The First #6 (T R Y)

kyuyoung

Author : Puppy_Ky/ @realme90

Length: Chapter

Genre : Romance, Family, Friendship

Main Cast: Choi Sooyoung, Cho Kyuhyun

Supporting Cast : Hwang Stefanny, Lee Hyukjae, Choi Siwon, Choi Soojin and other

Rating: PG-17

 

Disclaimer: FF ini terinspirasi dari Film-film dan Novel-novel yang sering saya tonton dan baca..terutama beberapa karakter tokohnya yang cocok dengan Kyuyoung ^^

Tapi Alur, Plot dan dialognya original from my mind , termasuk PC, tenaga listrik, tangan buat ngetik, tagihan Speddy dan cemilan-cemilan pas ngetik FF ini semua milik saya :p

Nah KNIGHTdeul..selamat bersenang-senang ^^

Part #1 Part #2 Part #3 Part #4 Part #5

 

“Pulang..aku mau pulang”

Kyuhyun menghela nafas berat. Gadis dihadapannya walau sudah kelihatan lebih tenang tapi masih belum sepenuhnya mempercayainya, pikirnya.

“Apapun, kecuali pulang.Demi tuhan, Kondisimu masih belum stabil Soo ”

Kyuhyun menegakan tubuhnya kemudian mengacak rambutnya frustrasi. Ia menginginkan yang terbaik untuk gadis dihadapannya. Tapi gadis itu belum juga mau mengerti.

Sooyoung yang masih bungkam mempertahankan keinginannya untuk pulang, membuat kyuhyun harus memutar otak. Meyakinkan gadis keras kepala ini lebih sulit daripada harus melobi lawan bisnisnya sekalipun.

“Baiklah. Setidaknya sampai pakaianmu diantarkan. Tak ada bantahan lagi”

Sedikit senyuman terbit di bibir plum Sooyoung, kyuhyun akhirnya menyerah walau dengan syarat. Ia juga tidak siap kalau harus pulang dalam keadaan tanpa busana.
“Arraso. Aku anggap itu sebuah janji, sekarang ceritakan secara lengkap tanpa di lebih-lebihkan atau dikurangi kenapa aku bisa..bisa sampai..telanjang”

Demi mengucapkan kata terakhirnya itu, pipi sooyoung bersemu. Menahankan malu, kata-kata seintim itu bisa meluncur dari mulutnya.

Kyuhyun terkekeh girang. Ia tak menyangka Sooyoung membahas kembali ketelanjangannya.

“Aku harus mulai dari mana? Bagian mana yang belum kau ingat? Apa bagian kau belum menjawab pernyataanku juga tidak kau ingat?” senyuman dan nada menggoda dari kyuhyun membuat pipi Sooyoung bertambah semburatnya. Ditambah lagi namja itu kini dengan berani mengambil posisi disisi tempat tidur yang kosong.

“Pernyataan apa?” Sooyoung memancing di air keruh.

“Be Mine. Choi Sooyoung” masih dengan tatap harap yang sama dan keseriusan yang sama, Kyuhyun berusaha menyatakan inginnya.

Entah Sooyoung salah lihat atau memang benar dia melihat rona merah sekilas mampir di kulit pucat Kyuhyun ketika mengulang pernyataan itu. Hal itu tanpa sadar membuat darahnya berdesir takjub. Mungkin hal menakjubkan ini terlewatkan tadi, ketika Sooyoung tak bisa menahan pusing dikepalanya dan keburu pingsan.

Ternyata, orang semenyebalkan Presdir Cho pun mengalaminya. Susahnya menyatakan cinta. Tapi apakah hal itu termasuk pernyataan cinta? “Be Mine” lebih dari sekedar mewakili kata cinta, itu pernyataan kepemilikan dan penjagaan.

Hening beberapa saat karena suasana menjadi canggung kembali diantara mereka. Sooyoung masih setia berusaha mengeratkan selimut menutupi tubuh tanpa busananya, sedangkan Kyuhyun bersandar pada headboard tempat tidur sambil memandang langit-langit kamar.

Menanti sebuah jawaban.

“Bagian itu akan ku pikirkan nanti” akhirnya sooyoung memilih memecah hening itu.

“Apa bedanya sekarang dan nanti? Jawabannya akan tetap sama” sahut Kyuhyun tak sabaran.

“Akan berbeda jika kau tetap memaksa” Dengan nada geram Sooyoung mendelik kearah Kyuhyun, sementara yang jadi objek delikan malah sedang memejamkan matanya. Sooyoung jadi tak berani mengganggu kyuhyun jika sedang terpejam seperti itu. Sangat damai.

