncur dari parkiran ia sempatkan untuk mengabari Roommatenya.

“Annyeong Hyung..aku tak pulang ke dorm malam ini, aku ingin beristirahat di Apartment”

Tanpa menunggu persetujuan Hyungnya itu, Kyuhyun langsung memutuskan sambungan..karena niatnya adalah mengabari bukan meminta izin.

Setelah perjalanan dengan sedikit salip sini salip sana, mobil Audi itu sampai diparkiran gedung Marriott Executive Apartment Seoul hanya dalam waktu 15 menit yang biasanya membutuhkan waktu 30 menit untuk sampai.

Kyuhyun POV

Lift yang akan membawaku naik ke lantai 8 gedung apartment ini hanya membeku ditengah kehawatiranku. Berbagai macam kemungkinan bermunculan di otaku..Soo marah, itu kemungkinan paling dominan.

Aku sudah mempersiapkan hati dan mental jika benar-benar barang di apartment kami akan pecah..lebih tepatnya dipecahkan, sudah lama kami tak berada dalam situasi seperti sekarang.

“Pabo..apa yang harus aku jelaskan nanti? ” aku terus mondar-mandir didalam Lift yang kebetulan hanya membawaku seorang.

“Soo~ah..ini tak seperti yang kau fikirkan, dance tadi hanya fanservice biasa”

Bagaimana kalau kata-katanya seperti ini..“Mianhe chagi..percaya padaku ya, aku sudah minta maaf pada dancer itu karena memegang pahanya karena Profesionalisme kerja” aku hawatir itu yang jadi alasan Soo marah, 3 tahun berpacaran dengannya membuatku tau dia salah satu wanita yang sangat peduli pada segala tindakan kecurangan pada perempuan terutama yang dilakukan oleh kaumku.

Aku terus-terusan berlatih kata-kata apa yang akan aku ucapkan nanti ketika berhadapan dengan dirinya.

Ah atau “ Calon nyonya Cho..dengarkan aku, dance tadi itu aku tak sengaja memegang paha dancer sexy itu tadi saja aku hampir membuat kesalahan karena gugup” hmm dan sedikit aegyo akan kulakukan..ah tapi, tidak..tidak..Soo akan langsung membunuhku jika melakukan aegyo itu.

TING

Huftt..pintu Lift terbuka membuyarkan segala kata-kata emas yang telah ku susun, aku berjalan di lorong apartment menuju pintu no. 13 yang menjadi pintu apartment kami.

Apartment kami? Ya..kami berdua memang kerap menghabiskan waktu bersama di apartment ini, sekedar melepas lelah dan rindu ketika masing-masing dari kami ada waktu luang. Tentu saja orangtua kami mengetahui keberadaan apartment ini, dan kami bukan lagi remaja belasan tahun yang akan menghianati kepercayaan keluarga kami dengan melakukan apa yang seharusnya belum pantas kami lakukan.

“Masuk..tidak..masuk..tidak..masuk…tidak…” aku terkejut ketika sedang menimbang masuk atau tidak ke apartmen, karena Sooyoung sudah lebih dulu membuka pintu yang tadi akan ku pegang gagangnya.

“Kenapa berdiri di depan pintu? Cepat masuk..”

Sooyoung berbalik kembali kedalam apartment di ikuti diriku yang cukup heran dengan nada suaranya yang masih tenang tak menampakan tanda-tanda ia sedang marah.

Kulihat punggungnya menghilang dibalik tembok penghubung pantry dan dapur, dari apron yang ia kenakan kelihatannya ia sedang memasak makan malam.

Aku mengedarkan pandangan menyapu seluruh ruangan, keheranan yang kedua..aku tak menemukan barang-barang pecah dengan sengaja atau tak disengaja..syukurlah.

Aku mendudukan tubuh lelahku pada sofa santai yang jadi spot favorit kami ketika bersantai, menyelonjorkan kaki menjadi pilihan paling nyaman untuk saat ini. Perlahan mataku mulai menutup dan rasa kantuk menyerangku.

Sepasang tangan yang halus terasa mengkat kakiku dan kemudian cairan hangat yang nyaman merendam kakiku sampai mata kaki.

Aku membuka mata perlahan dan langsung disuguhi pemandangan kekasihku yang sedang berjongkok di hadapanku dan menyiram-nyiramkan air hangat pada kakiku.