Setelah itu, hanya tarikan nafas halus kyuhyun dan detak jantung Sooyoung yang berirama sebagai pengisi keheningan kamar bergaya mediteranian itu. Sooyoung memilih ikut merebahkan tubuhnya dan mengambil posisi memunggungi kyuhyun.

Masih cukup pagi untuk memulai aktivitas lain sebelum bajunya tiba, pikir Sooyoung. Tapi kemudian ia menggelengkan kepalanya asal dan merutuki dirinya mengingat aktivitas pertama mereka di pagi ini adalah..berdebat diatas tempat tidur. Hal yang biasanya terjadi antara sepasang suami istri. Sooyoung memerah kembali karenanya.

Tapi hal itu tak berlangsung lama ketika dirasakannya kyuhyun bangun dari pembaringannya dengan tergesa sehingga membuat ranjang yang mereka tiduri sedikit berderit.

“Kau kenapa?” Sooyoung menoleh masih dengan posisi badan memunggungi kyuhyun. Memberi kesempatan kyuhyun menangkap pemandangan bahu mulusnya.

“Kau..kau membuatku tak bisa tidur lagi” suara Kyuhyun serak.

“Yah! Kenapa aku?”

“Kau membuatku pusing”

Sooyoung ikut bangun dari posisinya dan kembali duduk menghadap kyuhyun yang berdiri disisi ranjang.

“Tadi kau menuduhku sebagai penyebab kau tak bisa tidur dan sekarang aku juga yang kau salahkan karena kau pusing. Sebenarnya apa maksudmu Kyuhyun~ssi?! Selama ini aku tak pernah memintamu untuk menolongku jika menurutmu hanya akan membuat repot dan pusing.”

Setelah mengucapkan serentetan kalimat itu dalam satu tarikan nafas, nafas Sooyoung memburu karena kesal, gadis itu bingung dan merasa dipermainkan. Tadi namja dihadapannya menyatakan perasaannya tapi detik kemudian namja itu bilang dirinya membuat namja itu pusing. Ia pun tak menyangka akan mengalami kejadian sial dua kali dan dua kali itu selalu kyuhyun yang berada di dekatnya untuk menolongnya.

Cho Kyuhyun benar-benar manusia paling menyebalkan.

“Kau telanjang dan ada diatas kasurku, itu membuatku pusing” Kyuhyun mendesah putus asa,sementara sooyoung sukses melongo dibuatnya.

“Kita bicara setelah aku mandi air dingin”

Dan sooyoung faham keadaan kyuhyun dan apa yang ditahankan namja itu. Bodohnya dia.

Kyuhyun dengan handuknya sudah hilang dibalik pintu kamar mandi,membiarkan sooyoung menguburkan diri dan kebodohannya dibalik selimut dan bantal guling.

^____________________^

Wangi shampoo dan aftershave menyerang penciuman sooyoung yang masih bergelung dengan selimutnya. Tanpa gadis itu sadari dirinya telah terjatuh kealam bawah sadar ketika menunggu kyuhyun di kamar mandi.

Sedikit smirk tercetak di bibir kyuhyun yang sudah rapi dengan setelan kantornya ketika gadis itu mengulat dengan malas diatas kasurnya. Kyuhyun memutuskan untuk membangunkan Sooyoung yang terlelap.

Belum sempat jemarinya yang panjang menyentuh bagian tubuh Sooyoung, bunyi galaxy tabnya membuyarkan niat kyuhyun. Sebuah panggilan masuk dari Soojin.

“Kyuhyun here”

Sebetulnya tanpa menyebutkan nama, Soojin pasti tau itu kyuhyun. Sebuah kebiasaan presdir Cho.

“Kyu, bagaimana keadaan Sooyoungie? Apa demamnya sudah turun? Aku menghubungi ke ponselnya tapi tak diangkat, apa semuanya baik-baik saja?”

Kyuhyun terkekeh mendengar serentetan pertanyaan Soojin. Wartawan saja tidak segigih itu jika sedang mewawancarainya.

Benar juga. Ponsel Sooyoung tergeletak begitu saja diatas buffet dalam keadaan tidak menyala. Lowbat kemungkinan. Kyuhyun memilih menepi kearah balkon untuk leluasa menerima ‘wawancara’ pagi dari choi soojin.

“Selamat pagi noona.” Kyuhyun malah asik bersopan santun.

“Eh..pagi Kyu. Jadi, dimana Sooyoungie?” Soojin sedikit malu dengan manner yang ditunjukan seorang presiden Cho.