Ia dengan telaten sesekali memijit telapak kakiku yang terasa pegal karena aktifitas yang kulakukan hari ini. Sementara aku hanya bisa tersenyum dan mengelus sayang rambutnya, ia segera mengangkat kakiku dan meletakannya pada handuk yang sudah ia siapkan untuk mengeringkan kakiku..keanehannya yang ke tiga.

Sebelum ia menyentuh kakiku lagi untuk mengeringkannya, kuangkat dagunya dan otomatis hal itu membuat mata beningnya bisa ku tatap dengan dalam.

“Soo..sebenarnya ada apa? kau marahkan karena Danceku tadi?”

Kyuhyun POV End

Author POV

Kyuhyun menangkup kedua pipi Sooyoung dan dengan lembut mengisyaratkan Sooyoung untuk duduk disisinya, bukan lagi berjongkok.

“Dari pada seperti ini lebih baik kau meneriakiku atau menjambaku mungkin” ucap Kyuhyun frustrasi dan menyodorkan kepalanya untuk dijambak Sooyoung.

“Dasar pabo..” jawab Sooyoung diiringi senyuman manis.

Awal-awal tahun mereka pacaran, mungkin mereka masih menggunakan teriakan atau kata-kata kasar ketika mereka dalam situasi seperti ini. Tapi 3 tahun pacaran membuat keduanya semakin bijak menyikapi keadaan, terutama Sooyoung yang harus bisa mengimbangi sifat Kyuhyun yang kadang tak peka dan menganggap perbuatannya tak berdampak pada dirinya dan perasaan kekasihnya..seperti mengumbar tipe ideal kepada beberapa yeoja misal.

“Lalu?” Tanya Kyuhyun tak mengerti arti senyuman Sooyoung.

Chu

“Itu untuk kerja kerasmu di SS5 kali ini”

Chu

“Itu untuk profesionalismemu ketika diatas stage

Sooyoung kembali tersenyum mendapati ekspresi Kyuhyun yang hanya melongo mendapat kecupan-kecupan spontanitas dari kekasihnya itu.

“Dan yang ini…karena aku..begitu mencintaimu”

Sooyoung mulai mendekatkan bibir merahnya pada bibir tebal Kyuhyun yang masih setengah terbuka, ia mulai menjilat bibir bagian atas dengan lidahnya yang basah seakan memberikan pelembab pada bibir namja itu.begitupun ia melakukan hal sama pada bibir bawah namjanya.

Ketika Sooyoung akan meneroboskan lidahnya pada mulut Kyuhyun, tiba-tiba namja itu langsung menutup rapat bibir atas dan bawahnya dan menjilat “pelembab” yang Sooyoung berikan, rupanya kali ini namja yang dikenal dengan kemampuan berciumannya itu ingin mengambil kuasa.

Ditariknya tengkuk Sooyoung untuk memulai ciuman bergairahnya itu, ia langsung menyerang lidah Sooyoung dengan sedotan-sedotan lembut kemudian mengkombinasikannya dengan belitan dan gigitan penuh decakan.

Jika dirasa bibirnya sudah kurang “pelembab” ia akan membiarkan Sooyoung mengulum bibir atas dan bawahnya seperti ingin menelan bibir itu utuh-utuh. Kyuhyun kembali dengan lumatannya pada bibir tipis sooyoung, ia menggerakan kepalanya kekiri dan kekanan mengeksplorasi seluruh permukaan bibir gadisnya itu. Gaya berciumannya memang seperti itu..mengeksplorasi setiap inci bibir Sooyoung untuk mendapatkan spot paling nyaman dan manis dari bibir favoritnya itu. Dan Sooyoung lah yang menerima efek domino dari gayanya itu..kenikmatan dan kesakitan..

“Kyuhh..STOP”

“Hehehe..mian..”

Kyuhyun menarik tubuh Sooyoung untuk berbaring diatasnya, ia menyelipkan anak-anak rambut Sooyoung ke telinga gadis itu karena menutupi wajah gadis yang semakin cantik dilihat dari jarak 5 Cm itu.

“Kau tidak marah?”

“Tadinya..ingin, tapi waktu kita untuk bersama hanya 3 hari saja sebelum SNSD berangkat ke Jepang..lagipula akan menghabiskan energi kita saja.”

“Hmm..mari seperti ini sampai 3 hari kedepan.” Pungkas Kyuhyun sambil memejamkan mata karena merasakan kepala Sooyoungpun mulai berlabuh di dada hangatnya.

Terima kasih telah mengertiku dan mencintai apapun kekuranganku, aku selalu berdoa hubungan kita bukan hanya sampai SS5 tahun ini..tapi sampai tak adalagi yeoja yang menemaniku di Super Show-Super Show berikutnya dan aku sudah tak dapat berpartisipasi lagi di Konser akbar Super Junior ini, karena itu artinya kita sudah berada dalam dekapan cintaNya di keabadian.

END

Allhamdulillah..hufft 2 judul FF sudah berhasil dirampungkan, semuanya karena dukungan Reader yang entah kenapa ga muntah pas baca karya-karya aku kekeke..tapi mudah-mudahan ga begitu mengecewakan ya..

Hmmm..next Project apa ya? kasih tau ga ya? #Diiihh..Kemungkinan mau buat FF yang banyak Castnya karena menurutku itu tantangan banget..itu clue pertama..because this month is SHINee’s month kayaknya aku akan mempekerjakan suami-suamiku di FF selanjutnya hahaha..itu clue keduanya dan tentu saja Cast utama yang rela ga dibayar waaakkks..uri KyuYoung dan…YoonHae, karena selain KNIGHT saya juga Pyros walau ga terlalu aktif😛

Nah..still support me and waiting por next project ya…🙂😀

27 pemikiran pada “[Final Part] Super Show 5

  1. Daebak chingu q kira td soo onnie bakalan marah ma kyuppa, ternyata g. Senengnya omma kyuppa sayank dg soo onnie. Mg2 real dech kyuyoung jjang
    Next ff dtnggu

  2. Wahhhh…debbakkk….sempat bkin hati panas pas sexy dance kyuppa…….n mdh2han hub kyuyoung itu bener2 real!!!!!amien…..

  3. Lho cmment q kug gk msug…tp top dech bwat ff km thor…aduh soo dwasa bnget ngadpin tngkah laku kyu…mga jd kyuyoung real..dtnggu ff lainx…

  4. Kirain soo bakalan marah😄
    Eh ternyata enggak. Kkeke
    Anggap aja itu juga salah satu balasan dari kyu untuk sway dance nya soo kkeke

    Next project ff ditunggu yah chingu😉

  5. Jinjja daebak!! Yaks JOHA! bkin sequel bkin sequel.
    Note: yg bener dicintai bukan di cinta. Krna kata awalan di- + kata sifat harus digabung.

  6. untung brang2 di apartemen tetap pd t4nya #plak
    uwoo soo pengertian bgt🙂 suka pas bagian soo dipangku ama kyu, ahh seneng ngebayanginnya, apalagi pas mrk pelukan br3 -kyu,eomma,soo- bner2 bkin senyum2, smoga pd kenytaannya emg bgtu🙂 like this chingu, semangat buat next ff😀

  7. OH MY KYUYOUNG!!
    This is awesome!
    Totally awesome!
    I love it!
    Daebak author-nim!!

    Sumpah!
    Gw suka karakter kyuyoung disini.
    Lucu,romantis,mesum,dan yg lebh buat gw jatuh cinta adalah,
    sikap dewasa mereka dalam menghdapi masalah.
    Keren!
    Two thumbs up buat authornya!! :^)

  8. Waaa so sweet! >.<
    kirain soo bakal perang dunia tuh gara2 dance kyu! Ternyata nggak! Kekeke~
    soo pengertian bgt!
    Kyu manis bgt! Eommanya kyu jg syg bgt sama soo!
    Happy family😀

  9. so sweet banget ni couple, soo eonnie semakin dewasa sekarang dan gak pilih marah-marah sama kelakuan evil kyuppa,
    pokoknya ni pasangan emang the best😀
    d tunggu ff berikutnya🙂

  10. niceeee ff… kereen thor,, critanya tuh brasa tenang dn dewasa banget dgn dibumbuhi manja2nya Kyu oppa.. kkkkk..sweeet bgeet.. Aplg trnyta Kyu oppa yg udh panik gtu tkut Soo unni mrahh, trnyata malah dpat service gtu.. wkwkwk.. dewasa bgt mreka nyikapinnya.. Akuu ska kalimat di endingnya, gmana gitu.. tp gk bsa ngebayangin klo oppadeul udh pd tua dn gk sma2 lg di SUJU.. aplg smpe byangin mreka di keabadiaan, aduuh serem sih.. gk mw ah.. hehe..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s