“Hn dia masih tidur tapi demamnya sudah mereda. Mungkin sebentar lagi aku antarkan ke apartemen kalian, sekalian aku berangkat ke kantor. Tidak apa kan?”

Dari balkon tempatnya berdiri, kyuhyun bisa mengawasi para pekerja rumahnya yang sedang mengurus taman di sayap kiri. Sementara disayap kanan rumah langsung tersaji view kearah pegunungan Taebaek yang megah diselimuti semburat cahaya mentari pagi.

Kediaman keluarga Cho memang berada di pinggiran kota Seoul yang sejuk. Kawasan itu merupakan kawasan tempat tinggal yang terkenal mewah dan bercitra ekslusif. Sangat menjaga privasi diantara penghuninya yang hanya berjumlah beberapa puluh keluarga itu. Termasuk keluarga Cho dan beberapa keluarga petinggi Korea.

“Tidak masalah bagiku..” ucap Soojin sedikit meragu.

“Tapi sore ini keluarga kami berencana berangkat berlibur Kyu. Sudah lama kami tak menghabiskan waktu bersama karena kesibukan masing-masing, melihat kondisi Sooyoung juga kurasa dia butuh refreshing. Sekalian..sekalian merayakan ulang tahun Sooyoungie” Soojin dengan lancar memberi penjelasan.

Kyuhyun mengernyit dan menegakan tubuh tingginya yang tadi bersandar di teralis balkon. Informasi sepenting ulang tahun Choi Sooyoung kenapa bisa Hyukjae lewatkan.

“Sooyoung ulang tahun?” Kyuhyun menyuarakan pikirannya.

“Nde Kyu. Sooyoung lusa ulang tahun. 10 Februari” terdengar suara Soojin yang sukarela membocorkan informasi itu. Soojin senang karena kyuhyun kedengaran tertarik seperti dugaannya.

“Kalau begitu akan aku persiapkan resort keluarga kami yang ada di Jepang. Kalian bisa bersantai disana untuk beberapa hari kedepan.” Ucap kyuhyun mengambil keputusan.

“Eh? Kau tak perlu repot melakukannya. Kami berencana liburan dan mengadakan perayaan kecil saja Kyu. Lagipula kau tau sifat Sooyoungie, dia tak akan mau menerima fasilitas itu darimu”

Kyuhyun menyunggingkan senyum remajanya. “Dia bisa noona. Asal kau tak memberitahu resort itu milik keluarga Cho.”

Soojin terdiam mencerna semua perkataan kyuhyun. Kyuhyun menyukai Sooyoung itu sudah bisa Soojin pastikan sejak pemuda itu memintanya menunggui Sooyoung yang terlelap di suitenya waktu itu. Tapi sejauh mana? Kyuhyun tak mungkin melangkah sejauh ini jika tidak punya motivasi tertentu pada Sooyoung. Dan Soojin patut curiga akan hal itu.

“Kyu. Aku tau kau menyukai Sooyoungie. Tapi kau tau kan..Sooyoungie sebelumnya tak pernah dekat dengan namja manapun. Aku takut..apa kau serius dengan adikku?”

Soojin sewajarnya terdengar seperti kakak yang menghawatirkan adik perempuannya di sakiti perasaannya. Walaupun ia berkali-kali meyakinkan Sooyoung bahwa Kyuhyun menyukai gadis itu, tapi ia juga harus memastikannya sendiri. Karena kebahagiaan adiknyalah yang dipertaruhkan.

“Apa aku berencana melamarnya ketika ulang tahunnya itu bisa dijadikan bukti keseriusanku?”

Jika orang mempertanyakan seberapa besar ia berhasrat pada choi sooyoung, maka hanya tuhan yang jarang ia kunjungi di gereja yang tahu. Sekarang, semua orientasi pikirannya adalah memastikan gadis bermarga choi itu berada dalam dekapan kepemilikan dan penjagaannya. Dimulai dari merubah marga gadis tersebut.

“OMO!! Apa maksudmu Kyu? Kau jangan bercanda.” Soojin berteriak dengan nyaringnya, tak sadar orang disebrang sambungan menjauhkan ponsel dari pendengarannya.

“Tak enak kalau harus membicarakannya di telpon. Makan siang nanti aku akan berkunjung menemui paman dan bibi choi. Kita makan siang bersama, bagaimana?

Dalam imajinasinya, kyuhyun sudah dapat membayangkan bagaimana pertemuan mereka nanti dan kata-kata apa yang akan ia utarakan untuk meyakinkan orangtua sooyoung dan kakak perempuannya itu. Ia tak siap ditolak, jadi sebisa mungkin segala peluang untuk meyakinkan choi sooyoung mau tak mau menerima dirinya akan ia usahakan, termasuk meyakinkan bahwa ia yang paling layak memiliki sooyoung dan siap menambah list pekerjaannya menjaga gadis itu seumur hidupnya. Sooyoung yang menawan dapat kapan saja diganggu tangan-tangan biadab seperti kejadian pertemuan pertama mereka. Dan hal itu tak akan pernah terjadi lagi jika gadis itu sudah jadi miliknya.

Singkirkan pikiran dalam artian kontak fisik yang intim, karena semalam ia hampir tergoda melakukan cara itu tapi sooyoungnya terlalu berharga untuk dimiliki dengan cara binatang seperti itu.

“Kyu..kau masih disitu?” suara emas Soojin membuatnya terperanjat malu. Malu akan kekonyolannya dan imajinasi liarnya yang mudah timbul tenggelam jika sooyoung lebih lama lagi dirannjangnya.

“Nde. jadi?”

“Aku sudah bilang akan menghubungi appa dan eomma dulu presdir cho. Dan aku jamin kau tidak ingin sooyoung tau akan hal ini, jadi aku harus membuat orangtuaku paham kondisi. Aku benar kan?”

“Noona memang tau apa inginku” terdengar cengiran di suara kyuhyun.

“Haissh kau harus membayarku dengan hal setimpal dikemudian hari. Ingat itu”

“Aku akan jadi adik ipar yang baik, itu balasan dariku”

^____________________^

Audi A7 Hitam mengkilap sudah terparkir dihalaman rumah keluarga Cho menanti tuan mudanya naik dan menduduki salah satu jok mewahnya. Di bagian kemudi, siwon sudah stand by dengan jas dan kaca mata hitamnya, sungguh punya pesona tersendiri bagi yang melihatnya.

Rupanya Siwon sudah stand by sejak pagi menggantikan Hyukjae yang bertugas mengantarkan kemanapun presdir cho pergi.

Selang beberapa menit, kyuhyun menjejakan langkah pastinya menuju kearah mobil. Siwon sedikit mengernyit dengan tampilan Kyuhyun yang biasanya tak jauh beda dengannya jika akan berangkat ke kantor walau dalam artian tentu outfit yang bosnya itu kenakan setara dengan harga 3 stel outfit yang ia kenakan.

Kini dengan tak kehilangan pesonanya malah bertambah, Kyuhyun kelihatan santai dengan hanya mengenakan kemeja pendek bersalur dengan dasi yang menggantung dileher putihnya, tanpa jas dan hanya kacamata hitam Dior yang bertengger di hidung mancungnya sebagai pelengkap kerupawanan dewa-dewa asia timur yang mengalir didarahnya.

“Pagi, presdir. Hari ini kita ke kantor?” Siwon memastikan lagi tujuan mereka, ketika yakin kyuhyun sudah duduk tepat di jok belakangnya.

“Kita ke kantor sebentar saja. Aku ada urusan penting lain jam makan siang ini. Dan kau sudah tau kan kalau hyukjae kuberikan waktu cuti dua hari, Kebetulan Fanny juga sedang libur praktek di kliniknya. Jadi urusan kantor bisa kau serahkan pada Victoria, kau ikut aku untuk hari ini.”

Masih dengan focus ke Korean times nya, kyuhyun melafalkan sederet instruksi bagi siwon.

Karena kedekatan mereka sedari kecil, baik siwon maupun kyuhyun sudah tau hubungan lebih diantara hyukjae dan fanny. Bahkan fanny sendiri yang dengan malu-malu menceritakan rasa sukanya pada sosok hyukjae dimasa Senior high school kepada mereka berdua.

Awalnya mereka menganggap rasa suka itu hanya timbul karena mereka sering bersama-sama, tapi bahkan rasa suka yang bermetamorphosis jadi rasa cinta itu bisa terus terpelihara bahkan ketika fanny melanjutkan study kedokterannya di Los Angeles.

“Tapi presdir. Jam 2 ini kita ada meeting penting dengan pengembang dari Jerman. Proyek ini bukannya impian anda dan jaringan hotel kita?” Siwon berusaha mengingatkan barangkali Kyuhyun melupakan pertemuan penting yang sudah kedua belah pihak rancang jauh-jauh hari.

“Jika tidak sempat. Batalkan saja!” rahang Kyuhyun sedikit mengeras. Ia tau pertemuan penting dengan klien itu. Tapi ia sedang tak mau dibantah untuk acara makan siangnya.

Siwon yang mendengar ultimatum itu hanya bisa melonggarkan ikat dasinya yang terasa mencekik. Biasanya Kyuhyun tak pernah mau terlewat hal sepenting ini. Merubah jadwal untuk memasukan check up rutin kesehatan saja sering ditolak olehnya jika itu mengganggu jadwal yang sudah jauh-jauh hari disusun. Tapi hari ini..

“Kita berangkat sekarang?” Daripada ia menghabiskan waktu memikirkan kyuhyun yang tak seperti biasanya lebih baik mereka segera berangkat dan siwon akan tau sepenting apa makan siang yang bisa menggeser pentingnya pertemuan dengan klien potensial, pikir namja yang dua tahun lebih tua dari kyuhyun itu.

Dan kembali jawaban kyuhyun membuatnya ingin meradang. “Tunggu dulu, sepertinya Sooyoung masih tertahan oleh introgasi eommaku”

Seorang Presdir Cho mau menunggu?

Dan benar saja beberapa saat kemudian terlihat di pintu ganda nyonya cho sedang menggandeng lengan kurus sooyoung, tampak seperti dua orang yang sudah lama saling mengenal. Sedikit terdengar permintaan untuk berkunjung kembali dan salam kepada keluarga choi yang dipesankan oleh suara keibuan eomma kyuhyun. Selanjutnya sooyoung ikut bergabung dengan kyuhyun di jok belakang dan sedikit melambai pada eomma kyuhyun yang masih setia melambai sampai Audi A7 itu hilang di gerbang depan.

“Tampaknya eommaku menyukaimu. Pertama lainnya” kyuhyun menggumam tak jelas. Masih terfokus pada Koran paginya.

Sooyoung menoleh kearah namja disebelahnya, memastikan suara bass yang ia dengar berasal dari pergesekan udara dan pita suara milik namja beraroma maskulin itu “Apa? “

“ehm..kau lama sekali. Apa sih yang dilakukan perempuan dengan dandanannya, mereka tak akan kelihatan cantik hanya karena berlama-lama didepan cermin. Laki-laki tidak jatuh cinta karena itu.” Alih-alih mempertegas ucapannya, si jenius tapi cerewet presdir cho menambah daftar adu mulut mereka di pagi menjelang tengah hari di dalam mobil ber AC yang membelah jalanan cukup lengang Distrik gangnam~gu Seoul.

“Oh ya~. Lalu aku harus tau apa alasan kaum kalian mengemis-ngemis balasan perasaan..ani penawaran memaksa akan apa yang mereka sebut ‘Be mine’ begitu?.  Tidak, terima kasih” Sooyoung puas mencibir kyuhyun yang malah membuat kekehan girang dan suara dari Koran yang dilipat terdengar dari lawan bicaranya itu. Dengan kenyataan Siwon mendengarkan dengan acuh tak acuh di batasi kaca private. Choi Sooyoung, bagi siwon sama seperti perempuan-perempuan yang lainnya dalam kehidupan sesaat kyuhyun. Hanya perlu diacuhkan dan minggu berikutnya sudah tergantikan dengan perempuan lain. Kita lihat saja.

“Dan ya kau harus tau. Dan satu hal, aku tidak mengemis. Kau Choi Sooyoung akan menerima penawaran seumur hidupku, menjagamu dan memilikimu dengan sesadar-sadarnya. Kepala batumu saja yang sekarang masih menghalanginya.” Kyuhyun tersenyum miring dan semakin mendekat kearah sooyoung, otomatis sooyoung panic dan beringsut tersudut kearah pintu mobil.

“Dengar. Kaum kami bisa tunduk kepada wanita karena 2 hal. Karena wanita itu yang selama ini mereka cari dan selamanya ingin mereka miliki dan jaga. Dan satu hal lagi..karena ketertarikan sexsual.”

Entah bagaimana, kyuhyun seolah-olah mendesahkan setiap kata yang keluar dari mulutnya tepat di daun telinga sooyoung. Membuat gadis tinggi itu semakin takut dengan fantasi liarnya.

Tapi Kyuhyun sudah berjanji tak akan menyentuhnya.

“Intinya, kau cantik walau tanpa make up. Dan aku jelas-jelas punya 2 ketertarikan itu padamu, kau sudah menyaksikannya. Nah sekarang..”

Semakin dekat..semakin merapat, hangat tubuh mereka mulai berpadu dengan bau parfume masing-masing yang saling mendominasi. Sooyoung sudah lama memejamkan matanya dan mengeratkan pegangan pada rok selututnya. “..pakai sabuk pengamanmu, sebelum aku mengikat tubuhmu di atas ranjangku”

Saat kalimat terakhir terdengar seperti janji panas dari namja paling mempesona pemilik jaringan hotel terbaik di seluruh dunia itu. Sewajarnya bagi gadis yang bahkan dekat dengan namja saja luar biasa canggung itu menyalakan titik-titik panas didaerah sensitifnya.

Cho Kyuhyun benar-benar punya orientasi — yang tinggi.

>____________________<

“Kau bermain-main dengan api, jika berani berkonfrontasi dengan Cho Kyuhyun”

Sebuah suara, lebih seperti nada peringatan terdengar dari ruangan ekslusif sebuah restaurant jepang yang cukup lengang di jam makan siang itu.

Dua orang namja dengan perbedaan umur yang kentara sedang duduk berhadapan ditemani sake di gelas kecilnya masing-masing.

“Setidaknya aku tak mau lagi mengikuti cara aboeji yang setengah-setengah dalam menggoyangkan kekuasaan anak tanpa ayah itu. Lagipula, apa aboeji tak berang melihat kelakuannya yang dengan jelas-jelas mempermalukan nama keluarga kita dengan menolak Hyuna di hadapan media?”

Namja dengan umur yang lebih muda, sedikit mencecap nikmat sake dalam gelasnya setelah mengutarakan alasannya meminta sang ayah bertemu disela kesibukan keduanya.

“Baguslah jika kau masih memikirkan nama baik keluarga kita. Bukannya bersenang-senang tanpa tujuan dan menggoda para wanita murahan yang bisa kau tiduri kapan saja. Atau…justru kau berniat mengusik Cho Kyuhyun karena salah satu pelacurmu lari kepelukannya? Kau terlalu mudah ditebak Lee Joon.”

Seringai kecut hadir di wajah tampan orang yang dipanggil Lee Joon, pengusaha muda yang cukup dikenal karena ia menyandang nama besar ayahnya Lee Jong hyuk sang direktur KSS Media. Walau hubungan mereka pada kenyataannya tak semanis yang diberitakan media, toh dalam menghancurkan Cho Kyuhyun yang jadi Musuh bersama, mereka dengan sukarela menjadi sepasang ayah dan anak yang saling bekerja sama.

“Sayangnya aku harus mengakuinya. Si keparat itu sudah mempermalukanku dengan menghajarku ketika ingin bersenang-senang dengan buruanku. Dan aku siap bermain api untuk memberinya pelajaran agar tak sesombong itu dalam dunia bisnis. Aku tau dia juga suka mempermainkan perempuan. Dia bajingan sombong yang munafik”

Lee Jong hyuk mendecih mendengar alasan utama putranya, tapi ia juga setuju jika bocah sombong itu harus segera di singkirkan dari monopoli bisnis Korea. Dia pernah memakai cara halus dengan mengumpankan Lee Hyuna yang nyata-nyata tak dilirik oleh Cho Kyuhyun, kini ia harus setuju dengan cara apapun yang sedang direncanakan putranya.

“Dibalik ketenangannya dia memang berbahaya. Dia mempunyai orang-orang yang handal untuk memuluskan keinginannya. Tapi Cho Kyuhyun pasti punya kelemahan, dan aku akan segera mengetahuinya”

Suara denting gelas yang beradu menandai rencana besar yang akan mereka jalankan. Rencana menghancurkan kekuasaan dan kearoganan Cho Kyuhyun.

^_____________________^

Meja makan yang biasanya sepi itu, kini sedikit ramai dengan tambahan orang yang bergabung untuk makan siang bersama diatasnya. Biasanya, dua orang saja sudah termasuk banyak di meja makan persegi dengan 8 kursi kayu indah yang terpahat dengan kokohnya itu.

Nyonya choi yang merupakan nyonya rumah di kediaman itu, sesekali melirik bergantian kearah namja dikepala meja makan -Tuan Choi- dan 2 pemuda yang duduk disamping anak tertuanya. Masih takjub menyaksikan keeleganan Presdir Cho makan dengan tenang diatas meja makannya.

Mimpi apa semalam, tiba-tiba cho kyuhyun yang super sibuk mau memakan masakannya  di siang bolong ini.

“Eomma~” Sooyoung yang duduk disebelahnya menyadari gerak gerik tak biasa eommanya. Ia berbisik menginterupsi curi-curi pandang yang dilakukan eommanya.

“Ehem. Nah kurasa makan siang kita hari ini bukan makan siang yang biasa dengan kehadiran Kyuhyun dan Siwon bergabung bersama kita. Bukan begitu Soojin?”

Lelaki dengan umur yang matang dan pembawaan yang berwibawa itu berdehem setelah memastikan semua yang ada di meja makan telah menuntaskan makan siangnya. Terutama ditujukan kepada 2 pemuda yang duduk disebelah kirinya.

Soojin mengangkat kepalanya dan mengangguk membenarkan pertanyaan tuan Choi. Ia memang yang mengabari keluarganya kalau Kyuhyun berniat berkunjung.

Sementara Sooyoung rasa, dialah satu-satunya yang tak mengerti kenapa cho kyuhyun jadi ikut makan siang di rumahnya, padahal niatan awal namja itu hanya mengantarkannya saja. Tapi Sooyoung keburu malu dan merona sebelum berani menegakan wajahnya dan menanyakan langsung pada namja yang kebetulan duduk tepat dihadapannya. Kejadian didalam mobil masih terbayang di otaknya.

“Terima kasih atas makan siangnya yang lezat. Saya rasa tidak akan banyak berbasa-basi, paman..bibi..saya ingin berhubungan serius dengan putri anda”

^TBC^

Hai hai😀 kangeeeen #pelukKnightdeul

Perasaan baru bentar aku ga ngeupdate FF ini, eh ternyata tau-tau udah mau 2 bulan aja jiahaaaa #bow

Yah tapi yang penting akhirnya bisa nyampe ke depan layar monitor/HP kalian kan #fiuhhhh

 

T E R I M A K A S I H. Untuk selalu nungguin FF ini dan selalu mencintai KY…paaaaay !!!

94 pemikiran pada “The First #6 (T R Y)

      1. Hahah..pasti bisa dong kyu.
        Tpi nih ngeri ngeri sedep dehhh..
        Soo sma kyu ud ad kemajuan^^..nambahinnn part romantis2ny lgi yaaaa heheh

        Ok urwelcomeee.. seneng dehh jd yg pertama haha
        Fighting!!

  1. kyu agresif bgt ya wkwkwk.. soo lo harus terima lamaran si Kyu, ga bakal rugi deh hahaha. author nya lama bgt comeback nya, oh iya kyuyoung moment nya dibnyakin yah. Fighting!!!!

  2. huaaa… akhirnya publish jg lanjutanya.. kyaaaa
    serius kyu :*
    uuu cie cie..😉 hehe
    haduh haduh.. pas amat TBCna bikin penasaran sangat.. :3

    daebakk chingu.. kerenn..
    next part lbih cpat y publishna..😉🙂 huehehehe..

  3. Kyaaaaaa akhirnya.udh lama nunggu hihi
    kyu langsung mau ngajak soo tunangan? omaigadddd
    next part cepet publish ya thor really really penasaran(?) hahhahaha

  4. Yaaah yaaah thor… Jngan smpe sasaran.A lee joon n’ aboji.A itu syoo y thorrrr.. Jebbal.. Krna kmungkinan terbesar.A klmahan kyu adlh syoo..
    Oia next.A panjangin dkit y…😉

  5. akhrny update jga…

    hmm rencna ap t yg mw dlkuin kluarga lee bwt nyingkirkn kyu ???
    bhub dgn soo mgkin..

    next tmbhin kyuyoung momentny dan.. jgn lma updateny. ksian knight yg nunggu ceritamu yg unik n thor hhhee

  6. Lho…lho…lg seru2nya koq mlh tbc sie,aduh ad rencana apa ni si lee joon bwt ngancurin kyu??smoga kyu ud bsa antisipasi dluan dech….dthhu nextnya

  7. O.o
    Terima terima !!!! Soo eonn trima kyuppa yaa xDD ,, appa eomma soo eonn jugaa ,, setuju yaa !!!😀
    Kyuppa fightinggg !!!! Wkwkwkwk
    Lah tuh lee joon punya rncana jahat lagi -_-
    Seruu !! (Y)
    Next

  8. Huahh muncul jga
    Kyu gk sabaran bngt
    Btw, lee joon bkal jdi pengganggu nih
    Sooeon msh bsa”.a tdur saat gk pke bju, dan ada di ranjang namja
    Next part.a jgn kelamaan ya..,, and smoga soo nrima kyuppa

  9. Sumpah y author klw blh jujur…aq lupa ma jalan dan isi crita ff ni diawal dan pas liat ada nama Lee Joon aq bru inget dkit tp agk kbyang c,,, yg diawal hotel2 gtu bkn dan soo jd model apa gtu trus hmpr mau diperkaos ma lee joon tp ditolog kyu,,,ya bkn????? aq lupa ≧﹏≦

    author please kelarin jgn lm2 y… khwatir reader jenuh krn nunggu trlalu lama and lupa ff2mu yg sblmny…hehe peace

    Qu doakan smg ide2 author mengalir sperti air mengalir tanpa hambatan …aamiin
    (*^﹏^*)

    1. Hihiw aku juga..untuk ngebangun feel lagi buat FF ini perlu baca ulang dari part #1 dzighhh :p

      Ide ada tapi selalu ketahan di waktu sama males #plaaaak dan juga sempet ngedrop karena eh karena….file masternya ilang u,u jadi harus ngebangun feel lagi dari awal..yah gitulah~ makasih supportnya..fighting!!!

  10. Eonni.. Akhir’a TF comeback juga..
    Ga tau perasaan ku aja ato emg iya part ini agak sedikit pendek buat aku..
    Ommo2 itu joon ko kya’a nyeremin yah, semacem dendam kesumat gitu sma kyu..
    Kyuuu oh my god, oh my no to the point bgt.. Soo hrs terima klo ga nyesel 7 turunan deh..
    Eonni part7’a jgn lama2 kya ini yah…

  11. Ah!!! Sumpah seneng banget waktu liat ff ini udah publis lagi. Kakak aku nungguin sumveh deh! Pengen baca cuma udah malem. So, besok aku baca…

    cuma mau ninggalin jejak doang. kkkkk~

  12. Akhirnyaaaaa publish jugaa….
    Hmm,,, kayaknya udah nyium(?) bau” konflik aje nihh…
    Lee Jong Hyuk kn yg kisseu ama Syoo eonni di Dating Agancy ya thor..
    Konfliknya jangan kejem” ya thor, coz takut bikin darah tinggi(?) bacanya…
    Banyakin KyuYoung moments yah thor..
    Hwaiting…
    Nih ff kerennn bangettt….
    Bikin greget gmanaaaa gtuuu rasanya..
    Penasaraaann,,,,
    Ditunggu next part~

    Daaaan, gumawo udah ditag di note fb.😀
    Kamsahamnida~

    @Aprilia_dy

  13. Wahhhhh
    TBC di saat yang buat penasaran abissss…
    Lee joon jangan bilang mau jatuhin kyu dengan pake soo sebagai umpannya.
    Semoga lamaran gak langsung kyu di terima ammmiiinnn….

  14. Slm kenal. Cukup lama ya untuk part 6 nya, tapi ga sia2 nunggunya, ceritanya tetep buat penasaran, romantika yg tercipta dr kyuyoung ngangenin, ditunggu bngt next part nya, gomawo

  15. Aku reader baru mian baru komen di part ini.
    Aku suka bgt sama ceritanya, apalagi sama sifat nya kyu arrghh meleleh aku bacanya
    Ok deh next part nya aku tunngu yaaa

  16. ulalaa.. akhirnya dipublish yo..
    speechless deh.. tapi tiap part nya daebak.. aku suka kyu yg bgitu.. dingin tapi didpn soo dia berbeda..
    next chinguu..🙂

  17. ok, makin seru n menggemaskan.
    tp apakah benar perkiraan siwon akan kebiasaan kyuhyun itu? jika sudah diacuhkn, maka satu minggu lagi yeoja itu akan tergantikan oleh yg lain? masasih kyupa spt itu disini?? next

  18. akhirnya d update jg,
    kyuppa keren bgt, langsung nemuin ortu soo eonnie buat ngelamar
    gimana ya reaksi soo eonnie,
    d tunggu lanjutannya

  19. kyaaa kyuhyun dgn mulut pintarnya #bkin meleleh
    owalah lee joon trnyata mau ngancurin kyu,.huaaa g sabar nunggu,apa yg mau dia lakuin pas tau syoung kelemahan kyu,.,.,. next chingu^^

  20. Kayaknya lee joon bakal gunain syo buat nyerang kyu?
    Secara kan titik kelemahannya kyu skrg syo kan? Buktinya udah maen lamar aja tuh? Cieee kekeke~
    lanjut ya..

  21. akhirnya di post juga,, nunggu nih..😉 Next part di tunggu nee?? Jgn lama2 nee?!! Banyak yg suka nih + penasaran!!!!😉 HWAITING~!!!😀

  22. Sebenar’a aku ga tau cerita awal’a soal’a baru baca
    tp seperti’a menarik cerita’a
    n sepertinya bakal banyak konflik antara percintaan n persaingan bisnis
    tp mereka harus bersatu ya thor jgn d pisahkan

  23. Yang Lee Lee itu nyeremin kata”nya. Tapi aku yakin Klo Kyuppa ga akan ngebiarin Sooeon digituin begitu aja *sotoy Next thor. Feelnya dpt. Keep Writing!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s